/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

BBWS Bengawan Solo Menghadiri Halal Bihalal DWP Ditjen SDA Kementrian PUPR

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menghadiri Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui video conference. Halal bihalal dengan tema Menjaga Indahnya Taqwa digelar guna menjalin silaturahmi sesama istri pegawai di lingkungaan DWP Ditjen SDA Kementrian PUPR. Meskipun digelar melalui video conference, kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan pada Selasa, (15/06/2021) sebelumnya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Halal Bihalal yang mengusung tema Menjaga Indahnya Taqwa ini juga berlanjut dengan kegiatan Serah Terima Ketua Paguyuban Tirta Asih. Dalam sambutannya, ketua Paguyuban Tirta Asih, Niena R Jarot mengapresiasi acara Halal Bihalal yang rutin digelar tersebut dan turut mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H serta permohonan maaf lahir dan batin.

“Terima kasih atas serah terima jabatannya, inshaAllah kami akan melanjutkan semuanya. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar DWP Ditjen SDA yang telah berupaya sehingga Halal Bihalal ini bisa terwujud. Kami segenap pengurus Paguyuban Tirta Asih menghaturkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Taqaballahu Minna Wa Minkum. Mohon maaf lahir dan batin,” paparnya.

Setelah sambutan acara Halal Bihalal DWP Ditjen SDA Kementrian PUPR tersebut, kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Alquran dan Saritilawah. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa yang bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa selepas Idul Fitri. Kegiatan Halal Bihalal pun diakhiri dengan penampilan marawis dan saling bertegur sapa melalui video conference. (BBWSBS/Fira)

Mengembangkan Kepribadian Berketahanan Untuk Indonesia Maju

Tidak dipungkiri bahwa dalam menjalani Pandemic Covid-19 banyak sekali perubahan yang kita hadapi baik tentang diri sendiri, hubungan kita dalam keluarga, aktivitas di kantor, kegiatan anak-anak dirumah dan banyak hal. Mau tidak mau, kita dituntut untuk menjadi pribadi yang bias beradaptasi dengan cepat dalam melanjutkan hidup. Ibu, sebagai jantung keluarga punya peran yang vital dalam mempertahankan kehidupan keluarga di Masa Pandemi Covid-19 ini, hal tersebut yang melatarbelakangi Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Webinar bertajuk Mengembangkan Kepribadian Berketahanan untuk Indonesia Maju yang diikuti oleh seluruh Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Kementerian PUPR, Rabu (02/09/2020). DWP Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Dalam pembukaanya Ibu Kartika Basuki Hadimuljono selaku Penasehat DWP PUPR menyampaikan bahwa Kita semua harus mencipatakan suasana hati yang nyaman, perbanyak berdoa, perbanyak syukur dan selalu percaya bahwa sesudah gelap pasti ada terangnya begitu pula dengan Pandemic Covid-19 yang saat ini sedang kita jalani.
Webinar yang dipimpin oleh Ibu Evi Brawijaya selaku Sekretaris Bidang Pendidikan DWP PUPR ini menghadirkan Samanta Ananta, M.Psi yang menyampaikan materi tentang peran Ibu dalam keluarga. Ia menyampaikan bahwa seorang Ibu adalah agen terbaik di dalam keluarga, ketika seorang Ibu memiliki emosi yang baik maka semua keluarga akan baik-baik saja. Oleh karena itu diperlukan aktivitas yang dapat menjaga emosi seperti memasak, berkebun, berdandan dirumah, membaca buku dan banyak hal yang dapat ditularkan kepada anggota keluarga sehingga memiliki benteng pertahanan di masa Pandemic Covid-19.

Dalam Webinar turut menghadirkan Dra. Rini Lestari Utami yang berbagi tentang resillience, yaitu sebuah kekuatan dalam menjalani hidup. Ia bercerita bahwa tidak masalah kalau tidak baik-baik saja, its okay not to be okay! Tidak dipungkiri di masa Pandemic Covid-19 ini banyak hal sulit yang harus kita hadapi, dijalani dan diselesaikan, tetapi justru situasi-situasi sulit tersebut yang menjadikan bekal kita untuk bertahan di masa depan. Pandemic Covid-19 ini banyak sisi positif yang dipelajari baik untuk diri sendiri, hubungan suami dan istri, hubungan keluarga, hubungan pertemanan, tumbuh kembang anak dan lain-lain.

Sebagai seorang perempuan, seorang Ibu yang memiliki banyak peran kita harus mencintai diri sendiri. Hidup ini hanya sekali, yang sudah berlalu tidak akan kembali. Kita hanya punya hari ini jadi mari terus menjadi diri sendiri dengan melakukan semua kebaikan dengan penuh cinta, (bbwsbs/sita)

Air dan Kain Perca

Dirumah pasti kita punya kain yang sudah tidak dipakai atau yang biasanya disebut sebagai kain perca, ternyata kain perca dapat dimanfaatkan untuk membuat barang yang berguna berupa kerajinan taplak meja, seperti yang dilakukan Paguyuban Ibu-ibu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang menyelenggarakan Lomba Kreasi Kain Perca, Jumat (13/03/2020).

Nelly Diana Manu selaku Ketuga Paguyuban Ibu-Ibu Balai Besar Wilayah Solo menyampaikan bahwa memanfaatkan kain perca dapat mengurangi polusi akibat sampah non organic juga dapat mengasah perasaan dengan menjahit.

Lomba dilakukan secara individu dengan membuat kerajinan perca pada kain yang memiliki panjang 20×60 cm selama 2 jam. Peserta lomba membuat kerajinan kain perca dengan tema bebas dengan hasil cantic dan dapat dimanfaatkan untuk taplak di ruang tamu rumah.

Di akhir acara terdapat sesi diskusi tentang manfaat air hujan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro, ST, MT, MM (bbwsbs/sita).

Oktober Ceria dengan Senam Yoga dan Ngobrol Tentang Kesehatan Gigi

Ada pepatah mengatakan bahwa olahraga di masa muda bisa menjadi investasi kesehatan di masa tua dan Yoga adalah salah satu pilihan olahraga yang sepertinya seru untuk dilakukan sering-sering. Seperti har ini Paguyuban Bengawan Solo melakukan Kelas Pagi Yoga bersama di Gedung Seba Guna PJT 1, Jumat (11/10/2019).

“Silahkan semua belajar tentang yoga dan kesehatan gigi agar bisa di praktekan di rumah dan dibagi kepada keluarga tercinta” Pesan Nelly Diana Manu dalam sambutannya.

Semua peserta yang hadir melakukan Yoga bersama Ibu Ani yang mengajarkan beberapa gerakan Yoga sederhana yang bisa dilakukan dirumah seperti setaed yoga pose, pernafasan, child pose, paschimottanasana dan pavanamuktasana.

Setelah senam Yoga bersama sesi selanjutnya adalah pemberian materi oleh drg. Ade Ivin Defrigunawan dari Puskesmas Nogosari yang menyampaikan materi tentang kesehatan gigi. Dr. Ade berpesan agar selalu menjaga kebersihan gigi dengan cara rajin menyikat gigi dengan benar dan jangan lupa periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Seluruh bagian tubuh kita memang butuh diperhatikan agar bisa menjalani kehidupan yang apsti terjadi dengan segala cerita didalamnya, semangat sehat dan kuat! (BBWSBS/sita).

Lomba Kecantikan Tanpa Cermin

Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April merupakan hari yang didedikasikan untuk pahlawan nasional Indonesia Raden Ajeng Kartini yang banyak memberikan inspirasi dan gigih memperjuangkan perempuan. Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam rangka memperingati hari kartini menyelenggarakan Lomba Kecantikan Tanpa Cermin, Jumat (12/04/19).

Lomba kecantikan tanpa cermin ini diselenggarakan di aula badminton Gedung PJSA yang diikuti oleh dharma wanita, paguyuban bengawan solo dan karyawati BBWS Bengawan Solo. Lomba memiliki filosofi bahwa sebagai wanita Indonesia kita harus bisa memeprcantik diri dari inner bauty maupun outer beauty.

Sebelumnya Dharma Wanita juga menyelenggarakan bakti sosial dengan mengumpulkan pakaian layak pakai yang kemudian disalurkan ke Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus. Sebagai perempuan banyak hal yang bias dilakukan untuk dunia, dengan berbagi dan memberi kebaikan untuk banyak orang. Untuk tau lebih lanjut bagaimana keseruannya jangan lupa saksikan talkshow Bersama Dharma Wanita di Hari Kartini di Bengawan TV ya (DATIN BBWSBS/sita).

Beauty Class Bersama Pixy

Menjaga penampilan adalah kewajiban seorang wanita, kapanpun dan dimanapun harus terlihat rapi, bersih dan ceria. Inilah yang selalu menginspirasi Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk menjaga kecantikan dirinya. Seperti hari ini, Jum’at (09/11/2018) Dharma Wanita BBWS Bengawan Solo mengadakan Beauty Class Bersama Pixy di Graha Tirta Bengawan Solo.
Beauty Class adalah salah satu pelatihan untuk menambah pengetahuan dalam mempercantik diri yang bertujuan untuk menutupi suatu kekurangan yang ada diwajah dan menonjolkan kelebihan yang sudah dimiliki.

“Semoga ibu-ibu bisa lebih paham tentang make up yang benar, karena penampilan dapat berpengaruh dalam kinerja” Pesan Pixy Make Up Instructure dalam presentasinya.

Beauty Class kali ini mengangat tema Look Make Up Formal untuk ke kantor, dimana Ibu-Ibu Dharma Wanita diberi materi sambil praktek berdandan sekaligus bertanya jawab. Pelatihan semacam ini sangat bermanfaat agar kita bisa menjaga diri dan menyenangkan suami serta banyak orang (BBWSBS/sita).

Tes Iva dan Sadanis Untuk Cegah Kanker Lebih Dini

Dalam rangka Bulan Peduli Kanker Payudara Sedunia (Breast Cancer Awareness Month) Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, menyelenggarakan Pemeriksaan IVA Test dan SADANIS, Jumat, (12/11/2018).

“Kanker Serviks dan Kanker Payudara merupakan salah satu penyebab kematian perempuan, oleh karena itu kita semua memiliki kewajiban untuk menjaga dengan cara mendeteksi dini. Kita tidak perlu takut karena tugas kita hanya merawat apa yang kita miliki untuk suami kita dan anak cucu kita semua” Pesan Nelly Manu dalam sambutannya.

Acara ini dibuka dengan penyematan selendang khas NTT kepada para petugas kesehatan pada pemeriksaan  IVA Test dan SADANIS hari ini. Sebelum dilakukan pemeriksaan peserta diberikan penyuluhan tentang  IVA Test dan SADANIS.

Kanker Serviks merupakan kanker terbanyak yang diderita oleh perempuan di Indonesia. Kanker ini berawal dari tumor ganas yang mengenai leher rahim dan disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Leher rahim yang terpapar virus HPV berpotensi menjadi kanker dalam waktu 3-17 tahun jika tidak dilakukan tindakan pencegahan. Deteksi dini terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan Tes IVA ( Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) yang merupakan pemeriksaan skrining kanker serviks dengan pemberian asam asetat atau asam cuka pada leher rahim selama 1 menit. Pemberian asam asetat ini merupakan metode mudah dan murah namun memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menyimpulkan hasil pemeriksaan IVA negatif (normal) atau positif (ada lesi pra kanker). Dalam durasi 60 detik, hasil pemeriksaan akan diketahui jika ada kelainan, yaitu munculnya plak putih pada serviks yang perlu diwaspadai sebagai luka pra kanker. Idealnya, skrining pada wanita usia 35 – 40 tahun wajib dilakukan setiap 3 tahun sekali. Sedangkan bagi wanita yang belum menikah, sangat dianjurkan untuk melakukan vaksin HPV terlebih dahulu.

“Ibu-ibu bisa menjadikan moment Ulang Tahun sebagai waktu untuk memberikan self reward terhadap diri sendiri dengan rutin IVA Test, karena lebih baik tau dari pada terlambat” Jelas salah satu petugas kesehatan.

Kanker payudara juga masuk dalam daftar 10 penyebab kematian terbanyak perempuan di Indonesia. Kita bisa mencegah munculnya penyakit ini dengan melakukan serangkaian pemeriksaan rutin seperti Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS). SADARI dapat dilakukan pada rentang hari ke 7 – 10 setelah hari pertama menstruasi dimana payudara sedang dalam kondisi paling lunak. Langkah awal melakukan SADARI adalah dengan mengamati kondisi payudara, lalu mengangkat tangan sebelah kanan dan raba payudara dengan tangan kiri dari arah pinggir, memutar ke arah putting susu lalu tekan dengan perlahan. Apabila terdapat cairan berwarna merah darah maka bisa saja merupakan indikasi adanya sel kanker. Lakukan gerakan yang sama dalam keadaan berbaring untuk meraba kemungkinan adanya benjolan. Memang, tidak semua benjolan berarti kanker. Namun, apabila menemukan benjolan yang tidak terasa sakit dan muncul selama 2 kali siklus menstruasi, lebih baik datang ke dokter spesialis onkologi untuk dilakukan SADANIS guna menegakkan jenis benjolan yang ada.

Seluruh peserta sangat antusias saat mendengarkan penyuluhan, ada yang aktif bertanya dan bersemangat mengikuti IVA tes dan SADANIS. Semoga dengan adanya acara ini semua bisa terus menjaga kesehatan wanita (BBWSBS/sita).

Berkreasi Sambil Menyelamatkan Lingkungan

Setiap hari sampah terkumpul dan menumpuk di sekitar kita. Salah satu penyumbang terbesar sampah adalah kertas koran yang sudah tidak terpakai. Hal tersebut menginspirasi Ibu-ibu Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam menyelenggarakan Pelatihan Membuat Kerajinan dari Kertas Koran (Jum’at 21/08/2018).

Dalam pertemuan rutin kali ini sengaja menghadirkan Nares yang merupakan seorang pengrajin berbahan dasar kertas koran. Pelatihan ini cukup membuat Ibu-Ibu Dharma Wanita excited karena mendaur ulang kertas merupakan salah satu bentuk kepedulian kita dalam menyelamatkan lingkungan.

Alat dan bahan dalam pelatihan kali ini cukup sederhana yaitu koran, lidi  lem, gunting, cutter, loyang bulat, pilox dan hiasan. Caranya pertama-tama koran di potong persegi panjang menjadi empat bagian, lalu lidi dibungkus dengan koran, kemudian lidi tersebut di tata ke dalam dua bagian dan di lingkarkan membentuk lingkaran dengan menggunakan lem, setelah itu dibuat sesuai dengan ukuran loyang, setelah bahan jadi ditempel didalam loyang, diwarnai dengan pilox dan dihias sesuai dengan selera masing-masing.

Cukup sederhana namun perlu keterampilan, ketelitian dan kreativitas yang baik agar dapat menghasilkan hasil kerajinan yang dapat digunakan sehari-hari seperti nampan, tas, tempat tisu dan lain-lain. Selain bisa digunakan secara pribadi, hasil kerajinan ini apabila dijual juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena berbahan baku yang murah, ramah lingkungan dan memiliki estetika yang menarik.

Semoga dengan adanya pelatihan ini Ibu-Ibu Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dapat berkreasi dirumah dan bisa mengajarkan kepada anak-anak, keluarga dan juga tetangga agar semua dapat memanfaatkan kertas koran (DATINBBWSBS/sita)

Hebohnya Lomba Senam Maumere di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo

Senam Maumere cukup popular di berbagai kalangan, di berbagai acara, di social media dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Sebenarnya nama lagunya adalah “Gemu Fa Mi Re” yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda, namun masyarakat lebih familiar dengan sebutan Maumere. Maumere merupakan salah satu nama daerah di NTT. Hari ini Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengadakan Lomba Senam Maumere untuk seluruh karyawan (10/08/2018).

“Acara ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Senam Maumere di kalangan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan mempererat hubungan antar karyawan” Ungkap Nelly Manu selaku Ketua Dharma Wanita dalam sambutannya yang sekaligus mendeskripsikan Senam Maumere.

Lomba Maumere hari ini diikuti oleh 12 Grup yang berasal dari tiap bidang. Peserta lomba menggunakan kostum yang unik dan berbeda-beda. Ada yang memakai pakaian khas NTT, pakaian serba hitam yang dilengkapi rumbai kain dan kalung, pakaian senam dengan selendang, pakaian casual bahkan ada juga yang membuat kostum yang diberi nama sendiri lengkap dengan make up dan accessories. Semua bersuka cita, bersiap dan bersemangat mengikuti lomba yang super heboh ini.

Juara 1dimenangkan oleh Tim Orange Jus dari bidang PJPA, Juara 2 Tim Bendung 1 dari bidang PJSA dan  Juara 3 dimenangkan oleh Tim Cinta OP dari bidang OP, sedangkan untuk Juara Harapan 1 adalah Tim Merah dari bidang PJSA, Juara Harapan 2 adalah Tim Ulu-ulu dan Juara Harapan 3 adalah Tim Bendung 2 dari bidang PJSA.

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah menarik dan seluruh peserta lomba mendapat cinderamata berupa selendang khas NTT. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo juga memberikan hadiah untuk supir, office boy dan keluarganya. Seusai lomba dilanjutkan dengan hiburan dari penyanyi local yang sangat meriah. Seluruh karyawan BBWS Bengawan Solo bergoyang dan merasa senang.

Acara ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun RI yang ke 73. Semoga dengan adanya lomba Senam Maumere ini dapat melestarikan adat dan budaya yang khas dari Indonesia Timur ini juga sekaligus sebagai ajang untuk refreshing bagi seluruh karyawan Balai. Sampai jumpa di lomba-lomba selanjutnya yaaaaaaaa! (DATINBBWSBS/sita)

 

 

 

Halal Bihalal Dharma Wanita dan Pembagian Beasiswa

Sukoharjo – Keluarga Besar Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo pada tanggal 13 Juli 2018 ,bertempat di Gedung Graha Tirta mengadakan Halal Bihalal sekaligus Pembagian Beasiswa bagi anak-anak dari karyawan BBWS Bengawan Solo yang berprestasi.

Acara Halal Bihalal ini diawali dengan pembacaan ayat Alqur’an, sambutan dari ketua Dharma Wanita dan pesan-pesan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk anak-anak penerima beasiswa.

Dalam sambutan yang disampaikan ketua Dharma Wanita Ibu Nelly D.P Manu-Ndoloe mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada segenap keluarga besar Dharma Wanita BBWS Bengawan Solo, “karena beberapa waktu yang lalu kita semua dipertemukan dengan bulan suci Ramadan yang penuh berkah, ampunan dan tenggang rasa, kemudian kita telah menyambut hari kemenangan Idulfitri 1439 H, marilah kita saling memaafkan”.

Acara Halal Bihalal ini dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa kepada 60 anak dari karyawan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang berprestasi pada kenaikan kelas periode 2017/2018 kali ini.

“Adik-adik harus rajin belajar, kalau hari ini rangking dua mungkin tahun depan bisa rangking satu begitu seterusnya harus terus menjadi lebih baik” pesan Ir. Charisal A. Manu, M.Si.

Acara ini juga dapat dikatakan sebagai ajang silaturahim setelah beberapa waktu tidak berkumpul dikarenakan libur lebaran. Anak-anak yang mendapat beasiswa nampak senang begitu pula dengan para orangtuanya yang bersuka cita mendapat doorprize yang disediakan. Semoga kebersamaan Dharma Wanita BBWS Bengawan Solo dapat terus terjalin dengan baik (DATINBBWSBS-sita)