/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknis terkait Operasi dan Pemeliharaan (O & P) Bendungan dan Embung, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Petugas O & P Bendungan dan Embung BBWSBS Tahun 2022 bertempat di Megaland Hotel Solo, pada Senin- Selasa (21-22/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang O & P Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, PPK O & P SDA I, Ni Nyoman Indah, PPK O & P SDA II, Depy Riawan, PPK O & P SDA III, Abdul Hamid Muchlis,, Kepala Unit Pengelola Bendungan, dan Petugas O & P SDA dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Memberikan arahannya,, Sri Wahyu Kusumastuti menyampaikan BBWSBS mengelola 31 bendungan eksisting dan 90 embung yang membutuhkan pengelolaan yang maksimal. Kinerja bendungan dan embung saat ini perlu diawasi lebih maksimal karena beberapa usianya yang sudah tidak muda lagi, maka dari itu diperlukan peningkatan kinerja bagi para Petugas O & P yang menjadi garda terdepan dalam kegiatan O & P bendungan dan embung.

“UPB BBWSBS telah mendapat nominasi terbaik dalam pengelolaan bendungan pada tahun 2015, 2017, 2018 dan 2022, prestasi- prestasi yang kita capai ini diharapkan bisa membuat motivasi untuk lebih baik kedepannya. Semoga acara ini dapat menjadi bahan evaluasi perbaikan kinerja petugas dan transfer ilmu bersama,” harapnya.

Memberikan arahannya, Subkoordinator Pelaksanaan Teknis dan Pemanfaatan SDA I, Lolo Wahyu Resdiatmoko menyampaikan terkait upaya meningkatkan tata kelola UPB yang salah satunya terkait upaya untuk  mendukung Rencana Pengelolaan Bendungan berbasis OPOR ( Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, Rehabilitasi), sehingga dibentuklah UPB untuk memastikan pengelolaan bendungan beserta waduknya yang menjamin kelestarian, fungsi dan manfaat, efektif dan efisien dalam pemanfaatan air dan keamanan bendungan.

“Semoga apa yang disampaikan pada Bimbingan Teknis kali Ini bisa bermanfaat dan membawa kita menuju pengelolaan bendungan dan embung yang terbaik. Apabila ada keluhan yang ingin disampaikan kami terbuka untuk menerimanya,” paparnya.

Adapun narasumber Depy Riawan menyampaikan materi Evaluasi Kegiatan O & P Bendungan dan Embung, kemudian materi Tugas dan Fungsi Kegiatan Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan Embung disampaikan oleh Abdul Hamid Muchlis.

Diharapkan kegiatan Bimbingan Teknis ini nantinya dapat meningkatkan pemahaman terkait kegiatan O & P bendungan dan embung. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada petugas O & P terbaik pada petugas O & P tingkat nasional, petugas O & P bendungan terbaik hulu, madiun, dan hilir, dan petugas O & P embung terbaik hulu, madiun, dan hilir. (HUMAS/Fira)