BBWS C3 Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab Tangerang dalam Penanganan Banjir Sungai Cidurian
TANGERANG - Kepala Balai Besar Wilayah C3 Dedi Yudha Lesmana bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Rijal Ardiwinata meninjau lokasi banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada 30-31 Januari 2026 dan menyebabkan meluapnya Sungai Cidurian.
Peninjauan dilaksanakan di tiga lokasi pada Selasa, 3 Februari 2026, sebagai upaya penanganan darurat sekaligus untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan. Sehingga, penyusunan perencanaan penanganan banjir dapat disusun secara komprehensif.
Kepala BBWS C3 Dedi Yudha Lesmana menyampaikan bahwa penanganan awal untuk kawasan Perumahan Cikande Permai dan Desa Pasir Ampo, Kabupaten Tangerang akan difokuskan pada perbaikan tanggul yang rusak, dengan metode penggunaan bronjong dan geobag untuk memperkuat struktur tanggul eksisting dan mencegah air melimpas ke permukiman saat debit Sungai Cidurian kembali meningkat.
“Tanggul yang posisinya masih rendah akan kami bongkar dan diganti dengan penanganan sementara menggunakan bronjong dan geobag. Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat untuk mengamankan aliran air sambil menunggu penanganan permanen”, Jelasnya.
Sebelumnya, banjir telah merendam tujuh RT di Perumahan Taman Cikande Permai dengan ketinggian air mencapai 70-90 cm akibat rusaknya tanggul dan debit air yang tinggi di Sungai Cidurian.
Begitupun di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, luapan Sungai Cidurian telah merendam permukiman dan menghambat aktivitas warga. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, terdapat lima titik kritis kerusakan tanggul dan longsoran bantaran sungai akibat derasnya aliran air yang memerlukan penanganan segera.
Kondisi ini berpotensi memperparah luapan apabila tidak segera dilakukan pengamanan dan perkuatan tanggul. Selain itu, BBWS C3 juga berencana menormalisasi Sungai Cidurian guna mengembalikan alur sungai agar tidak terus menggerus bantaran sungai dan mengancam keselamatan warga setempat.
Satu unit mobile pump berkapasitas 250 liter per detik juga telah diturunkan oleh BBWS C3 di Pondok Pesantren Subulussalam, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang untuk mempercepat surutnya genangan, agar aktivitas pembelajaran dapat kembali berjalan normal.
BBWS C3 memiliki rencana untuk penanganan jangka panjang di Sungai Cidurian yang akan dilakukan dengan pemasangan pintu air dan pemasangan parapet di bantaran sungai sebagai solusi meningkatkan pengendalian banjir sekaligus melindungi permukiman warga dari ancaman banjir.
BBWS C3 siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penanganan banjir. Dalam kerja sama ini, BBWS C3 akan melaksanakan normalisasi sungai dan perbaikan tanggul, sementara Pemerintah Kabupaten Tangerang berfokus pada penyediaan pompa air, pembebasan lahan, serta dukungan teknis lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menuntaskan permasalahan banjir di Kabupaten Tangerang secara bertahap.
Pada peninjauan lapangan ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang PJSA, Kepala Bidang OP SDA, Kepala Bidang KPISDA, Kepala Satuan Kerja PJSA, serta Kepala Satuan Kerja OP SDA BBWS C3, guna memastikan penanganan Sungai Cidurian dapat dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.
Threads : @pu_sda_bbwsc3
Tiktok : @pu_sda_bbwsc3
Facebook page : pu.sda.bbwsc3
YouTube : PU_SDA_BBWSC3
Website : https://sda.pu.go.id/balai/bbwsc3/
#IrigasiUntukSwasembadaPangan #SigapmembangunNegeriUntukRakyat #MengelolaAirUntukNegeri