/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Monitoring Paket Pekerjaan Di Bojonegoro

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Lokasi pertama yang di kunjungi yakni pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal di Kabupaten Bojonegoro (Tahap II) di Desa Klepek, Kecamatan Suko Sewu, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/06/2022). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kunjungan kerja dipimpin oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Indra Kurniawan, ST., M.Sc., Kepala SNVT PJPA Bengawan Solo, Yudhi Triana Dewi, S.T., M.Eng., PPK Irigasi dan Rawa II, Ery Suryo Kusumo, S.Pd., MT dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, ST. M.Si., mengatakan bahwa lingkup pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal meliputi Normalisasi Hilir Bendung. Perbaikan Saluran Penguras Kiri Panjang Bangunan dan Pekerjaan Revetment Hilir Bendung.

“Progres pekerjaan pada hari ini mencapai 28%. Saya minta agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Rehabilitasi Bendung Klepek D.I. Pacal dapat dilaksanakan sesuai dengan targetnya,” katanya.

Ia menjelaskan ada beberapa penyebab yang dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Faktor cuaca yang tak bersahabat dan kondisi muka air yang masih lumayan dalam menjadi kendala dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Menurutnya, dua permasalahan ini sangat menghambat pekerjaan.

“Saya meminta agar dalam pelaksanaan pekerjaan ini agar selalu memantau kondisi muka air selain itu dapat melakukan kerja sama dengan aparatur beserta warga setempat untuk lebih memahami medan di lapangan sehingga bisa melaksanakan sistem Kistdam dan Dewatering dengan optimal,” ujarnya.

Sebagai informasi, Bendung Klepek memiliki dua intake yakni intake kiri yang mengairi sawah seluas 2.500 ha dan intake kanan yang mengairi lahan sawah seluas 14.188 ha.

Monitoring dilanjutkan berkunjung ke Bendungan Gongseng merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Bendungan ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. (BBWSBS/Tamara/Ferri)

BBWSBS Lakukan Rapat Koordinasi Membahas Progres Pekerjaan TA 2022

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (07/06/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Rakor dipimpin oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Maryadi Utama, S.T., M.Si., yang diikuti oleh seluruh kabid, kasatker dan PPK.
Rakor diawali dengan presentasi masing-masing bidang yang meliputi capaian progres pekerjaan fisik yang dikerjakan, progres keuangan dan progres tender di tahun anggaran 2022, serta membahas mengenai kendala yang dihadapi dan solusi yang bisa dilakukan.

Maryadi, mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya pertemuan ini adalah sebagai evaluasi rencana dan realisasi program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang seluruh pekerjaan di BBWS Bengawan Solo. “Semoga pelaksanaan pekerjaan fisik yang sedang digarap dapat terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” (BBWSBS/Tamara)

Serah Terima Jabatan Pejabat Perbendaharaan di BBWS Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Perbendaharaan di lingkungan BBWSBS, di Kantor BBWSBS, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (07/06/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun pejabat yang berganti yakni, Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., M.P.SDA. digantikan oleh Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T., M.M., M.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Program, Ni Nyoman Indah Pramadewi, ST, M.Eng digantikan oleh Reski Handarwati Nur Rochmah, S.T., PPK Penatagunaan Sumber Daya Air, yang sebelumnya dijabat oleh Reski Handarwati Nur Rochmah, S.T digantikan oleh Ratih Nilam Sari, S.T., M.P.SDA., PPK Irigasi dan Rawa I, Yasir Koesnarto, S.P., MPSDA digantikan oleh Dimas Arry Priyo Hambodo, S.T., M.T., PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air I, Ratih Nilam Sari, S.T., M.P.SDA digantikan oleh Ni Nyoman Indah Pramadewi, ST, M.Eng.,PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air II, Ika Yulianti, ST.MT digantikan oleh Depy Riawan, S.T., PPK Pendayagunaan Air Tanah, Fathoro Trimariat, S.T., M.T. digantikan oleh Wahyana, S.T., M.T.,

Sedangkan PPK Pendayagunaan Air Baku yang sebelumnya di jabat oleh Wahyana, S.T., M.T. digantikan oleh , Fathoro Trimariat, S.T., M.T., Pejabat Penguji SPM, Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Vindra Sofiani Agustina, SE digantikan oleh Destia Nugraheni, S.E., M.M., sedangkan Pejabat Penguji SPM, SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang sebelumnya dijabat oleh Destia Nugraheni, S.E., digantikan Vindra Sofiani Agustina, SE., Pejabat Penguji SPM, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Hilda Retnoningsih,SS, S.E, M.Si. digantikan oleh Dian Yunita Ikasari, S.IP., Pejabat Penguji SPM, SNVT Air Tanah dan Air Baku Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Geulis Parasati, S.E. digantikan oleh Putri Mayang Sari, S.SOS dan terakhir Bendahara Pengeluaran, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo, Putri Mayang Sari, S.SOS digantikan oleh Hilda Retnoningsih,SS, S.E, M.Si.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Maryadi Utama, S.T., M.Si., berpesan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan salah satu proses manajemen dalam organisasi untuk peningkatan kinerja di BBWS Bengawan Solo. Jabatan yang akan diemban nanti adalah untuk peningkatan kinerja.

“Sertijab pejabat berdasarkan keahlian, kemampuan, dan integritas. Saya minta agar para pejabat baru cepat beradaptasi dan loyal dalam merumuskan kebijakan. Saya berharap ada loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan yang diemban. Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari adanya kebersamaan dan kekompakan dari seluruh pejabat dan staf yang solid,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Tingkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Petugas Pos Hidrologi

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melalui Unit Hidrologi menyelenggarakan Pelatihan Petugas Pos Hidrologi, di Puri Asri Hotel & Resort, Magelang, Jawa Tengah, Kamis – Jumat (02-03/06/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh 100 Petugas yang terdiri dari Petugas Pos Curah Hujan, Petugas Pos Duga Air dan Petugas Klimatologi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam kegiatan Pelatihan Petugas Hidrologi, para peserta diberikan materi perihal Evaluasi Kinerja Petugas Pos Hidrologi di Wilayah Sungai Bengawan Solo yang disampaikan oleh Adiel Putra Wijaya ST, M.Eng selaku Sub Koordinator Perencanaan Umum BBWS Bengawan Solo dan materi mengenai SOP Pembacaan Data Hidrologi di Lapangan disampaikan oleh Drs. Petrus Syariman, MT.

Kepala Bidang KPI SDA BBWS Bengawan Solo Ali Rahmat, ST, MT, dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS menyampaikan Petugas pos hidrologi adalah kepanjangan tangan BBWS Bengawan Solo di dalam melaksanakan pencatatan dan pelaporan data hidrologi di lapangan serta di dalam pelaksanaan operasi dan pemeliharaan pos hidrologi. Petugas pos hidrologi ini harus memiliki kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, sehingga data yang dihasilkan akan tepat dan akurat.

“Data hidrologi mempunyai peran dan manfaat yang sangat penting di dalam pengelolaan sumber daya air, misalnya untuk keperluan alokasi air di saat musim kemarau dan untuk mendukung Sistem Peringatan Dini Bencana di saat musim hujan. Oleh karena itu, pencatatan data hidrologi harus kita lakukan secara tepat dan akurat,” ujarnya.

Ali Rahmat berharap melalui pelatihan ini, para petugas pos hidrologi dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga setelah pelatihan ini dapat melaksanakan tugas dengan tepat dan akurat.
Sebagai apresiasi atas kinerja yang baik, BBWS Bengawan Solo memberikan Penghargaan kepada Petugas Pos Curah Hujan dan Klimatologi Terbaik yaitu Ibu Sri Hartini selaku Petugas Pos Curah Hujan Jatisrono, Bapak Aris Sugiyarto selaku Petugas Pos Curah Hujan Bangunsari dan Ibu Patemi selaku Petugas Pos Curah Hujan Sembung.

Selain itu terdapat Penghargaan kepada Petugas Pos Duga Air Terbaik yaitu Bapak Sugiyanto selaku Petugas Pos Duga Air Serenan, Bapak Suwarno selaku Petugas Pos Duga Air Ketonggo dan Bapak Ekwan selaku Petugas Pos Duga Air Malo Bridge. (BBWSBS/Tamara)

Antisipasi Melalui Rencana Tindak Darurat

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyiapkan sejumlah langkah antisipasi melalui Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Songputri, Bendungan Nawangan dan Bendungan Parangjoho jika mengalami kegagalan konstruksi. Meskipun saat ini ketiga bendungan tersebut dalam kondisi normal, tetap harus dilakukan monitoring secara terus menerus.

Kegiatan Koordinasi Rencana Tindak Darurat ini dilakukan di Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (25/05/2022). Acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan koordinasi ini dihadiri oleh BBWS Bengawan Solo, Bupati Wonogiri, Setda Wonogiri, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa.

Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS menyampaikan sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2015 Pasal 2 bahwa konsepsi keamanan bendungan harus memiliki 3 pilar yang salah satunya adalah kesiapsiagaan tindak darurat. Maka dari itu pengelola bendungan harus menyusun dokumen RTD.

“Dokumen RTD merupakan dokumen yang digunakan sebagai pedoman atau petunjuk yang didalamnya memuat Pengamanan Bendungan dan Penyelamatan Masyarakat serta Lingkungan, dimana dokumen ini disiapkan secara baik, cermat, dan lengkap, sehingga pada saat keadaan darurat bendungan, dapat dilakukan tindakan pencegahan secara cepat, tepat, dan efektif yang pada akhirnya dapat dicegah atau setidaknya dikurangi risiko terjadinya kegagalan bendungan,” ujarnya.

Sri Wahyu mengatakan bahwa BBWS Bengawan Solo telah menyusun RTD guna menjaga keamanan bendungan dari Bendungan Songputri, Nawangan dan Parangjoho itu sendiri.
“Dengan adanya acara ini, kami mengharapkan masukan dari pihak-pihak terkait guna kesempurnaan Dokumen RTD ini sehingga kegagalan bendungan dapat diminimalisir dan bendungan selalu bermanfaat banyak bagi masyarakat sekitar,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Tingkatkan Kapasitas SDM Melalui Kegiatan Pelatihan Petugas Pintu Air Demangan Baru

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo berupaya meningkatkan kemampuan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan Petugas Pintu Air Demangan Baru di di The Alana Hotel and Convention Center, Jawa Tengah, Selasa (24/05/2022). Kegiatan ini tetap menerapakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kegiatan Pelatihan Petugas Pintu Air ini dimaksudkan untuk menambah wawasan bagi petugas dalam melaksanakan kegiatan operasi, dan pemeliharaan pintu air.
Selain itu petugas yang di lapangan mampu lebih terampil dan berkompeten serta memahami tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan operasi dan pemeliharaan secara baik dan benar.

Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) sangatlah penting untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan Pintu Air Demangan Baru.

“Pintu Air Demangan Baru yang terletak di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dikerjakan dalam dua tahapan. Tahap I TA 2019 dengan pekerjaan struktur pintu, revetment, dan pek. parapet. Tahap II TA 202 dengan pekerjaan pintu, mekanikal elektrikal pompa, genset, kabel power dan pemasangan terminasi, 3 trashrack, rumah pompa, rumah jaga, rumah genset dan revetment. Pekerjaan ini telah selesai pada bulan Desember 2021 dan sejak saat itu proses pengoperasian pintu air mulai dilakukan,” katanya.

Naryo berharap melalui pelatihan ini dapat menjadi ajang menambah wawasan. Selain itu para petugas dapat mengidentifikasi permasalahan dan pemantauan pintu air yang perlu dilakukan khususnya oleh Pengelola pintu air guna peningkatan pelaksanaan, mengantisipasi terjadinya kegagalan pengoperasian, dan pemeliharaan pintu air di masa yang akan datang.

Sebagai informasi, Pintu Air Demangan memiliki peran yang sangat penting dalam pengendalian banjir Kali Pepe dan Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta, baik dalam hal pengaturan ketinggian muka air maupun penampungan air sementara di saat banjir.

Manfaat dari Pekerjaan Pintu Air Demangan, antara lain menambah areal layanan dan meningkatkan fungsi pintu air dan pompa yang lama, bangunan pintu air demangan terintegrasi dengan penanganan banjir kota Surakarta yang sudah dilaksanakan, mempertahankan pengaman terhadap banjir, menambah areal layanan proteksi terhadap genangan banjir, pemindahan posisi pintu air ke muara Kali Pepe Hilir, menambah ruang publik di Kota Surakarta. (BBWSBS/Tamara)

River Closure Bendungan Jlantah

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring progress pengalihan sungai / river closure di Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Kamis (21/04/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWS Bengawan Solo, Bambang, S.E., S.T., M.T., Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan, Dony Faturochman, S.T., M.T., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Bendungan Jlantah terletak di Desa Tlobo dan Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bendungan tersebut memiliki luas genangan 50,45 Ha dan kapasitas tampung 10,97 juta m3.

Pembangunan Bendungan Jlantah merupakan salah satu kegiatan prioritas pemerintah dan sudah masuk dalam RPJM 2010/2014, dan kini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan PERPRES No. 56 Tahun 2018 dan PERPRES No.109 Tahun 2020. Perencanaan Pembangunan Bendungan Jlantah telah dimulai dengan Studi Waduk/Bendungan Tahun 2012, DED Tahun 2013 (Studi Investigasi tambahan DD tahun 2017), Studi AMDAL Tahun 2017 dan LARAP Tahun 2015.

Bendungan Jlantah ini nantinya akan menghasilkan air baku sebesar 150 liter/detik, serta mampu mengairi lahan seluas 1.494 Ha di kawasan Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo, dan Jatipuro. Bendungan yang dirancang dengan kapasitas tampungan total sebanyak 10,97 juta m3 tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,625 MW, pengendalian banjir, serta konservasi pariwisata di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., mengatakan pekerjaan Bendungan Jlantah dilaksanakan mulai tahun 2018 dan direncanakan selesai pada tahun 2023 dengan sumber dana APBN. Saat ini progres fisik pembangunan Bendungan Jlantah sebesar 39,03%.

“Pengelakan Sungai di Bendungan Jlantah ini dilaksanakan bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan 1443 H. Sehingga, diharapkan dengan berlangsungnya acara pada sore hari ini membuat Pembangunan Bendungan Jlantah menjadi berkah bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya,” katanya.

Agus menambahkan dengan dimulainya Pengalihan Sungai ke Terowongan Pengelak, diharapkan progress pekerjaan pembangunan Bendungan Jlantah dapat selesai sesuai dengan waktu yang di rencanakan. (BBWSBS/Tamara)

Kolaborasi BBWS Bengawan Solo dengan Pemkot Surakarta

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Satpol PP Surakarta, Koramil 05/Pasar Kliwon dan Perwalikan dari Pemerintah Kelurahan Sangkrah menertibkan 12 bangunan rumah dan bangunan liar di Sangkrah, Pasar Kliwon, Surakarta, Jumat (08/04/2022).

Terdapat beberapa bangunan yang menyalahi aturan seperti bangunan pada bantaran sungai, di atas tanggul, dan di atas saluran irigasi. BBWS Bengawan Solo Bersama Pemerintah Kota Surakarta melakukan penertiban untuk mengembalikan fungsi sungai dan saluran irigasi.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Wahyana ST, MT., mengatakan sesuai dengan Surat Teguran Nomor HK0101-An/13 mengenai teguran ketiga atas kegiatan pemanfaatan tanah Barang Milik Negara yang berakhir pada 31 Maret 2022 selanjutnya diberikan waktu tambahan selama 7 hari agar warga melakukan pembongkaran mandiri.

“Kami sudah komunikasi terus menerus dengan warga. Kami sudah melayangkan surat teguran dan sudah memberikan toleransi,” katanya.

Wahyana mengatakan sesuai kesepakatan, warga yang sudah mendapat ganti rugi harus membongkar rumah mereka. Namun, sebagian warga nekat tetap menempati rumah mereka.
“Kami sudah melakukan pendekatan dan mengingatkan kewajiban warga. Bagi warga yang sudah menerima ganti rugi segera membongkar bangunan. Sebanyak 12 bangunan yang sudah dibebaskan dan enam bangunan liar kami eksekusi hari ini menggunakan excavator,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Serah Terima Jabatan Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) di lingkungan BBWSBS, di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, (31/03/2022). Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebelum dilantik sebagai Kabid PJPA Bengawan Solo, Indra Kurniawan, ST., M.Sc yang sebelumnya bertugas menjadi Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan BWS Maluku Utara. Sementara itu, Heriantono Waluyadi, ST, MT yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo, kini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan, Evaluasi, dan Pengadaan Tanah di Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA).

Dalam sambutannya, Indra Kurniawan, ST., M.Sc mengungkapkan, sertijab merupakan upaya peningkatan kinerja yang strategis karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan personel, maupun regenerasi di lingkungan BBWSBS.

“Pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, namun merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran suatu organisasi. Semoga saya bisa segera beradaptasi di lingkungan BBWS Bengawan Solo,” katanya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir Agus Rudyanto, MTech, berpesan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan salah satu proses manajemen dalam organisasi untuk peningkatan kinerja di BBWS Bengawan Solo. Jabatan yang akan diemban nanti adalah untuk peningkatan kinerja.

“Kami berharap ada loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan yang diemban. Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari adanya kebersamaan dan kekompakan dari seluruh pejabat dan staf yang solid. Sertijab pejabat berdasarkan keahlian, kemampuan, dan integritas. Saya minta agar para pejabat baru cepat beradaptasi dan loyal dalam merumuskan kebijakan,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

5.000 Benih Ikan Nila Disebar di Waduk Pondok

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyebar 5.000 benih Ikan Nila di Bendungan Pondok yang berlokasi di Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (28/03/2022) siang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech, menyampaikan kampaye air ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke-30 tahun 2022. Kampanye Air ini untuk meningkatkan pemahaman publik akan pentingnya air bagi kehidupan untuk selanjutnya bersama-sama melindungi pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. “Masyarakat perlu diberikan pemahaman dan kesadaran bahwa mereka tidak hanya memiliki hak sebagai pengguna air, tetapi juga bertanggung jawab serta wajib memberikan konstribusi dalam memelihara alam dan lingkungan yang menjadi sumber air,” katanya.

Agus mengatakan menyampaikan sebanyak 5.000 benih Ikan Nila ditebar di Bendungan Pondok. Kegiatan seperti ini juga merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan benih ikan yang hari ini saya tebarkan bisa berkembang dan dinikmati masyarakat. Harapan saya, nanti benih ikan ini dapat berkembang biak sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya.

Agus membolehkan masyarakat untuk memancing ikan yang ada di sekitar Bendungan Pondok. Tapi para pemancing harus bersabar beberapa waktu untuk menunggu benih ikan yang disebarkan bertambah besar dan layak untuk dikonsumsi.

“Kawasan ini bisa menghasilkan wisata air seperti untuk pemancingan. Tapi pesan saya mari bersama-sama kita rawat dan kita jaga tempat ini,” ujar Agus.

Wisata Bendungan Pondok diresmikan pada 1 Januari 2020 dan hingga sekarang masih menjadi obyek wisata yang menyuguhkan panorama air yang indah.

Dengan luas sekitar 2.596 ha, waduk ini mampu menampung air sampai dengan 29 juta m3 sehingga terlihat seperti hamparan air yang menyerupai danau dengan latar belakang hutan dan daerah perbukitan. (BBWSBS/Tamara)