Pertemuan Konsultansi Masyarakat Penetapan Masyarakat Penetapan Sempadan Danau Sidenreng Kabupaten Sidrap

Pertemuan Konsultansi Masyarakat Penetapan Masyarakat Penetapan Sempadan Danau Sidenreng Kabupaten Sidrap

BBWS Pompengan Jeneberang melaksanakan Pertemuan Konsultasi Masyarakat dalam rangka kegiatan Penyusunan Sempadan Danau Sidenreng pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Aula Saromase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pengelolaan dan pelestarian kawasan Danau Sidenreng secara berkelanjutan.

 

Kondisi danau di Indonesia, termasuk danau-danau di Sulawesi Selatan, saat ini tengah mengalami tekanan dan degradasi akibat berbagai faktor, seperti sedimentasi, alih fungsi lahan, hingga aktivitas di sekitar kawasan danau yang tidak terkendali. Sebagai upaya mengembalikan fungsi danau sesuai dengan peruntukannya, BBWS Pompengan Jeneberang melaksanakan kajian dan penetapan sempadan Danau Sidenreng guna mendukung kelestarian ekosistem dan keberlanjutan sumber daya air.

 

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menegaskan komitmen daerah dalam mendukung penetapan batas sempadan sebagai instrumen perlindungan aset ekologis. Menurutnya, Danau Sidenreng adalah sumber daya vital yang harus dikelola dengan visi yang selaras agar memberikan manfaat ekonomi nyata, sekaligus memitigasi risiko bencana banjir bagi masyarakat pesisir.

 

Kepala Bidang O & P SDA BBWS Pompengan Jeneberang, Yusma Elfita menyampaikan salah satu langkah penting dalam penyelamatan dan pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan danau adalah penetapan sempadan Danau Sidenreng yang berfungsi untuk melindungi fungsi danau serta mendukung pengelolaan ruang dan sumber daya air yang berkelanjutan.

 

Pertemuan tersebut menghadirkan unsur pemerintah daerah dari Kabupaten Sidenreng Rappang dan Kabupaten Wajo, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat sekitar danau dari Kecamatan Panca Lautang, Watang Sidenreng, Tellu Limpoe di Kabupaten Sidenreng Rappang, serta Kecamatan Belawa di Kabupaten Wajo guna memberikan masukan dan menyamakan persepsi terkait penyusunan batas sempadan danau.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kawasan Danau Sidenreng agar tetap lestari, aman, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. (SISDA)