/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Monitoring Progres Pekerjaan Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri pada Selasa, (24/08/2021). Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech., beserta pejabat di lingkungan BBWSBS meninjau progres pekerjaan Bendungan Pidekso yang ditargetkan segera tuntas. Bendungan yang berada di hulu Sungai Bengawan Solo tersebut diketahui sebagai pengembangan infrastruktur penyediaan air irigasi yang dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik di wilayah Kabupaten Wonogiri. Selain irigasi, Bendungan Pidekso juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Bendungan Pidekso yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang SDA
tersebut telah mencapai progres yakni 75,86 % pada 23 Agustus 2021 melebihi rencana 75,84% pada 23 Agustus 2021. Diketahui, Bendungan Pidekso merupakan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 yang direncanakan mampu mengairi area irigasi seluas 1.500 ha. Air irigasi dari bendungan akan meningkatkan intensitas tanam dari 133 % ke 240% .

Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., juga menjelaskan bahwa pekerjaan dalam pembangunan bendungan multifungsi dengan kapasitas 25 juta m3 tersebut ditargetkan segera tuntas. Agus Rudyanto juga berpesan agar dalam pelaksanaan paket pekerjaan Bendungan
Pidekso bisa dikerjakan sesuai dengan targetnya pada Oktober 2021. “Semoga pelaksanaan paket pekerjaaan Bendungan Pidekso bisa terlaksana sesuai dengan target dan tepat waktu,” paparnya.(BBWSBS/Fira-MG Alfida).

Kunjungan Persahabatan Dinas PUPR NTT

Untuk mewujudkan pembangunan sumber daya air yang berkualitas diperlukan sumber daya manusia yang berkompeten dibidangnya. Sebagai keluarga besar ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat hubungan antar karyawan baik yang masih bekerja maupun yang sudah purna tentu terjalin erat, seperti yang dilakukan Ir. Charisal A Manu, M.Si selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang beberapa waktu lalu bertugas di Dinas PUPR NTT.

Pitter Dajmy Rebo selaku Kepala Dinas PUPR NTT yang sudah purna tugas berserta beberapa rombongan melakukan kunjungan persahabatan ke BBWS Bengawan yang dilakukan dari tanggal 9 September  sampai 14 September 2018.

Rombongan berkesempatan untuk berkeliling Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan mengunjungi beberapa proyek pekerjaan seperti Waduk Serbaguna Wonogiri, Intake SPAM Regional Wosusokas dan Bendungan Gondang.

“Kantor ini memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, tentunya keberhasilan kantor ini tergantung dari bagaimana tingkat kesiapan pemimpin dan anggota-anggotanya. Saya sangat senang berkeliling kantor ini dengan kemajuan-kemajuan yang sangat dibutuhkan di masa sekarang, semoga BBWS Bengawan Solo bisa terus update di segala bidang” Pesan Pitter Djamy Rebo.

Rencannya rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Madiun dan Bojonegoro untuk melihat Bendung Gerak Bojonegoro, Bendungan Gongseng dan Bendung Gerak Babat di Lamongan.

Sungguh dedikasi yang tiada henti, di masa purna tugas masih tetap berkeliling dan berkarya yang semata mata untuk terus belajar. Semoga kunjungan persahabatan semacam ini dapat menambah pengetahuan bagi teman-teman yang masih bekerja dan sebagai pengingat romantisme masa lalu bagi teman-teman yang sudah purna. Sampai bertemu di kunjungan selanjutnya! (DATINBBWSBS/sita)