/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri acara Rapat Koordinasi Persiapan Penandatanganan Nota Kesepakatan terkait Penanganan Pengendalian Banjir Kali Lamong yang dipimpin oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M., di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jatim, Jumat (28/05/2021). Kegiatan tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Acara rapat persiapan tersebut bertujuan untuk mewujudkan Nota Kesepakatan Pengendalian Banjir Kali Lamong dan Anak-anak Sungainya sebagai payung hukum dalam sinergitas operasional pengendalian banjir Kali Lamong oleh Kabupaten/Kota yang terdampak. Selain itu, turut membahas persiapan dan kesiapan penandatangan Nota Kesepakatan antara Kementerian PUPR dengan Bupati Gresik, Walikota Surabaya, Kabupaten Lamongan, serta Kabupaten Mojokerto.

Secara administrasi daerah aliran sungai (DAS) Kali Lamong mencakup sejumlah daerah diantaranya Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto di wilayah hulu serta Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik pada wilayah hilir. Dari cakupan wilayah tersebut, sebesar 44% dari DAS Kali Lamong berada di Kabupaten Gresik. Dan pada bagian hilir, Kali Lamong juga mendapat tambahan inflow dari outlet drainase kota dan tambak disekitarnya.

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam rapat menyampaikan bahwa prinsipnya BBWSBS siap melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong dan dengan adanya kesepakatan sinergisitas ini. “Diharapkan melalui sinergitas yang dibangun dari pihak-pihak yang berkepentingan dapat memberikan percepatan serta kepastian untuk masing-masing pihak dalam melaksanakan tugasnya, sebagai upaya mengatasi permasalahan banjir di Kali Lamong,” pesannya.

Sebagai tambahan informasi, Kali Lamong termasuk dalam kategori sungai intermitten dengan penampang yang relatif datar. Sungai tersebut juga memiliki 34 anak sungai dengan kapasitas maksimal sungai utama ±250 M3/detik sedangkan debit saat musim penghujan dapat mencapai >700 M3/detik. (BBWSBS/Ferri)