/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Satpol PP Surakarta, Koramil 05/Pasar Kliwon dan Perwalikan dari Pemerintah Kelurahan Sangkrah menertibkan 12 bangunan rumah dan bangunan liar di Sangkrah, Pasar Kliwon, Surakarta, Jumat (08/04/2022).

Terdapat beberapa bangunan yang menyalahi aturan seperti bangunan pada bantaran sungai, di atas tanggul, dan di atas saluran irigasi. BBWS Bengawan Solo Bersama Pemerintah Kota Surakarta melakukan penertiban untuk mengembalikan fungsi sungai dan saluran irigasi.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Wahyana ST, MT., mengatakan sesuai dengan Surat Teguran Nomor HK0101-An/13 mengenai teguran ketiga atas kegiatan pemanfaatan tanah Barang Milik Negara yang berakhir pada 31 Maret 2022 selanjutnya diberikan waktu tambahan selama 7 hari agar warga melakukan pembongkaran mandiri.

“Kami sudah komunikasi terus menerus dengan warga. Kami sudah melayangkan surat teguran dan sudah memberikan toleransi,” katanya.

Wahyana mengatakan sesuai kesepakatan, warga yang sudah mendapat ganti rugi harus membongkar rumah mereka. Namun, sebagian warga nekat tetap menempati rumah mereka.
“Kami sudah melakukan pendekatan dan mengingatkan kewajiban warga. Bagi warga yang sudah menerima ganti rugi segera membongkar bangunan. Sebanyak 12 bangunan yang sudah dibebaskan dan enam bangunan liar kami eksekusi hari ini menggunakan excavator,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)