/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan aksi bersih sungai di bantaran Sungai Dengkeng di Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, beserta Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai III, Isnaeni Murdi Hartanto, dan PPK Operasi dan Pemeliharaan (O&P) II, Depy Riawan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebelumnya, Sungai Dengkeng meluap dan menyebabkan kejadian banjir yang merendam di tiga desa, yakni Desa Talang di Kecamatan Bayat, Desa Planggu di Kecamatan Trucuk, serta Desa Balak dan Desa Cawas di Kecamatan Cawas pada 14-15 November 2022. Dalam kerja bakti tersebut, dilakukan pembersihan tumpukan sampah dan batang pohon bambu tumbang yang mengganggu kelancaran arus sungai sehingga menyebabkan terjadinya luapan air.

Maryadi Utama, disela tinjauan lapangan menyampaikan bahwa aksi bersih Sungai Dengkeng turut melibatkan komunitas peduli sungai di wilayah Klaten. “Kami telah berkoordinasi dengan Pemkab Klaten serta melibatkan elemen masyarakat melalui komunitas peduli sungai. Karena sungai ini milik kita bersama, jadi perlu gotong royong dari berbagai pihak,” katanya.

Lebih lanjut, Maryadi juga berpesan agar masyarakat mau bersinergi dalam menjaga kebersihan sungai, sehingga tidak ada lagi sampah yang menyumbat, untuk menghindari potensi banjir. Sebagai informasi tambahan, BBWSBS juga telah memberikan bantuan sembako melalui PUPR Peduli bagi warga terdampak banjir serta mengirimkan bahan banjiran berupa sandbag sebanyak 2.500 buah untuk penanggulangan tanggul jebol Sungai Dengkeng yang terbagi 1.500 buah di wilayah Desa Talang, Kecamatan Bayat dan 1000 buah sandbag yang berada di wilayah Desa Balak, Kecamatan Cawas. (BBWSBS/Humas)