/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

P3TGAI Hidupkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Infrastruktur SDA

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama staff meninjau lokasi Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukoseweu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021).

P3TGAI di lokasi ini dikerjakan oleh 15 orang dan saat ini Progres Fisik nya telah mencapai 23%. Pekerjaan yang telah dilaksanakan adalah galian tanah sedalam 120 m, pasangan batu 120 m dan plesteran 50 m. Dengan Pola Tanam Padi Padi Palawija yang dapat menghasilkan produksi 7 Ton/Ha para petani sangat antusias terhadap Program P3TGAI.

Dalam kesempatan ini Kepala BBWS Bengawan Solo berkesempatan berinteraksi langsung dengan Petani yang mengerjakan P3TGAI di saluran sepanjang 280 meter ini. Ia berpesan agar semua dapat terus bekerja dengan baik sampai saluran ini jadi dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat petani.

“Ayo terus semangat sampai saluran ini jadi agar nanti dapat menjadi teman baik dalam melakukan usaha tani!” Pesan Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dengan penuh suka cita.

P3TGAI merupakan Program Padat Karya Tunai (Cash for Work) yang melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat khususnya petani. sehingga masyarakat dapat semakin guyup rukun dalam melaksanakan kegiatan usahatani sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian (bbwsbs/sita).

Geliat P3TGAI Wilayah Hilir

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Serah Terima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Wilayah Hilir Tahap II dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Selasa (14/07/2020).

Peserta dalam kegiatan ini adalah Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Wilayah Hilir, Konsultan Manajemen Balai (KMB) Wilayah Hilir dan Kepala Desa Penerima P3TGAI Tahap I.

Agenda dalam pertemuan ini adalah dilakukan serah terima Hasil Pelaksanaan P3TGAI Tahap I melalui perwakilan 5 Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) kepada PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA IV Antonius Suryono, A.Md.T, SH, MMT dan juga serah terima dari perwakilan HIPPA dan perwakilan Kepalada Desa di masing-masing Kabupaten (Gresik, Bojonegoro, Tuban, Lamongan) kepada Satker Operasi dan Pemeiharaan SDA Surendro Adi Wibowo, ST, MT.

Dalam kegiatan ini diberikan materi tentang Pelaksanaan P3TGAI Tahap II dan materi tentang Evaluasi Kinerja P3TGAI Tahap II. Dengan adanya P3TGAI ini diperoleh manfaat meningkatnya kinerja layanan irigasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani di wilayah Hilir Sungai Bengawan Solo (bbwsbs/sita).

Setengah Perjalanan Kegiatan Perencanaan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengadakan Rapat Evaluasi Paket Perencanaan di Ruang Sidang Bengawan Solo, Kamis (27/06/2019).

Dalam diskusi tersebut dibahas tentang Pekerjaan -pekerjaan jasa konsultansi yang dilakukan pada tahun anggaran 2019 ini. Perencanaan SID-DI Kewenangan Pusat (IPDMIP), SID-DI Kewenangan Provinsi (IPDMIP), SID-DI Kewenangan Kabupaten, Pelaksanaan dan Penyusunan PSETK-DI Pusat, SID DD Pembangunan Bendung Plesungan merupakan paket-paket yang berpengaruh terhadap capain bidang perencanaan.

Profesionalisme itu yang sangat penting, bekerja semaksimal mungkin niscaya perusahaan dan personal akan mempunyai nilai tambah tersendiri, tandas Charisal A Manu Kepala BBWS Bengawan Solo. Dalam evaluasinya kepala balai juga menekankan bahwa hasil desain haruslah menjadi dokumen yang efektif yang nantinnya bisa diimplementasikan.

Mudah-mudahan setelah ini lebih cepat lagi dan harus selalu berkoordinasi dengan direksi tutup Ery Suryo Kusumo PPK Perencanaan dan Program (BBWSBS/charis).

FGD DI Gondang Lamongan

Kabupaten Lamongan terkenal dengan julukan lumbung padi jawa timur dengan hasil pertanian yang sangat baik. Untuk meningkatkan kesejahteraan petani diperlukan system yang mendukung, salah satunya adalah air melalui sistem irigasi.

Sesuai dengan Permen PUPR No 30 PRT/M2015, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Focus Group Disscusion dalam penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknik dan Kelembagaan (PSETK) Daerah Irigasi Gondang Lamongan, Kamis (22/03/2019).

Diantara beberapa permasalahan yang terdapat di DI Gondang Lamongan adalah kekurangan air pada musim tanam tertentu, jalan inspeksi yang rusak, tanggul jebol, beberapa aluran yang tidak berfungsi, ketersediaan air yang tidak merata dan beberapa permasalahan lainnya.

Winda Agustin selaku perwakilan dari BBWS Bengawan Solo menyampaikan bahwa segala permasalahan nantinya akan menjadi bekal dalam penyusunan PSETK sehingga dapat menjadi bekal dalam perbaikan Daerah Irigasi Gondang Lamongan (BBWS/sita).

Menjaring Aspirasi DI Pacal

Kabupaten Bojonegoro merupakan kabupaten yang mayoritas penduduknya berusaha pada sector pertanian. Untuk menunjang perkembangan sector pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro khususnya Daerah Irigasi Pacal, diperlukan perencanaan, pengembangan serta pengelolaan irigasi yang berkelanjutan. Hal tersebut yang melatarbelakangi BalaiBesar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Foccus Grup Disscusion dalam penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknik dan Kelembagaan (PSETK) Daerah IrigasiPacal, Jum’at (15/03/2019).

Dalam FGD kali ini petani masing-masing perwakilan petani menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pengelolaan irigasi danu sahatani. Diantara permasalahan yang dihadapi petani adalah kurang aktifnya HimpunanPetaniPemakai Air (HIPA), tidak ada pembiayan atau iuran untuk kelompok tanidan HIPA, pembagian air yang tidakmerata, rusaknya pintu air dan perbedaan perlakuan dalam pembagian air dan lain-lain.

Segala permasalahan tersebut nantinya akan menjadi bekal buntuk menyusun Profil Sosial Ekonomi Teknik dan Kelembagaan (PSETK) Daerah IrigasiPacal (BBWSBS/sita)

Jaring Aspirasi Dengan PKM

Dalam rangka meningkatkan produktivitas lahan yang optimal diperlukan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi partisipatif untuk peningkatan kinerja sistem irigasi. Hal tersebut yang melatarbelakangi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui PPK Perencanaan Umum dan Program bersama PT. Daya Cipta Dianrancana dan Nadiputra Pratama Consultans melaksanakan Pertemuan Konsultasi Masyarakat untuk mensosialisasikan tentang Pekerjaan Survei Investigasi dan Desain (SID) DI Kewenangan Kabupaten (IPDMIP) Kabupaten Madiun, Kamis (21/02/2019).

Lokasi pekerjaan sendiri ini berada di DI. Sareng, kecamatan Dlopo, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur.

Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai pekerjaan SID-DI Kewengangan Provinsi (IPDMIP) yang akan dilaksanakan serta menampung aspirasi secara langsung dari masyarakat beserta stake holder yang berkepentingan dalam pengelolaan Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten Madiun terkait permasalahan, kendala, serta usulan pengelolaan SDA yang dijadikan fokus untuk pelaksanaan rehabilitasi dari program IPDMIP (BBWSBS/charis).

Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI Wilayah Hulu

P3-TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik sebagaimana termuat dalam program nawa cita ke tujuh melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan. Untuk mewujudkan itu semua, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengadakan Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI di Wilayah Hulu, Senin (18/02/2019).

Sosialisasi ini bertujuan untuk menginformasikan kegiatan P3-TGAI kepada stakeholder didaerah irigasi yang berada di Hulu Sungai Bengawan Solo sehingga semua pihak yang terlibat dapat turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini serta mendukung usaha Pemerintah dalam meningkatkan Swasembada Pangan.

Berdasarkan Kepmen PUPR No 1096/KPTS/M/2018 tanggal 27 Desember 2018 Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima sebanyak 400 lokasi P3-TGAI yang meliputi 122 lokasi di Provinsi Jawa Tengah dan 278 lokasi di Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI rencananya juga akan dilaksanakan pada besok Kamis di Bojonegoro dan Senin di Madiun (BBWSBS/sita).

Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Balai Kegiatan P3-TGAI

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Balai Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI), Rabu (6/02/2018). P3-TGAI merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja irigasi desa guna kesejahteraan petani, peningkatan ekonomi masyarakat dan berkontribusi untuk ketahanan pangan. Program P3-TGAI juga bertujuan menyediakan air bagi kawasan pertanian melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil (luas kurang dari 150 hektar), irigasi tersier dan irigasi desa yang dilakukan dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Charisal dalam sambutannya menyampaikan bahwa program P3-TGAI adalah proses yang panjang yang melibatkan banyak orang yang terlibat sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar program ini dapat terlaksana dengan baik.

Pertemuan ini diawali dengan penyampaian pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan P3-TGAI di lingkungan BBWS Bengawan Solo pada tahun Anggaran 2018 yang disampaikan oleh Kepala bidang OP SDA Dra. Nova Dorma Sirait, MT.

Dalam paparannya Asep Deden N, ST, M.Si selaku Subdit Fasilitasi dan Jaringan Irigasi Daerah Direktorat Bina OP menyampaikan tentang Kebijakan Pelaksanaan P3-TGAI agar Petani Pemakai Air (P3A), Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB) selaku tim pelaksana harus teliti baik dilapangan maupun saat membuat laporan.

Ir. Maryanto selaku Subdit Fasilitasi dan Jaringan Irigasi Daerah Direktorat Bina OP menjelaskan tentang pelaksanaan P3-TGAI TA 2019 agar lebih teliti dalam penetapan Daerah Irigasi, melakukan validasi lokasi yang belum dilakukan validasi dan bila belum ada P3A segera disiapkan pembentukan dan yang masih legalitas SK Kepala Desa ditingkatkan menjadi akta notaris (BBWSBS/sita).