/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Sosialisasi Tingkat Balai P3TGAI Wilayah Hulu

Dalam rangka Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun 2022, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelar kegiatan Sosialisasi Tingkat Balai P3TGAI Wilayah Hulu Tahap II T.A 2022 di The Sunan Hotel Solo, Jumat (22/07/2022). Kegiatan yang dihadiri oleh Kasubdit Wilayah I Direktorat Bina OP, Elroy Koyari, S.T. M.T., Kabid OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si, Kepala Satker OP SDA, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T. M.M. M.T., PPK OP SDA II, Depy Riawan, S.T., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

P3TGAI merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat petani dalam rehabilitasi, peningkatan atau pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif, terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. Pada tahun 2022, PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA II mendapatkan total keseluruhan 289 desa penerima P3TGAI dengan alokasi 203 desa yang telah dilaksanakan pada Tahap I dari Juli sampai Agustus 2022.

Pada Sosialisasi Tingkat Balai Tahap II kali ini, dialokasikan untuk 86 desa penerima yang terdiri dari 11 desa di Kab. Wonogiri, 18 desa di Kab. Sragen, 10 desa di Kab. Karanganyar, 15 desa di Kab. Boyolali, 15 desa di Kab. Sukoharjo, dan 17 desa di Kab. Klaten. Sosialisasi serta Pendampingan ini menjadi sebuah Langkah pertama dalam persiapan pelaksanaan dan penyelenggaraan program P3TGAI.

Dalam arahannya, Elroy Koyari berharap dengan adanya Sosialisasi Tingkat Balai P3TGAI Wilayah Hulu Tahap II T.A 2022, kedepannya turut dapat membuka lapangan kerja hingga pada akhirnya tercipta kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

“Saya harap Pelaksanaan P3TGAI dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat desa penerima. Semoga P3TGAI bisa menjadi program yang mampu membangun kebersamaan petani dalam memafaatkan air hingga pada akhirnya tercipta kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan,” harapnya. (BBWSBS/Safira)

Serah Terima Jabatan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di lingkungan BBWSBS, di Kantor BBWSBS, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (19/07/2022). Acara diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun pejabat yang berganti yakni, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturochman S, S.T. M.T., digantikan oleh Rifki Maulana, S.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA III, Pranata Setyo Kuntoro, S.T. M.T., digantikan oleh Abdul Hamid Muchlis Lumaela, S.T., Kemudian PPK Bendungan I, Rifki Maulana, S.T., digantikan oleh Mohammad Hafidz Zein Muttaqin, S.T. M.Eng., PPK Bendungan II, Mohammad Hafidz Zein Muttaqin, S.T. M.Eng., digantikan oleh Abdul Mahmud S.T. M.T., dan PPK OP SDA II Bengawan Solo, Ika Yulianti, S.T. M.T., mendapat promosi menjadi PPK ATAB BBWS Serayu Opak.

Sedangkan pejabat yang berpromosi adalah, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturochman S, S.T. M.T., mendapat promosi menjadi Kepala Bidang OP SDA BBWS Citarum, dan Subkoor Pengendalian Pelaksanaan Irigasi dan Rawa, Hariyo Priyambodo, S.T. M.M., mendapat promosi sebagai Kepala SNVT PJSA BBWS Sumatera VI.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T., M.Si., berpesan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan salah satu proses manajemen dalam organisasi untuk peningkatan kinerja di BBWS Bengawan Solo. Maryadi Utama juga mengucapkan terima kasih dan berharap bisa saling berkoordinasi dengan membangun semangat bersama pejabat BBWS Bengawan Solo.

“Semoga setelah sertijab ini, pejabat yang menempati jabatan yang baru dapat cepat beradaptasi dan loyal dalam merumuskan kebijakan. Saya berharap BBWS Bengawan Solo bisa terus saling berkoordinasi, tetap semangat, dan solid dalam bekerja. Selamat bekerja!” (Safira/BBWSBS)

Memaknai Sumber Air dalam Perspektif Anak Muda dan Seni Budaya di WS Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Sarasehan Komunitas Peduli Sungai dan Waduk Wilayah Hulu Bengawan Solo, di Hotel Lor In Solo, Jl. Adi Sucipto, Colomadu, Karanganyar, Rabu (13/07/2022). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si, didampingi Kabid PJSA Bengawan Solo, Kabid PJPA Bengawan Solo, Kabid KPI SDA Bengawan Solo, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo.

Acara yang bertajuk Memaknai Sumber Air dalam Perspektif Anak Muda dan Seni Budaya tersebut turut mengundang perwakilan Dinas PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Klaten, Komunitas Peduli Sungai, Komunitas Peduli Waduk serta Perguruan Tinggi di Wilayah Kerja BBWS Bengawan Solo yaitu UAD, UGM, UMS, dan UNS, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Acara sarasehan tersebut dilaksanakan dengan harapan dapat membangun sebuah komunikasi dan sinergi kerja bersama pentahelix antara pemerintah,masyarakat/komunitas/relawan, akademisi/peneliti/praktisi/pengamat air dan lingkungan, media dan dunia usaha untuk bersama-sama berbagi pengetahuan dan pengalaman guna meningkatkan kinerja pengelolaan sumber daya air khususnya di WS Bengawan Solo.

Karena seperti kita ketahui bersama bahwa air sebagai salah satu sumber daya yang memiliki nilai strategis dalam peningkatan kesejahteraan hidup dan pembangunan, yang kini dihadapkan pada banyak permasalahan, baik ketersediaan maupun pemanfaatan atau pengelolaannya.

Kepala BBWSBS dalam sambutannya turut menyampaikan harapan semoga acara sarasehan ini dapat membangun sebuah komunikasi dan sinergi kerja bersama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Maryadi Utama juga mengajak seluruh hadirin untuk mewujudkan sungai yang bersih sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Komunitas Peduli Sungai dan Komunitas Peduli Waduk adalah garda terdepan dalam aksi nyata terhadap kepedulian dan pelestarian sumber daya air. Mari bersama-sama kita wujudkan “Sungai Bengawan Solo Warisan Budaya Masa Lalu untuk Masa Depan”, yang bersih, lestari dan dapat manfaat bagi kehidupan masyarakat, baik dari aspek ekonomi, sosial maupun budaya,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Tingkatkan Kapasitas SDM Petugas OP Sungai, Tanggul, dan Pantai BBWSBS

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo berupaya meningkatkan kemampuan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pada Operasi dan Pemeliharaan bangunan Infrastruktur Sungai, Tanggul, dan Pantai di wilayah BBWS Bengawan Solo khususnya Petugas OP SDA di Aston Bojonegoro City Hotel Jl. M.H. Thamrin No.100, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kegiatan peningkatan kapasitas SDM Petugas OP tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si, Kepala Satker OP SDA, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T. M.M. M.T., PPK OP SDA IV, Yosi Mahendra Pramudianto, S.T, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan yang berlangsung dari Senin-Selasa (11-12/07/2022) ini tetap menerapakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kegiatan Pelatihan Petugas OP bangunan Infrastruktur Sungai, Tanggul, dan Pantai di wilayah BBWS Bengawan Solo tersebut dalam rangka memelihara sumber air dan menjaga kelestarian fungsi Sungai Bengawan Solo sehingga perlu adanya kegiatan operasi dan pemeliharaan infrastruktur Sumber Daya Air.

Selain itu, kegiatan operasi infrastruktur sungai bertujuan untuk mengoptimalkan kerja dari infrastruktur tersebut sesuai dengan fungsinya. Sedangkan kegiatan pemeliharaan infrastruktur sungai dilakukan untuk dapat menunjang kelancaran serta pengoptimalan kegiatan operasi infrastruktur sungai.

Sri Wahyu Kusumastuti dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini Petugas Operasi dan Pemeliharaan dapat melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing untuk menunjang keberlangsungan serta kelancaran kegiatan Operasi dan Pemeliharaaan Sungai, Tanggul, dan Pantai di BBWS Bengawan Solo.

“Kami mengharapkan para Petugas Operasi dan Pemeliharaan dapat meningkatkan kemampuan serta mengimplementasikan secara riil sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga kegiatan Operasi dan Pemeliharaan ini dapat berjalan secara optimal sesuai dengan harapan,” harapnya.(Safira/BBWSBS)

Tanda Tangan Kontrak Paket Pekerjaan pada Satker OP SDA Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Kamis (07/07/2022). 

Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si, Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T. M.M. M.T., serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam kesempatan ini, PPK OP SDA IV Bengawan Solo menandatangani paket pekerjaan Pemeliharaan Berkala Tanggul/Tebing Sungai Wilayah Hilir dengan penyedia jasa CV. DHANA PRATAMA senilai Rp. 5.354.999.999,79 dengan jangka waktu pelaksanaan 170 hari kalender.  

Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti ada tanggung jawab yang harus diimplementasikan, sehingga diharapkan semua dapat berproses dan terselesaikan dengan harapan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

“Saya mohon kepada penyedia jasa dan semua pihak bisa menyelesaikan pekerjaan ini di bulan Desember atau lebih awal dengan aman di lapangan. Jangan sampai terlambat karena nantinya akan menyusahkan semua pihak. Semoga pekerjaan ini bisa terlaksana dengan tepat waktu dan membebaskan masyarakat dari banjir. Selamat bekerja!,” katanya. (BBWSBS/Safira)

Koordinasi Irigasi Bendungan Pondok

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., dan pejabat di lingkungan BBWSBS melakukan koordinasi dengan Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, beserta jajarannya di Bendungan Pondok, di Desa Dero, Kecamatan Bringin, Ngawi, Selasa (05/06/2022) dengan menaati prokes pencegahan Covid-19.

Kegiatan koordinasi tersebut dalam rangka koordinasi Irigasi Bendungan Pondok sehingga dapat mewujudkan penggunaan pemakaian air untuk pertanian irigasi di Bendungan Pondok.

Wakil Bupati Ngawi menyampaikan permasalahan irigasi di Bendungan Pondok sehingga perlu dilakukan penanganan lebih lanjut. Selain itu, Dwi Rianto Jatmiko juga meminta solusi dan bantuan dari BBWS Bengawan Solo melalui koordinasi ini.

“Kami meminta BBWS Bengawan Solo dapat memberi bantuan dan solusi terkait kebutuhan irigasi di Kabupaten Ngawi dan semoga pertemuan ini bisa bermanfaat untuk semua pihak,” paparnya.

Maryadi Utama S.T. M.Si., turut menyampaikan jika Bendungan Pondok sedang mengalami beberapa perbaikan karena sempat mengalami kerusakan. Bendungan Pondok juga menampung debit air yang sangat besar sehingga harus kita rawat bersama. Kepala BBWS Bengawan Solo tersebut juga menyatakan akan membantu menyelesaikan permasalahan terkait irigasi di Bendungan Pondok agar dapat mencapai kesepakatan bersama.
“Demi kepentingan bersama dan kesejahteraan masyarakat, BBWS Bengawan Solo akan membantu menyelesaikan permasalahan irigasi di Kabupaten Ngawi secara bertahap dengan optimalisasi sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat khususnya para petani,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Wujudkan Sinergitas Infrastruktur SDA di Kabupaten Boyolali

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dipimpin oleh Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., Kepala Bidang PJPA, Indra Kurniawan, S.T. M.Sc., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo berkoordinasi dengan Bupati Boyolali, M. Said Hidayat di Kantor Bupati Boyolali, Jl. Merdeka Barat, Wonosari, Kemiri, Kab. Boyolali, Kamis (30/06/2022).
Kunjungan yang diterima oleh Bupati Boyolali dan Kepala Dinas Sosial Boyolali, Ahmad Gojali, beserta jajarannya ini dilaksanakan dengan tetap menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Kunjungan kali ini bertujuan untuk berdiskusi tentang proyek infrastruktur sumber daya air (SDA) di wilayah Boyolali yakni Pekerjaan Penanganan Rembesan Bendungan Cengklik, Penataan Kawasan Dalam Rangka Pengamanan Bendungan Cengklik sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penangananya. Selain itu, Kab. Boyolali juga termasuk lumbung pangan Nasional yang memerlukan sistem irigasi yang memadai guna menunjang produktivitas petani, yang diwujudkan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).
Bendungan Cengklik memiliki tubuh bendungan utama sepajang 750 m dengan titik tertinggi berada 14,5m di atas sungai. Puncak bendungan berada padaelevasi +142,44 m dengan pelimpah pada elevasi +140,54 m. Bendungan Cengklik dilengkapi dengan sebuah Menara intake dan dua intake lain di sisi kiri dan kanan tubuh bendungan yang mengairi 1041 Ha sawah. Bendungan Cengklik juga dilengkapi dengan bendungan pelana (saddle dam) yang berada di sisi kanan (barat) sepanjang 717 m.
Kepala BBWS Bengawan Solo, menyampaikan bahwa lingkup kerja BBWS Bengawan Solo tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. Selain itu, BBWS Bengawan Solo juga rutin melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi dari hulu hingga hilir Sungai Bengawan Solo. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama dan koordinasi serta dukungan dari berbagai pihak terkait dalam menjaga ekosistem sungai.
“Kunjungan kali ini dalam rangka silaturahmi sekaligus membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kami mohon dukungan penuh dan kolaborasi dari berbagai pihak terkait, termasuk elemen masyarakat, sehingga semua dapat besinergi agar proses pelaksanaannya bisa berjalan lancar,” katanya.
M. Said Hidayat menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyampaikan selamat datang. Bupati Boyolali turut mengucapkan terima kasih karena selama ini telah dibantu dan mengaku selalu terbuka untuk berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo. (BBWSBS/Safira)

Sinergitas Perencanaan dan Pelaksanaan Pengendalian Banjir Kota Surakarta

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kabid KPI SDA Bengawan Solo, Ali Rahmat, S.T. M.T, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, Panji Satrio, S.T. M.T. MDM, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo mengunjungi Kantor Walikota Surakarta, Kamis (30/06/2022).
Kunjungan kerja BBWS Bengawan Solo yang diterima oleh Walikota Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka tersebut sudah menaati prokes pencegahan Covid-19.
Kedatangan BBWS Bengawan Solo kali ini dalam rangka koordinasi terkait Pengendalian Banjir di Kota Surakarta yang meliputi Penataan Kawasan Kali Pepe Hilir Lanskap, Pengendalian Banjir Kota Surakarta di Premulung, Jenes, Boro, Brojo, dan Anak Kali Kebo.
Diketahui, konsep penataan kali pepe hilir tetap dijadikan satu benang merah dengan kawasan PA Demangan Baru, dimana terdapat beberapa ruas yang ditonjolkan yakni Pemanfaatan jalan inspeksi sebagai jogging track, Sebaran titik shelter/anjungan sebagai tempat berteduh, Aplikasi tanaman sebagai peneduh di sisi pergola dan tebing sungai, dan Jembatan.
Sedangkan Pengendalian banjir Kali Pepe Hulu dan Anak Sungai Bengawan Solo tersebar di beberapa titik ruas sungai di Kota Surakarta diantaranya adalah Kali Premulung, Kalai Jenes, Kali Boro, Kali Brojo, Anak Kali Kebo, dan Kali Pepe Hulu.
Kepala BBWS Bengawan Solo menyampaikan permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta sehingga dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses.
“Permasalahan umum yang ditemukan dalam pengendalian banjir di kota Surakarta yakni sempadan sungai sudah beralih fungsi menjadi hunian, sehingga sebagian besar perlu dilakukan relokasi dan pembebasan lahan. Oleh karenanya kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta agar pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta bisa segera berproses dan bisa bergerak,” paparnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Gibran Rakabuming Raka mengaku siap mendukung upaya pengendalian banjir di Kota Surakarta. Walikota Kota Surakarta tersebut siap berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo agar masalah-masalah pemukiman yang mengganggu untuk segera diselesaikan.(BBWSBS/Safira)

Koordinasi Proyek Infrastruktur BBWS Bengawan Solo di Kabupaten Wonogiri

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Bupati Wonogiri yang dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang PJPA, Indra Kurniawan, ST., M.Sc, Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo di Jl. Kab. No.4, Sabggrahan, Giripurwo, Kec. Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (29/06/2022).

Kunjungan kerja yang diterima oleh Bupati Wonogiri, Joko Sutopo beserta jajarannya tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Kunjungan kerja kali ini dalam rangka koordinasi terkait Program Kegiatan BBWS Bengawan Solo TA 2022 di Kab. Wonogiri yakni Pembangunan Bendungan, Danau, dan Bangunan Penampung Air Lainnya serta Penyediaan dan Pengelolaan Air Tanah dan Air Baku di Kab. Wonogiri yang di dalamnya juga termasuk rencana pembangunan DI Pidekso. BBWS Bengawan Solo bersama dengan Bupati Wonogiri sekaligus berkoordinasi bagaimana menyelesaikan permasalahan dan penanganan bidang SDA di Kabupaten Wonogiri.

Bendungan Pidekso berada di hulu Sungai Bengawan Solo dan diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Selain irigasi, Bendungan Pidekso juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Untuk diketahui, progres Pembangunan Bendungan Pidekso Lanjutan diketahui sudah mencapai 89% dari rencana yakni 88% pada 24 Juni 2022.
Maryadi Utama, S.T. M.Si., menyampaikan jika diskusi dan koordinasi kali ini sekaligus silaturahmi dengan Bupati Kabupaten Wonogiri beserta jajarannya. Maryadi Utama juga menyatakan jika BBWS Bengawan Solo akan menampung segala aspirasi Kabupaten Wonogiri guna penyelesaian masalah yang dihadapi utuk pembangunan Kabupaten Wonogiri.
“Harapan dalam pertemuan ini semoga semua pihak dapat bekerjasama untuk penanganan bidang SDA di Kabupaten Wonogiri. Kedepannya akan dilakukan koordinasi rencana penyelesaian masalah yang dihadapi untuk pembangunan di Kabupaten Wonogiri,” paparnya. (BBWSBS/Safira)

Monitoring Proyek Rehabilitasi Bendungan Kedung Uling

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T. M.Si., melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Kedung Uling di Desa Ngunggahan, Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah pada Rabu, (29/06/2022).

Monitoring oleh Kepala BBWS Bengawan Solo yang turut didampingi oleh Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo dan PPK OP SDA II tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19.

Letak geografis Bendungan Kedung Uling terletak pada 110o 50’ 25,85’’ BT dan 7o 56’ 19,25’’ LS. Secara administratif pengairan, Bendungan Kedung Uling termasuk dalam wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Bendungan Solo, Ditjen SDA, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Lokasi Bendungan Kedung Uling dapat dicapai dengan kendaraan roda empat dari Kota Surakarta dengan lama perjalanan sekitar 2 jam atau berjarak sekitar 55 km dari Kota Surakarta

Pekerjaan yang dilakukan di Bendungan Kedung Uling meliputi Pekerjaan Pintu Suplesi, Pekerjaan Persiapan Lahan Direksi Keet, Pekerjaan Timbunan, dan Pekerjaan Galian Kupasan. Diketahui jika saat ini progres pekerjaan mencapai 23,504% pada 29 Juni 2022.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Maryadi Utama, S.T. M.Si., meminta agar proyek pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Kedung Uling segera dikejar untuk diselesaikan agar dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.
“Dimohon agar pekerjaan ini segera dikejar (progresnya) sehingga rencana pembangunan keseluruhan bisa terlaksana dengan tepat waktu,” pesannya. (BBWSBS/Safira)