/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melalui Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (O & P SDA) Bengawan Solo menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2022 di Hotel Wyndham, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (09/11/2022).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Kepala Satker O & P SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, PPK O & P SDA IV, Yosi Mahendra, dan pejabat di lingkungan BBWSBS, Tim Pelaksana Balai (TPB) Kab. Blora, TPB Kab. Bojonegoro, TPB Kab. Tuban, TPB Kabupaten Lamongan, TPB Kabupaten Gresik, dan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Kegiatan pelaksanaan Program P3-TGAI merupakan program padat karya tunai untuk membangun saluran irigasi tersier yang merupakan pengelolaannya oleh P3A/HIPPA dengan luas areal tidak lebih dari 150 Ha, kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola dimana mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat petani melalui lembagaga P3A/HIPPA selaku penerima Program P3TGAI.

Indikator capaiannya adalah terbangunnya saluran irigasi tersier yang sesuai dengan ketetapan teknis dan rata-rata panjang saluran yang terbangun antara 200 m – 300 m di setiap lokasi desa penerima program P3TGAI dengan dana anggaran biaya sebesar Rp 195 Juta.

Dalam sambutannya, Lalu Ardian Bagus menyampaikan bahwasannya Program P3-TGAI Tahap II Tahun Anggaran 2022 telah selesai dilaksanakan. Kepala Satker O & P SDA tersebut juga menyampaikan setelah selesainya kegiatan pekerjaan P3-TGAI yang dilaksanakan di 5 wilayah kabupaten pada 58 desa oleh P3A dengan sistem padat karya, bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Menteri PUPR sudah terwujud dengan terbangunnya saluran irigasi di 58 desa dengan saluran irigasi tersier sepanjang 5.831 m, dalam waktu 110 hari dengan menyerap tenaga kerja sebanyak : 37.657 HOK.

Lalu Ardian berharap agar kedepannya hasil pelaksanaan kegiatan P3-TGAI dapat bermanfaat guna peningkatan kinerja jaringan irigasi, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat petani.

“Kami berpesan kepada masyarakat petani yang tergabung dalam lembaga P3A/ HIPPA, bahwa bangunan saluran irigasi yang sudah susah payah kita bangun ini, mohon dijaga dan dipelihara dengan baik agar umur fungsi bangunan ini dapat bertahan lama dan berkelanjutan dengan tahun – tahun berikutnya,” pesannya.

Turut memberikan laporannya, Yosi Mahendra menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan Serah Terima Program P3-TGAI Tahap II Tahun Anggaran 2022 di lingkungan wilayah BBWSBS serta rincian kegiatan serah terima hasil pekerjaan P3-TGAI.

“P3-TGAI Tahap II yang dilaksanakan oleh BBWSBS Hilir di 5 wilayah kabupaten pada 58 desa telah mencapai 100%, dengan rincian kegiatan serah terima hasil pekerjaan P3-TGAI Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 5 desa, dan di Provinsi Jawa Timur meliputi Kabupaten Bojonegoro sebanyak 12 desa, Kabupaten Tuban sebanyak 8 desa, Kabupaten Lamongan sebanyak 26 desa, dan Kabupaten Gresik sebanyak 7 desa,” paparnya. (HUMAS/Fira)