/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Monitoring Progres Penanganan Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan Jawa Timur

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Selasa, (10/08/2021). Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Sebagai informasi, Kali Gandong merupakan sungai yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gandong yang bagian hulunya merupakan Gunung Lawu dan hilirnya terletak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Luas DAS Kali Gandong adalah 158.05 km2. Pada tanggal 21 Januari 2021 telah terjadi banjir di Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang menyebabkan longsoran Tebing Sungai Gandong.

Berkaitan dengan kejadian banjir tersebut, ditemukan 3 lokasi longsor yang memerlukan penanganan di sepanjang Kali Gandong di Kabupaten Magetan yakni di Jalan Thamrin, Belakang Masjid Agung Magetan dan di Makam Ki Mageti. BBWS Bengawan Solo melakukan penanganan di tiga titik longsor Kali Gandong tersebut.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech meminta agar penanganan longsor Kali Gandong segera dilakukan untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan. “Dimohon agar pekerjaan ini segera dikejar sebelum musim hujan datang. Hal tersebut untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan karena tebing Kali Gandong rawan longsor,” paparnya.

Diketahui progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong Kabupaten Magetan sudah mencapai 53,05% pada 9 Agustus 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 55,96% pada 9 Agustus 2021. (BBWSBS/Fira)

Monitoring Progres Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Selasa, (10/08/2021). Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., beserta pejabat di lingkungan BBWSBS meninjau progres pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di kabupaten Madiun.

Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun yang akan dikerjakan meliputi pekerjaan rehab bendung, penggantian pintu intake, penggantian pintu penguras, pekerjaan rehab sypon, pekerjaan rehab saluran primer (lining saluran), dan pekerjaan normalisasi saluran sekunder.

Dalam arahannya, Agus Rudyanto berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi dikerjakan sesuai dengan targetnya. “Semoga pelaksanaan paket pekerjaaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” paparnya.

Sebagai informasi, sumber air irigasi pada D.I SIM berasal dari sungai Madiun yang dibendung di Bendung Jati. Bendung Jati dibangun pada tahun 1911 dengan debit maksimal 4.000 lt/d dan didukung oleh 8 bendung suplesi dengan total kebutuhan air D.I SIM sebesar 14.529 lt/dt.

Dari kegiatan tersebut diketahui progres pengerjaan D.I SIM di Kabupaten Madiun sudah mencapai 53,97% pada Agustus 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 49,21% pada Agustus 2021.

Tak hanya melakukan monitoring progres pekerjaan, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., didampingi pejabat dan staf, melakukan kegiatan lanjutan dengan berkunjung ke Kantor Bupati Madiun, Jawa Timur.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, menyambut kedatangan rombongan BBWSBS dan memberikan sambutannya serta mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dikerjakan oleh BBWSBS untuk kabupaten Madiun. Acara tersebut sebagai rangkaian kegiatan 6 kerja BBWSBS di wilayah Madiun sekaligus ajang silaturahmi yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (BBWSBS/Fira)

Purna Karya Bakti di Lingkungan Kantor BBWS Bengawan Solo Madiun

Suasana haru menyelimuti keluarga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sore hari ini yang telah menyelenggarakan Pelepasan Pegawai Purna Tugas di lingkungan wilayah Kantor Madiun, Rabu (21/04/2021). Purna Tugas yang akan mengakhiri pengabdiannya di BBWS Bengawan Solo sejumlah 4 orang yakni Tjoe Prihatin Soeyanto, SE, Karmino dan (Alm) Padi di lingkungan Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) III serta Suyitno Arif Setyawan SE yang telah mengabdi di lingkungan Pendayagunaan Air Tanah (PAT).

“Tidak ada sesuatu yang abadi, semua ada batasnya termasuk masa kerja. Saya ucapkan terimakasih atas pengabdiannya kepada BBWS Bengawan Solo sejak hari pertama hingga hari ini. Kini saatnya semua kembali ke rumah dan menghabiskan rezeki hari tua bersama keluarga tercinta” Pesan Kepala BBWS Bengawan Solo dalam arahannya.

Arahan tersebut dibalas oleh salah satu perwakilan Purna Tugas yang memberikan pesan dan kesan selama mengabdi di BBWS Bengawan Solo, “Dari semua perjalanan kami berharap semua bisa bermanfaat, kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan. Semoga persaudaraan kita semua tak lekang oleh waktu” Ungkapnya dengan penuh rasa bangga.

Acara yang bersamaan dengan Buka Puasa Ramadan ini ditutup dengan doa bersama serta pemberian Piagam dan Cinderamata Purna Karya Bakti. Semoga kita semua dapat senantiasa bermanfaat dalam mengelola air untuk negeri, aamiin. (bbwsbs/sita)

Koordinasi Penanganan Darurat Tebing Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaeten Magetan, Kapolsek Magetan, Danramil Magetan, Camat Magetan dan Lurah Magetan melaksanakan Koordinasi Penanganan Darurat Tebing Longsor Kali Gandong di Ruang Rapat Kantor BBWS Bengawan Solo di Jiwan, Madiun, Jawa Timur, Rabu (21/04/2021).

“Kami akan memfasilitasi segala kebutuhan dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan Penanganan Darurat Tebing Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan dan apabila ada hal yang berhubungan dengan masyarakat kami akan berperan aktif untuk mengkomunikasikan dengan masyarakat setempat” Pesan Sekertaris Daerah Kabupaten Magetan Ir Hergunadi, MT.

Kali Gondang merupakan sungai yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gandong yang bagian hulunya merupakan Gunung Lawu dan hilirnya terletak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Luas DAS Kali Gandong adalah 158.05 km2. Pada tanggal 21 Januari 2021 telah terjadi banjir di Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang menyebabkan longsoran Tebing Sungai Gandong.

Berkaitan dengan kejadian banjir pada bulan Januari tahun 2021 lalu, dalam Koordinasi hari ini Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air BBWS Bengawan Solo Surendro Adi Wibowo ST, MPSDA menyampaikan tentang hasil survey yang dilakukan BBWS Bengawan Solo bahwa ditemukan 3 lokasi longsor yang memerlukan penanganan di sepanjang Kali Gandong di Kabupaten Magetan yakni di Jalan Thamrin, Belakang Masjid Agung Magetan dan di Makam Ki Mageti.

Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengucapkan terimakasih atas Kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Magetan, “Kami ucapkan terimakasih atas saran dan masukan perihal penanganan Darurat Tebing Longsor Kali Gandong ini, semoga segala upaya teknis dan non teknis dapat berjalan dengan lancar sehingga segala pekerjaan bisa selesai dengan baik” (bbwsbs/sita).

Capacity Building Petugas Pos Hidrologi Wilayah Madiun

Dalam rangka meningkatkan kompetensi Petugas Pos Hidrologi di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melaksanakan Pelatihan Petugas Pos Hidrologi Wilayah Madiun, di Madiun, Jawa Timur, Kamis (08/04/2021).

Dalam pelatihan ini diikuti oleh 30 Petugas Pos Hodrologi yang terdiri dari Petugas Pos Curah Hujan, Petugas Pos Duga Air, dan Petugas Klimatologi dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

Reski Handarwati Nur Rohmah, ST, MPSDA selaku PPK PSDA Bengawan Solo mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan komitmen petugas pos terhadap prosedur pengamatan, pencatatan, dan pelaporan data hidrologi, serta pemeliharaan pos hidrologi dilapangan.

Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA Bengawan solo Ali Rahmat, ST, MT mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo memyampaikan bahwa data hidrologi mempunyai peran dan manfaat yang sangat penting di dalam pengelolaan sumber daya air, misalnya untuk keperluan alokasi air di saat musim kemarau dan untuk mendukung Sistem Peringatan Dini Bencana di saat musim hujan. Oleh karena itu, pencatatan data hidrologi harus kita lakukan secara tepat dan akurat.

Ali Rahmat menambahkan petugas pos hidrologi ini harus memiliki kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, sehingga data yang dihasilkan akan tepat, akurat dan jujur.

“kami berharap kepada petugas pos untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga sepulang dari pelatihan ini dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari dalam pencatatan dan pelaporan data hidrologi serta OP peralatan di lapangan untuk menghasilkan data yang tepat dan akurat, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya di dalam pengelolaan sumber daya air khususnya di WS Bengawan Solo,” sambungnya.

Petugas Hidrologi diberikan materi terkait Evaluasi Kinerja Petugas dan Alat Pos Hidrologi di Wilayah Sungai Bengawan Solo yang disampaikan oleh Ali Rahmat , ST, MT selaku Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA Bengawan solo serta Motivasi yang disampaikan oleh Akhmad Ramdhon S.Sos, MA selaku Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).

Selain menerima materi, Petugas Hidrologi juga berkesempatan melakukan praktek langsung terkait Standar Operasional Prosedur (SOP), Manajemen Pemeliharaan Alat, serta Tata Cara Pengisian Blangko Quality Control untuk Peralatan Pos Curah Hujan, Pos Duga Air, dan Klimatologi.

Diakhir acara juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi Petugas Pos Hidrologi Wilayah Madiun terbaik yang diraih oleh Kukuh Budiono dari Petugas Curah Hujan Telaga Ngebel dan Budi Susanto dari Pos Duga Air Sekayu(BBWSBS/kharis).

Kesuksesan P3TGAI Wilayah Madiun Tahun 2020

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan Serah Terima Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Wilayah Madiun Tahap I dan Tahap II sekaligus Evaluasi Pelaksanakaan Kegiatan P3TGAI di Wilayah Madiun pada tahun 2020, Kamis-Jumat (10-11/12/2020).

Hari ini merupakan penutupan P3TGAI Wilayah Madiun Tahun 2020 yang dihadiri oleh Tim Pelaksana Balai dari Dinas, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Manajemen Balai (KMB) dan Kepala Desa Penerima P3TGAI Tahap I dan Tahap II di Wilayah Madiun.

Dr. Ir. Agus Rudyanto M.Tech selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam arahannya menyampaikan bahwa pekerjaan fisik yang telah terselesaikan diharapkan berfungsi secara optimal sehingga bisa meningkatkan produktivitas dari petani di Desa penerima. Pada kesempatan ini kami menitipkan bangunan yang telah dilaksanakan agar dipelihara oleh Petani Pemakai Air (P3A) agar hasil pertanian yang diperoleh semakin meningkat dan menyejahterakan masyarakat sekitar.

PPK OP SDA III Aditya Sidiq Waskito, ST, M.Si, M.Sc menyampaikan bahwa P3TGAI di Wilayah Madiun pada Tahun 2020 telah berhasil dilaksanakan di 224 desa yang terbagi menjadi 2 tahapan yaitu Tahap I dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli dengan total 66 Desa dan Tahap II dilaksanakan pada bulan September dengan total 158 Desa yang telah selesai baik pekerjaan fisik maupun administrative.

224 Desa Penerima P3TGAI di Wilayah Madiun Tahun 2020 terdiri dari 28 Desa di Kabupaten Pacitan, 64 Desa di Kabupaten Ponorogo, 22 Desa di Kabupaten Ngawi, 23 Desa di Kabupaten Magetan dan 87 desa di Kabupaten Madiun.

Dalam acara ini dilaksanakan serah terima P3TGAI Wilayah Madiun Tahun 2020 yang dilaksanakan secara berjenjang. Dimulai dari Perwakilan Petani Pemakai Air (P3A) menyerahkan kepada PPK OP SDA III Aditya Sidiq Waskito, ST, M.Si, M.Sc menyerahkan kepada Kepala Satker OP SDA Surendro Andi Wibowo ST, MPSDA yang kemduian diserahkan kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto M.Tech yang kemudian diserahkan kepada perwakilan Kepala Desa Penerima P3TGAI.

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam P3TGAI Wilayah Madiun Tahun 2020 di masa pandemic Covid-19. Diharapkan pelaksanaan P3TGAI Wilayah Madiun dapat terus lebih baik dikemudian hari (bbwsbs/sita).

Koordinasi Proyek Penanganan Banjir Kali Jeroan (Lanjutan) di Kabupaten Madiun

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., didampingi pejabat dan staf, berkunjung ke Kantor Bupati Madiun, di Jawa Timur, Selasa (08/12/2020). Acara tersebut sebagai rangkaian kegiatan kunjungan kerja (kunker) BBWSBS di wilayah Madiun sekaligus ajang silaturahmi. Pertemuan yang dilakukan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam kunjungan kali ini, Bupati Madiun, Ahmad Dawami, mengucapkan terimakasih dan menyambut hangat kunjungan dari BBWSBS. Kunker tersebut turut membahas proyek penanganan banjir Kali Jeroan (lanjutan) sekaligus melakukan peninjauan.

Bupati Madiun, berpesan kepada masyarakat untuk menumbuhkan rasa kepelimikan terhadap sungai, agar tidak ada sampah yang mencemari sehingga menghambat aliran sungai dan berpotensi menyebabkan banjir. “Saya masih menemukan banyak sampah di sungai, terutama popok bayi, sebab masih banyak warga yang membuang ke sungai terkait mitos yang tumbuh di lingkungan kami. Untuk itu, kami bersinergi dengan seluruh jajaran yang terkait untuk beroperasi dan menertibkan kebiasaan tersebut,” pesannya.

Pada tahun 2019, Kabupaten Madiun sempat dilanda banjir terbesar selama 33 tahun terakhir akibat meluapnya Kali Jeroan yang merupakan anak Kali Madiun yang mengalir ke Sungai Bengawan Solo. Luapan kali yang memiliki panjang 35 kilometer tersebut juga mengakibatkan longsornya tanggul di beberapa titik serta putusnya parapet. Banjir tersebut juga menggenangi wilayah seluas 253 ha di enam desa termasuk ruas tol Solo-Kertosono.

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan peninjuan lapangan menjelaskan bahwa pada tahun 2019 telah dimulai pekerjaan penanganan banjir Kali Jeroan, dengan membangun tanggul/perapet beton sepanjang 370 meter. Adapun progres konstruksi proyek penanganan banjir Kali Jeroan (lanjutan) T.A. 2020, per 3 Desember 2020 telah mencapai 99,960% sesuai dengan rencana. “Kami berharap melalui proyek penanganan banjir Kali Jeroan, akan memberikan manfaat yang besar bagi warga setempat, khususnya untuk mengantisipasi bencana banjir akibat luapan sungai dampak dari meningkatnya debit air saat curah hujan tinggi,” terangnya. (BBWSBS/Ferri)

Penandatangan SPK Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. SIM di Kabupaten Madiun

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang dilaksanakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWS Bengawan Solo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (23/11/2020).

Penandatanganan SPK tersebut terkait Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. SIM di Kabupaten Madiun (IPDMIP) (Multiyears Contract) dengan nilai kontrak sebesar Rp116.435.151.261 dan Paket Pekerjaan Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. SIM di Kabupaten Madiun (IPDMIP) (Multiyears Contract) dengan nilai kontrak sebesar Rp7.076.808.000, yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa (Irwa) II, Ni Nyoman Indah Pramadewi, S.T., M.Eng., dengan kuasa penyedia jasa dari Haka-Hidup Indah, KSO dan PT. Indra Karya – PT. Tuah Agung, KSO yang disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., beserta pejabat lainnya.

Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I SIM di Kabupaten Madiun yang akan dikerjakan meliputi pekerjaan rehab bending, penggantian pintu intake, penggantian pintu penguras, pekerjaan rehab sypon, pekerjaan rehab saluran suplesi, pekerjaan normalisasi saluran primer, pekerjaan rehab saluran primer (lining saluran), dan pekerjaan normalisasi saluran sekunder.

Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam arahannya berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi dapat sesuai dengan spesifikasi serta terpenuhi baik aspek kualitas dan kuantitasnya. “Kami berharap untuk semua pihak terkait, dapat mengemban tanggung jawab dengan baik terhadap pelaksanaan paket pekerjaan yang telah ditandatangani, agar nantinya terlaksana sesuai target dan tepat waktu, pesannya.

Kepala BP2JK Jawa Tengah, V. Untoro Kurniawan, S.T., M.M., M.T., turut menambahkan bahwa untuk penyedia jasa, baik konsultan supervisi maupun kontraktor pelaksana, dapat bersinergi dengan PPK dan Kepala Satuan Kerja (Satker) yang terkait, agar proses pengerjaannya dapat berjalan lancar. (BBWSBS/Ferri)

PUPR Peduli di Wilayah Sungai Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan pembagian sembako kepada warga masyarakat yang terdampak lagsung bencana COVID19, Kamis (30/04/2020).

Di halaman kantor Pabelan, dilakasanakan pemberian simbolis kepada beberapa warga masyarakat disekitar kantor yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A, Manu M.Si. Hal serupa juga dilaksanakan serentak di kantor Madiun dan kantor Bojonegoro.

“Kita semua terdampak, ini adalah bencana dunia sehingga diharapkan kita bersama-sama saling menguatkan, semoga ini semua dapat bermanfaat untuk bapak ibu sekalian” Pesan Ir. Charisal.

Pembagian sembako diberikan kepada korban PHK, pemulung, warga miskin, janda miskin serta yatim piatu di Kabupaten Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Blora, Sragen, Pacitan, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Lamongan dan Tuban.

Pembagian sembako dilaksanakan dengan menerapkan physical distancing, menggunakan masker dan tidak bersentuhan.

Bagi warga yang menerima sembako ini bantuan sederhana ini sangatlah berharga, teriring doa-doa baik dari semua yang menerima agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari Sang Pencipta, dan tentunya semoga bencana COVID19 ini segera selesai dan menjadi era baru yang lebih baik (bbwsbs/sita).

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan (Lanjutan)

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Paket Supevisi Penanganan Banjir Kali Jeroan (Lanjutan), Rabu (18/03/2020).

Paket Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan oleh PT Wahana Krida Konsolindo – PT Tunggul Majapahit Sejahtera KSO dengan nilai kontrak Rp 4,9 M yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai I Arlendenovega Satria Negara, ST, M.Eng.

Penandatanganan kontrak disaksikan olek Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Heriantono Waluyadi, ST., MT dan Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc.

Dalam arahannya Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A, Manu M.Si berpesan agar dalam situasi penanganan virus Covid-19 segala pekerjaan harus lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan para pekerjanya juga tetap adaptif menyesuaikan situasi (bbwsbs/sita).