/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Sinergi BPBD Klaten, Komunitas Sungai dan BBWS Bengawan Solo

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Komunitas Sungai dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo sepakat bersinergi dalam penanggulangan bencana banjir, Senin (02//1/2018). Kunjungan ini disambut oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si yang dalam sambutannya memberikan apresiasi karena kesadaran masyarakat yang begitu besar terhadap penaggulangan banjir.

Rombongan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dan Komunitas Sungai berkunjung untuk berdiskusi terkait titik-titk kritis yang harus segera ditindaklanjuti yaitu Kecamatan Gantiwarno dan Kecamatan Bayat.

“Untuk mwujudkan penanggulangan bencana banjir diperlukan proses yang panjang, mari kita bersama-sama memulai dengan melakukan manajemen sampah yang baik” Pesan salah satu anggota komunitas sungai.

Pertemuan kali ini merupakan bentuk sinergi antara BPBD Klaten, Komunitas Sungai dan BBWS Bengawan Solo untuk melakukan kegiatan operasi dan pemelihraan di wilayah Klaten yang merupakan daerah Hulu dari daerah aliran sungai Bengawan Solo (BBWSBS/sita).

Siap Siaga Banjir Direktur Sungai Pantai Kunjungi Solo

Direktur Sungai dan Pantai Ir. Jarot Widyoko, Sp melakukan kunjungan lapangan ke Proyek Penanganan Banjir Surakarta yang didampingi oleh Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si beserta beberapa pejabat eselon dan kesatkeran, Rabu (30/01/2019).

Jarot berkesempatan mengunjungi Bendung Tirtonadi yang terletak di Kelurahan Gilingan, dan Rumah Pompa Jurug di Kelurahan Pucangsawit. Tujuan dari kunjungan ini untuk meninjau kesiapan Kota Surakarta menghadapi banjir yang mungkin terjadi.

Proyek Penanganan Banjir Surakarta bertujuan untuk mengurangi resiko genangan banjir di Kecamatan Pasar Kliwon dan Jebres seluas ± 230 ha, meningkatkan kapasitas tanggul sungai dari debit kala ulang 10 tahun (Q10) sebesar 1.550 m3/dt menjadi 50 tahun (Q50) sebesar 2.171 m3/dt,. Untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan pembangunan parapet beton sepanjang 5.400 m, pembangunan revetment sepanjang 2.900 m dan pembangunan rumah pompa beserta pompa banjir sebanyak 8 buah (BBWSBS/sita).

Gotong Royong Pasca Banjir di Kaligawe Klaten

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Klaten menyebabkan sejumlah genangan air di Wilayah Klaten, salah satunya di Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal, A Manu, M.Si bersama pejabat Eselon dan Kesatkeran melakukan tinjauan ke lokasi bencana guna memantau dan melakukan observasi terkait kejadian Banjir yang diakibatkan banyaknya rumpun bambu yang menghalangi penampang sungai Kalawe, Jumat (18/01/19).

“Kami sangat bersyukur di Klaten ini komunitas bergerak cepat, masyarakat bertindak cepat, ibu-ibu ikut terlibat, pekarya kita dan babinsa terlibat, ada (juga) muda-mudi sehingga roh gotong royong itu harus selalu ada, terlebih sekarang ada aplikasi Early Warning System (EWS) yang bisa diakses oleh masyarakat” Ungkap Charisal.

Charisal menambahkan bahwa rumpun bambu yang banyak disekitar sungai-sungai kecil selain memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar juga memiliki dampak lain yang apabila tidak dipantau setiap waktu akan berpotensi hanyut, sehingga dapat menghalangi penampang sungai yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya luapan.

Kedepannya Charisal berencana untuk bersama komunitas agar dapat memanfaatkan bambu untuk konstruksi tanggul, “saya berencana mengajak teman-teman komunitas untuk bagaimana kita (dapat) memanfaatkan bambu untuk membuat konsturksi tanggul, kalau (untuk) sungai-sungai kecil seperti ini cocok, jadi artinya bahwa kerangka itu dari bambu kemudian didalam diisi dengan karung pasir, sewaktu-waktu nanti pohon (bambu) itu tumbuh juga menjadi konstruksi kokoh untuk perkuatan tebing, sudah dilakukan di cimanuk dan dibeberapa tempat dan berhasil, dan itu (bersama) komunitas,” papar Charisal (BBWSBS/sita).

Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta

Dalam rangka penyelesaian Pekerjaan Penanganan Banjir Kota Surakarta Paket 2, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air Sungai Bengawan Solo di kota Surakarta (selasa 18/09/2018).

Kegiatan Pelatihan dihadiri oleh Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kota Surakarta, Taman Satwa Jurug Surakarta, Bidang Operasi dan Pemeliharaaan dan Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Bengawan Solo, Camat Pasa Kliwon, Camat Jebres, Lurah Semanggi, Pucang Sawit dan Jebres.

Narasumber dalam pelatihan kali ini adalah Ari Purboyo yang berasal dari PT Torishima Guna Engineering yang menjelaskan deskripsi pompa dan pintu air, bagian-bagian pompa air, tombol-tombol penting, kelebihan, kekurangan dan cara pemeliharaannya dan Bagas dari PT Istech Utama yang menjelaskan tentang standart operating procedure pompa.

Sesudah penjelasan secara teori, peserta pelatihan praktek mengoperasikan pompa dan pintu air di Rumah Pompa Jurug dan melakukan uji coba sistem. Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air sangat diperlukan agar jika terjadi banjir sewaktu-sewaktu siap dan tahu apa yang harus dilakukan, mengingat musim hujan sudah didepan mata (DATINBBWSBS/sita).