Plt Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Kementerian PU Hadiri Rakor Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung
Plt Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Dedi Yudha Lesmana, menghadiri rapat koordinasi peningkatan produksi pangan di Gedung Pusiban, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (26/5/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, beserta jajaran dan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam paparannya, Dedi Yudha Lesmana menyampaikan berdasarkan data IGT Maret 2026, Provinsi Lampung memiliki 865 daerah irigasi dengan total luas mencapai 180.096 hektare. Terdiri dari 12 daerah irigasi kewenangan pusat, 19 kewenangan provinsi, dan 834 kewenangan kabupaten/kota.
Sementara untuk daerah irigasi rawa (DIR), terdapat 4 DIR kewenangan pusat, 1 DIR kewenangan provinsi, dan 87 DIR kewenangan kabupaten/kota.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung terus berupaya meningkatkan produksi pangan yang didukung jaringan irigasi andal dan berkelanjutan.
Pada 2024, hasil panen gabah Lampung mencapai 2,79 juta ton gabah kering giling (GKG). Pada 2025 naik 16,53 persen menjadi 3,25 juta ton GKG.
Dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan, Ditjen SDA melalui BBWS Mesuji Sekampung terus berkolaborasi dengan seluruh instansi dan pemangku kepentingan di Provinsi Lampung.
Empat program utama yang dilaksanakan dalam peningkatan produksi beras nasional yaitu rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), rehabilitasi jaringan tersier melalui program P3TGAI, serta pembangunan jaringan irigasi baru.
Terkait kebutuhan air tahun 2026, khususnya menghadapi potensi El Nino, BBWS Mesuji Sekampung akan mengoptimalkan penyaluran air dari sejumlah bendungan di Lampung.
Di antaranya Bendungan Batutegi, Bendungan Way Sekampung, Bendungan Margatiga, Bendungan Way Rarem, dan Bendungan Way Jepara. (Pan)