/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Sidang Pleno IV TKPSDA Tahun 2022 Wilayah Sungai Bengawan Solo

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo menggelar acara Sidang Pleno IV TKPSDA WS Bengawan Solo di The Alana Hotel & Convention Center, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (24/11/2022). Acara yang dilaksanakan secara tatap muka tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo yang selanjutnya disebut TKPSDA WS Bengawan Solo merupakan wadah koordinasi yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 303/KPTS/M/2019 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo. TKPSDA WS Bengawan Solo mempunyai tugas dan fungsi membantu Menteri PUPR dalam koordinasi pengelolaan sumber daya air, khususnya WS Bengawan Solo. Susunan keanggotaan TKPSDA WS Bengawan Solo periode 2019 – 2024 berjumlah 74 (tujuh puluh empat) anggota dengan komposisi 37 (tiga puluh tujuh) anggota dari unsur Pemerintah dan 37 (tiga puluh tujuh) anggota dari unsur Non Pemerintah.

Maksud dan tujuan sidang pleno IV TKPSDA ini adalah untuk membahas sinkronisasi program dan kegiatan pengelolaan SDA yang dilaksanakan oleh BBWS Bengawan Solo bersama instansi terkait di lingkungan WS Bengawan Solo dan monitoring evaluasi penyusunan Review Pola PSDA dan Rencana PSDA WS Bengawan Solo yang saat ini sedang dilaksanakan oleh BBWS Bengawan Solo. Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA BBWS Bengawan Solo turut menyampaikan materi tentang hasil pemantauan pelaksanaan RPSDA di WS Bengawan Solo dan Progres Penyusunan Review Pola Pengelolaan SDA WS Bengawan Solo. Bappeda Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi tentang program dan kegiatan tahun 2022 dan 2023 di Provinsi Jawa Tengah serta Bappeda Provinsi Jawa Timur menyampaikan materi tentang program dan kegiatan tahun 2022 dan 2023 di Provinsi Jawa Timur.

Dalam Sidang Pleno IV kali ini, disampaikan juga berita acara hasil Sidang Komisi sebagai usulan rekomendasi oleh masing-masing Ketua Komisi. Komisi 1 (Konservasi SDA dan Pemberdayaan Masyarakat) menyampaikan usulan rekomendasi terkait dengan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penambangan minerba dan reklamasi pasca tambang Kali Woro dan upaya rehabilitasi sub-DAS Keduang DAS Bengawan Solo. Komisi 2 (Pendayagunaan SDA) menyampaikan usulan rekomendasi terkait dengan Pedoman Operasi dan Pemeliharaan (O&P) Bendungan dan Waduk Tukul di Kabupaten Pacitan, Bendo di Kabupaten Ponorogo, Gongseng di Kabupaten Bojonegoro, dan Pidekso di Kabupaten Wonogiri serta Rencana Pengelolaan Bendungan Kedung Bendo di Kabupaten Ngawi dan Ketro di Kabupaten Sragen serta Pendayagunaan SDA di Telaga Pasir Kabupaten Magetan. Komisi 3 (Pengendalian Daya Rusak Air dan Pengelolaan SIH3) menyampaikan usulan rekomendasi terkait dengan Potensi Cuaca Ekstrim Hidrometeorologi pada Musim Hujan 2022/2023 di WS Bengawan Solo.

Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin bahwa sampai dengan saat ini, Sekretariat telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan TKPSDA WS Bengawan Solo Tahun 2022, yang meliputi: Sidang Pimpinan pada bulan Februari; Masa Sidang I, yang terdiri dari Sidang Komisi dan Sidang Pleno I pada bulan Maret yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi Masa Sidang I; Masa Sidang II, yang terdiri dari Sidang Komisi dan Sidang Pleno II pada bulan Mei yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi Masa Sidang II; Sidang Pansus PSIH3 WS Bengawan Solo pada bulan Juli; Sidang Pansus RAAT WS Bengawan Solo Tahun 2022-2023 pada bulan Juli; Masa Sidang III, yang terdiri dari Sidang Komisi dan Sidang Pleno III pada bulan Agustus yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi Masa Sidang III; dan Pemantauan tindak lanjut rekomendasi pada bulan April.

“Saat ini, kita melaksanakan serangkaian Masa Sidang ke IV TKPSDA WS Bengawan Solo yang didahului dengan kunjungan lapangan ke DAS Keduang untuk Komisi 1 dan ke Telaga Pasir/ Sarangan untuk Komisi 2 dan 3, pada hari Selasa, 22 November dan Sidang Komisi pada hari Rabu, 23 November dengan serangkaian agenda pembahasan termasuk hasil tinjauan lapangan. Pada hari ini kita melaksanakan Sidang Pleno sebagai sidang terakhir di tahun 2022,” pungkasnya. (BWBSBS/Humas).

BBWSBS Libatkan Masyarakat Klaten dalam Aksi Bersih Sungai

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan aksi bersih sungai di bantaran Sungai Dengkeng di Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, beserta Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai III, Isnaeni Murdi Hartanto, dan PPK Operasi dan Pemeliharaan (O&P) II, Depy Riawan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebelumnya, Sungai Dengkeng meluap dan menyebabkan kejadian banjir yang merendam di tiga desa, yakni Desa Talang di Kecamatan Bayat, Desa Planggu di Kecamatan Trucuk, serta Desa Balak dan Desa Cawas di Kecamatan Cawas pada 14-15 November 2022. Dalam kerja bakti tersebut, dilakukan pembersihan tumpukan sampah dan batang pohon bambu tumbang yang mengganggu kelancaran arus sungai sehingga menyebabkan terjadinya luapan air.

Maryadi Utama, disela tinjauan lapangan menyampaikan bahwa aksi bersih Sungai Dengkeng turut melibatkan komunitas peduli sungai di wilayah Klaten. “Kami telah berkoordinasi dengan Pemkab Klaten serta melibatkan elemen masyarakat melalui komunitas peduli sungai. Karena sungai ini milik kita bersama, jadi perlu gotong royong dari berbagai pihak,” katanya.

Lebih lanjut, Maryadi juga berpesan agar masyarakat mau bersinergi dalam menjaga kebersihan sungai, sehingga tidak ada lagi sampah yang menyumbat, untuk menghindari potensi banjir. Sebagai informasi tambahan, BBWSBS juga telah memberikan bantuan sembako melalui PUPR Peduli bagi warga terdampak banjir serta mengirimkan bahan banjiran berupa sandbag sebanyak 2.500 buah untuk penanggulangan tanggul jebol Sungai Dengkeng yang terbagi 1.500 buah di wilayah Desa Talang, Kecamatan Bayat dan 1000 buah sandbag yang berada di wilayah Desa Balak, Kecamatan Cawas. (BBWSBS/Humas)

Tingkatkan Kapasitas SDM Petugas O & P Bendungan dan Embung BBWSBS

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknis terkait Operasi dan Pemeliharaan (O & P) Bendungan dan Embung, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Petugas O & P Bendungan dan Embung BBWSBS Tahun 2022 bertempat di Megaland Hotel Solo, pada Senin- Selasa (21-22/11/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang O & P Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, PPK O & P SDA I, Ni Nyoman Indah, PPK O & P SDA II, Depy Riawan, PPK O & P SDA III, Abdul Hamid Muchlis,, Kepala Unit Pengelola Bendungan, dan Petugas O & P SDA dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Memberikan arahannya,, Sri Wahyu Kusumastuti menyampaikan BBWSBS mengelola 31 bendungan eksisting dan 90 embung yang membutuhkan pengelolaan yang maksimal. Kinerja bendungan dan embung saat ini perlu diawasi lebih maksimal karena beberapa usianya yang sudah tidak muda lagi, maka dari itu diperlukan peningkatan kinerja bagi para Petugas O & P yang menjadi garda terdepan dalam kegiatan O & P bendungan dan embung.

“UPB BBWSBS telah mendapat nominasi terbaik dalam pengelolaan bendungan pada tahun 2015, 2017, 2018 dan 2022, prestasi- prestasi yang kita capai ini diharapkan bisa membuat motivasi untuk lebih baik kedepannya. Semoga acara ini dapat menjadi bahan evaluasi perbaikan kinerja petugas dan transfer ilmu bersama,” harapnya.

Memberikan arahannya, Subkoordinator Pelaksanaan Teknis dan Pemanfaatan SDA I, Lolo Wahyu Resdiatmoko menyampaikan terkait upaya meningkatkan tata kelola UPB yang salah satunya terkait upaya untuk  mendukung Rencana Pengelolaan Bendungan berbasis OPOR ( Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, Rehabilitasi), sehingga dibentuklah UPB untuk memastikan pengelolaan bendungan beserta waduknya yang menjamin kelestarian, fungsi dan manfaat, efektif dan efisien dalam pemanfaatan air dan keamanan bendungan.

“Semoga apa yang disampaikan pada Bimbingan Teknis kali Ini bisa bermanfaat dan membawa kita menuju pengelolaan bendungan dan embung yang terbaik. Apabila ada keluhan yang ingin disampaikan kami terbuka untuk menerimanya,” paparnya.

Adapun narasumber Depy Riawan menyampaikan materi Evaluasi Kegiatan O & P Bendungan dan Embung, kemudian materi Tugas dan Fungsi Kegiatan Operasi, Pemeliharaan, dan Pemantauan Embung disampaikan oleh Abdul Hamid Muchlis.

Diharapkan kegiatan Bimbingan Teknis ini nantinya dapat meningkatkan pemahaman terkait kegiatan O & P bendungan dan embung. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada petugas O & P terbaik pada petugas O & P tingkat nasional, petugas O & P bendungan terbaik hulu, madiun, dan hilir, dan petugas O & P embung terbaik hulu, madiun, dan hilir. (HUMAS/Fira)

Serah Terima Hasil Pekerjaan P3TGAI Tahap II Wilayah Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air IV Tahun 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melalui Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (O & P SDA) Bengawan Solo menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2022 di Hotel Wyndham, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (09/11/2022).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Kepala Satker O & P SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, PPK O & P SDA IV, Yosi Mahendra, dan pejabat di lingkungan BBWSBS, Tim Pelaksana Balai (TPB) Kab. Blora, TPB Kab. Bojonegoro, TPB Kab. Tuban, TPB Kabupaten Lamongan, TPB Kabupaten Gresik, dan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Kegiatan pelaksanaan Program P3-TGAI merupakan program padat karya tunai untuk membangun saluran irigasi tersier yang merupakan pengelolaannya oleh P3A/HIPPA dengan luas areal tidak lebih dari 150 Ha, kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola dimana mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat petani melalui lembagaga P3A/HIPPA selaku penerima Program P3TGAI.

Indikator capaiannya adalah terbangunnya saluran irigasi tersier yang sesuai dengan ketetapan teknis dan rata-rata panjang saluran yang terbangun antara 200 m – 300 m di setiap lokasi desa penerima program P3TGAI dengan dana anggaran biaya sebesar Rp 195 Juta.

Dalam sambutannya, Lalu Ardian Bagus menyampaikan bahwasannya Program P3-TGAI Tahap II Tahun Anggaran 2022 telah selesai dilaksanakan. Kepala Satker O & P SDA tersebut juga menyampaikan setelah selesainya kegiatan pekerjaan P3-TGAI yang dilaksanakan di 5 wilayah kabupaten pada 58 desa oleh P3A dengan sistem padat karya, bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Menteri PUPR sudah terwujud dengan terbangunnya saluran irigasi di 58 desa dengan saluran irigasi tersier sepanjang 5.831 m, dalam waktu 110 hari dengan menyerap tenaga kerja sebanyak : 37.657 HOK.

Lalu Ardian berharap agar kedepannya hasil pelaksanaan kegiatan P3-TGAI dapat bermanfaat guna peningkatan kinerja jaringan irigasi, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat petani.

“Kami berpesan kepada masyarakat petani yang tergabung dalam lembaga P3A/ HIPPA, bahwa bangunan saluran irigasi yang sudah susah payah kita bangun ini, mohon dijaga dan dipelihara dengan baik agar umur fungsi bangunan ini dapat bertahan lama dan berkelanjutan dengan tahun – tahun berikutnya,” pesannya.

Turut memberikan laporannya, Yosi Mahendra menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan Serah Terima Program P3-TGAI Tahap II Tahun Anggaran 2022 di lingkungan wilayah BBWSBS serta rincian kegiatan serah terima hasil pekerjaan P3-TGAI.

“P3-TGAI Tahap II yang dilaksanakan oleh BBWSBS Hilir di 5 wilayah kabupaten pada 58 desa telah mencapai 100%, dengan rincian kegiatan serah terima hasil pekerjaan P3-TGAI Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 5 desa, dan di Provinsi Jawa Timur meliputi Kabupaten Bojonegoro sebanyak 12 desa, Kabupaten Tuban sebanyak 8 desa, Kabupaten Lamongan sebanyak 26 desa, dan Kabupaten Gresik sebanyak 7 desa,” paparnya. (HUMAS/Fira)

Sosialisasi Tata Cara Monev RP2I BBWSBS Tahun Anggaran 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Sosialisasi Tata Cara Monitoring dan Evaluasi Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I) BBWSBS Tahun Anggaran 2022 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di The Sunan Hotel Solo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (09/11/2022). Gelaran acara tersebut terkait dengan selesainya penyusunan Dokumen RP2I Daerah Irigasi (DI) Kewenangan Pusat, Provinsi, dan Kabupaten.

RP2I merupakan instrumen perencanaan yang diperlukan oleh BBWS, atau pihak lain seperti provinsi atau kabupaten untuk melaksanakan kebijakan dan strategi pembangunan daerah di bidang pertanian, serta pengelolaan irigasi secara partisipatif dengan tujuan untuk mewujudkan keberlanjutan sistem irigasi selama 5 (lima) tahun kedepan. Pelaksanaan RP2I di wilayah sungai (WS) Bengawan Solo terdiri dari 1 provinsi dan 5 kabupaten yaitu Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan.

Dalam kegiatan penyusunan RP2I ini, setiap pemerintah daerah bertanggung jawab dalam menyusun dokumen RP2I sesuai dengan kewenangannya masing-masing, yang mana nantinya setiap dokumen dari masing-masing kewenangan akan dikompilasikan untuk dijadikan dokumen RP2I berbasis kabupaten.

Kepala BBWSBS, Maryadi, melalui Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (O & P SDA) Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, menyampaikan bahwa untuk menunjang keberlangsungan pelaksanaan RP2I di masing-masing kabupaten perlu adanya keterlibatan dari semua pihak baik pemerintah, stakeholder, maupun HIPPA/GHIPPA/IHIPAA. “Besar harapan saya semua pihak dapat ikut berpatisipasi dalam pelaksanaan, pemantauan, monitoring dan evaluasi RP2I di WS Bengawan Solo. (Humas/Ferri)

Partisipasi BBWSBS untuk Sukseskan Gelaran PIT HATHI ke-39 di NTB

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) turut berpartisipasi dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) ke-39 pada Jumat-Sabtu (28-29/10/2022) di Universitas Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut terselenggara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Acara HATHI ke-39 tersebut dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, didampingi oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) sekaligus Ketua Umum HATHI, Jarot Widyoko, bersama Gubernur NTB serta Rektor Universitas Mataram.

Pertemuan ilmiah yang mengusung tema Pemanfaatan Teknologi Cerdas dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana terkait Air di Era Pasca Pendemi Covid-19 kali ini dihadiri oleh pimpinan perwakilan dari 57 perguruan tinggi di Indonesia yang juga melakukan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan HATHI untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang SDA.

Menteri Basuki juga mengajak kepada tamu, khusunya untuk kalangan mahasiswa yang hadir agar memanfaatkan PIT ini untuk bisa mengenali dan nantinya dapat berkecimpung dalam organisasi profesi bidang SDA.

“Kegiatan seminar tahunan seperti ini merupakan kegiatan yang harus terus dilakukan untuk mengasah intelektualitas dan memperbarui keilmuan. Jadi saat wisuda kita juga sudah dipesankan jangan jauh dari kampus,” pesannya.

Jarot Widyoko dalam pidato sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri PUPR untuk berkolaborasi dengan universitas terdekat khususnya semua kegiatan SDA di wilayah terdekat yang dapat dijadikan sarana untuk magang dan praktek lapangan.

Dalam sesi presentasi paralel, BBWSBS juga turut menghadirkan dua orang pemakalah secara daring, yakni Samuel Harjanto, dengan judul makalah Kajian Perubahan Geometri Sungai Terhadap Kondisi Hidraulik, Studi Kasus: Anak Sungai Kebo, dan Destiana Wahyu Pratiwi, dengan judul makalah Perbandingan Pola Distribusi Hujan Terukur dan Metode Empiris dalam Perhitungan Debit Banjir Rencana DAS Jurug. Adapun, makalah yang dipaparkan Destiana turut mendapat predikat dalam 10 predikat full paper (FP) terbaik.

Tujuan diskusi tersebut antara lain memberikan kesempatan bagi para ilmuwan, praktisi, dan profesional mendapatkan pemahaman yang lebih baik dalam memajukan manajemen SDA, menyediakan forum bagi para ahli untuk bertukar pengetahuan, pemikiran, dan pengalaman dalam mengelola SDA untuk mengatasi sebagai upaya menghadapi tantangan global. (Humas/Ferri)

Tingkatkan Kapasitas SDM Petugas O & P SDA Irigasi

Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pada bidang Operasi dan Pemeliharaan (O & P), bangunan Infrastruktur SDA di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) khususnya petugas O & P Irigasi, BBWSBS melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Petugas O & P SDA Irigasi pada Rabu (19/10/2022) di Megaland Hotel Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Petugas O & P SDA Irigasi yang dihadiri oleh Kepala Bidang O & P SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti didampingi pejabat di lingkungan BBWSBS tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapakan prokes pencegahan Covid-19.

Kegiatan Pelatihan Petugas O & P SDA Irigasi tersebut dalam rangka memelihara sumber air dan menjaga kelestarian fungsi Sungai Bengawan Solo sehingga perlu adanya kegiatan 0 & P Infrastruktur SDA.

Daerah Irigasi (D.I.) BBWSBS terbagi menjadi 12 D.I. yang terdiri 2 D.I. yang dikelola oleh BBWSBS yaitu D.I. Colo, D.I. Semen Krinjo. Serta 10 D.I. yang di TPOP- kan yang terdiri dari D.I. Jejeruk, D.I. Asin Bawah, D.I. SIM, D.I. Pacal, D.I. Gondang, D.I. Bengawan Jero, D.I. Waduk Prijetan, D.I. Waduk Pondok, D.I. Waduk Sungkur, dan D.I. Beron.

Sri Wahyu Kusumastuti dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini Petugas O & P dapat melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing untuk menunjang keberlangsungan serta kelancaran kegiatan O & P SDA Irigasi di BBWSBS.

“Melalui kegiatan ini kami berupaya melakukan Bimbingan Teknis kepada Petugas O & P SDA Irigasi dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM. Dengan adanya Peningkatan Kapasitas SDM ini diharapkan Petugas O & P SDA Irigasi dapat melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing untuk menunjang keberlangsungan serta kelancaran kegiatan O & P Irigasi,” ujarnya. (Humas/Safira)

BBWSBS Siap Siaga Antisipasi Bencana 2022-2023

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022-2023 di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (18/10/2022) yang dipimpin langsung oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama didampingi pejabat di lingkungan BBWSBS. Kegiatan apel yang turut diikuti oleh Balai Teknik Sungai, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I serta Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Tahun 2022-2023 di lingkungan BBWSBS sebanyak ± 120 orang tersebut digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022-2023 dilaksanakan dalam rangka menghadapi musim hujan Tahun 2022-2023 serta sebagai langkah persiapan Satgas Penanggulangan Bencana Tahun 2022-2023 di lingkungan BBWSBS untuk selalu siaga dan sigap dalam menghadapi bencana, baik pada pra, saat, dan pasca bencana. Satgas tersebut terbagi dalam Koordinator Wilayah Jawa Tengah dan Koordinator Wilayah Jawa Timur, yang membawahi 6 wilayah siaga, yaitu Satgas Hulu 1 (meliputi wilayah siaga di Kab. Wonogiri, Kab. Sukoharjo, Kab. Boyolali, Kab. Klaten dan Kota Surakarta), Satgas Hulu 2 (meliputi wilayah siaga di Kab. Karanganyar dan Kab. Sragen), Satgas Madiun 1 (meliputi wilayah siaga di Kab. Madiun, Kab. Ngawi, Kab. Magetan dan Kota Madiun), Satgas Madiun 2 (meliputi wilayah siaga di Kab. Ponorogo dan Kab. Pacitan), Satgas Hilir 1 (meliputi wilayah siaga di Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban bagian selatan, Kab. Blora, Kab. Rembang dan Kota Cepu), dan Satgas Hilir 2 (meliputi wilayah siaga di Kab. Lamongan, Kab. Gresik dan Kab. Tuban bagian utara).

Diharapkan setelah kegiatan apel ini tercipta kesadaran, kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di Wilayah Sungai Bengawan Solo, khususnya bagi Satgas Penanggulangan Bencana. Kedepannya apabila terjadi bencana, Satgas diharapkan dapat bergerak cepat mengatasi dan mengantisipasi dengan melibatkan peran aktif stakeholder baik Dinas/Instansi, Relawan/Komunitas, Petugas Operasi dan Pemeliharaan dan Masyarakat.

Maryadi turut memberikan arahannya bahwa dalam melaksanakan piket bencana, petugas diwajibkan mengaktifkan alat komunikasi, petugas piket bencana juga harus melakukan pelaporan bencana secara cepat. Petugas piket banjir harus standby selama 24 jam sesuai dengan jadwal piket, dan apabila ada kejadian bencana, satgas wilayah harus menyusun format A dan melaporkan kepada Sekretariat Satgas Bencana Bengawan Solo. Sedangkan format B akan disusun oleh Sekretariat Satgas Bencana Bengawan Solo.
Kepala BBWSBS tersebut berpesan kepada petugas untuk selalu mengecek kesiapsiagaan bahan banjiran dan alat berat di masing – masing posko dan kesiapsiagaan bahan banjiran dan alat berat di masing – masing posko agar dapat dimobilisasikan apabila terjadi bencana.

“Kami harap semua dapat bersiap diri untuk menghadapi musim hujan tahun 2022-2023 serta meningkatkan kesadaran kita akan sikap tanggap dalam menghadapi bencana, cermat dalam pelaporan dan tetap selalu menjaga kesehatan,” pesan Maryadi.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo selaku Ketua Harian Satgas Pelaksanaan Penanggulangan Bencana, Sri Wahyu Kusumastuti, dalam laporannya menyampaikan data bahan banjiran dengan rincian Wilayah Hulu terdiri dari 4.020 lembar Bronjong, 4.300 lembar Geobag, 10.000 lembar Sandbag, kemudian Wilayah Madiun terdiri dari 1.245 lembar Bronjong, 180 lembar Geobag, 4.350 lembar Sandbag, dan Wilayah hilir terdiri dari 15.041 lembar Bronjong, 4.730 lembar Geobag, dan 15.041 lembar Sandbag.

Disampaikan pula alat berat di antaranya eskavator, truk crane, pompa air, dan perahu karet juga disiagakan yang siap digunakan sebanyak 59 unit yang tersebar di Wilayah Hulu, Madiun, dan Hilir. BBWSBS telah mempersiapkan segala hal, baik sumber daya manusia maupun peralatan untuk mencegah kerugian yang lebih besar akibat bencana banjir. (Humas/Safira)

Wujudkan Keterpaduan SDA di Kabupaten Ponorogo

epala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Maryadi Utama didampingi oleh pejabat di lingkungan BBWSBS melakukan koordinasi dengan Bupati Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kepala BAPPEDA LITBANG Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, beserta jajarannya di kantor Bupati Ponorogo, Jawa Timur pada Kamis, (13/10/2022) dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Sebelumnya, rombongan BBWSBS yang dipimpin oleh Maryadi Utama melakukan pengecekan lokasi banjir dan pekerjaan BBWSBS di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo.

Dalam kunjungannya di kantor Bupati Ponorogo, Maryadi Utama menyampaikan hasil monitoring kondisi banjir di lapangan yang sekaligus memberikan bantuan 20 sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak bencana banjir di Desa Mlarak, Kecamatan Jedes, Kabupaten Ponorogo. Maryadi juga turut menyampaikan adanya pekerjaan pembangunan pipa air baku untuk irigasi dan penambahan wisata berupa pembangunan dermaga yang sudah pada tahap pengukuran di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo.

Kepala BBWSBS tersebut menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk dapat memberikan bantuan dan dukungannya, sehingga BBWSBS dapat terus mengupayakan penanganan dalam pengelolaan SDA lebih lanjut dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. 

“BBWSBS memohon bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo karena kami berencana membuat wisata baru di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo yakni dengan pembangunan dermaga yang akan ditargetkan selesai tahun ini. Kami juga akan melakukan pengelolaan greenbelt untuk konservasi lahan berkelanjutan di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo,” paparnya. (HUMAS/Fira)

Tanda Tangan Kontrak Paket Pekerjaan pada SNVT PJPA BBWSBS

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo melaksanakan acara Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di Kantor BBWSBS, Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (17/10/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Maryadi Utama, Kepala Bidang PJPA Bengawan Solo, Indra Kurniawan, dan Kepala SNVT PJPA Bengawan Solo, Yudhi Triana Dewi, beserta staf di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Supervisi Rehabilitasi Jaringan D.I. SIM di Kabupaten Madiun (Tahap III) (MYC) (IPDMIP) dengan nilai Rp. 1.209.945.000, antara PPK Irigasi dan Rawa II, Ery Suryo Kusumo, dengan penyedia jasa PT. Teknika Cipta Konsultan KSO CV. Patoya Indah.

Adapun ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi, pekerjaan persiapan, review desain (tasking), pengawasan pelaksanaan, dan pelaporan pelaksanaan konstruksi. Dalam arahannya, Maryadi Utama, berpesan agar penyedia jasa dan semua pihak dapat menyelesaikan pekerjaan ini dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja di lapangan.

“Setelah tanda tangan kontrak berarti ada tanggung jawab yang harus diimplementasikan, jangan sampai terlambat karena nantinya akan menyusahkan semua pihak. Kami berharap semua dapat berproses dan terselesaikan sehingga mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Humas/Ferri)