Koloborasi Tangani Banjir Makassar BBWS Pomjen dan Pemprov Sulsel Bahas Penguatan Infrastruktur

Intensitas curah hujan tinggi di Kota Makassar beberapa waktu lalu mengakibatkan terjadinya banjir di 5 kecamatan di Kota Makassar, yaitu Kecamatan Tallo, Kecamatan Manggala, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Panakkukang, dan Kecamatan Tamalanrea. Tercatat di pos curah hujan nipa-nipa (23 Februari 2026 sebesar 137,5 mm), pos curah hujan waduk tunggu pampang sebesar (23 Februari 2026 sebesar 95 mm), pos curah hujan bendung karet(24 Februari 2026 sebesar 117,5 mm).

 

Dalam upaya pengendalian banjir di Kota Makassar, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS Pompengan Jeneberang) Heriantono Waluyadi beserta rombongan melakukan rapat koordinasi bersama Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, untuk membahas langkah strategis penanganan banjir di wilayah Makassar.

 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan sistem drainase dan kanal, normalisasi sungai, hingga rencana pembangunan dan peningkatan infrastruktur pengendali banjir. (SISDA)