Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

© 2026 Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana.

Berita Terkini & Pengumuman

Pembahasan Pengembangan Pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir di Kabupaten Kendal

Pembahasan Pengembangan Pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir di Kabupaten Kendal


Beranda >> Berita Terkini & Pengumuman

  10 Juni 2026



Pembahasan Pengembangan Pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir di Kabupaten Kendal

Foto : Pembahasan Pengembangan Pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir di Kabupaten Kendal


Semarang - Dalam rangka mendukung pengembangan infrastruktur perlindungan pesisir di Kabupaten Kendal, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana memfasilitasi pelaksanaan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Juni 2026, di Ruang Rapat Kedungombo, Kantor BBWS Pemali Juana, Semarang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pembahasan terkait pengembangan infrastruktur perlindungan pesisir di kawasan Kabupaten Kendal yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat pusat, daerah, hingga pengelola kawasan.

Rapat dihadiri oleh Kemenko IPK, Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), perwakilan Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Kendal, pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, serta Kepala BBWS Pemali Juana didampingi Kabid KPI, Kabid PJSA, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut dilakukan pembahasan mengenai kebutuhan penanganan kawasan pesisir, sinkronisasi rencana pengembangan infrastruktur, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna mendukung efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen antar instansi dalam mendukung upaya perlindungan kawasan pesisir Kabupaten Kendal secara terpadu dan berkelanjutan. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur perlindungan pesisir yang mampu meningkatkan ketahanan wilayah terhadap abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim, sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir.


Bagikan :

Cetak