Sidang TKPSDA Wilayah Sungai Jeneberang Dorong Pengelolaan SDA Berkelanjutan

Sidang TKPSDA Wilayah Sungai Jeneberang Dorong Pengelolaan SDA Berkelanjutan

Sekretariat TKPSDA WS Jeneberang yang berada di bawah koordinasi BBWS Pompengan Jeneberang menggelar Sidang Pleno TKPSDA terkait Pembahasan Pengelolaan Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi dan Hidrogeologi (PSIH3) serta Pendayagunaan Kelembagaan Sumber Daya Air melalui Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA), Senin (04/05/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring berlangsung di Sekretariat TKPSDA WS Jeneberang. Sidang terdiri atas Sidang Komisi dan Sidang Pleno yang melibatkan unsur pemerintah maupun non-pemerintah dalam upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Jeneberang.

 

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Sekretariat TKPSDA WS Jeneberang oleh PPK Penatagunaan SDA, Ariani. Dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan sidang bertujuan untuk menyelaraskan kepentingan antar sektor, antar wilayah, serta antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai.

 

Sidang kemudian dibuka oleh Kepala Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Bappelitbang Sulsel, Ishak Amin Rusli Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa TKPSDA WS Jeneberang dibentuk berdasarkan SK Menteri PUPR Nomor 1312/KPTS/M/2024 tanggal 19 Juni 2024 dengan jumlah anggota sebanyak 36 orang yang terdiri atas unsur pemerintah dan non-pemerintah.

 

Pada sidang tersebut turut hadir sejumlah narasumber dan pemateri, di antaranya Dora Resa Ekemeviane, Direktorat Bina Teknik SDA yang hadir secara daring, Nasrul Dachlan, Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, serta Ishak Amin Rusli, Bappelitbangda Sulsel.

 

Turut hadir pula Kepala Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel selaku Ketua Harian TKPSDA yang diwakili oleh Fungsional Ahli Madya Rizqurrachman, Ketua Tim Pelaksanaan Urusan Perencanaan OP SDA Abdul Latif.

 

Melalui sidang ini, diharapkan sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Jeneberang semakin kuat, khususnya dalam pengembangan sistem informasi hidrologi serta penguatan kelembagaan dan kolaborasi penyelamatan air secara berkelanjutan.(SISDA)