Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pengendali Banjir YIA

Sebagai bagian dari rangkaian pengadaan tanah untuk pembangunan prasarana pengendali banjir di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA), maka Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak melaksanakan konsultasi publik yang dimulai pada Selasa (12/10), bertempat di Balai Desa Plumbon, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah BBWS Serayu Opak, Surono, menjelaskan bahwa Konsultasi publik merupakan kegiatan untuk memastikan dan menindaklanjuti kesanggupan maupun persetujuan masyarakat yang tanahnya terdampak pembangunan, berdasarkan data LARAP. Konsultasi publik dilaksanakan secara tatap muka dengan masyarakat pemilik lahan ataupun ahli waris/perwakilannya. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap (per desa) dengan protokol kesehatan yang ketat.

Lebih lanjut, Surono menjelaskan, pekerjaan konstruksi pengendali banjir membutuhkan ketersediaan lahan. Sehingga, diperlukan adanya sinergi antara kegiatan pengadaan tanah dan kegiatan konstruksi. Oleh karena itu, rangkaian kegiatan untuk pengadaan tanah sudah dimulai sejak tahun 2021 ini. Dalam pelaksanaannya, BBWS Serayu Opak juga melibatkan pemangku kepentingan terkait, antara lain Dispertaru, BPN, pemerintah kabupaten, hingga aparat kecamatan dan desa.

Sebelum dilaksanakan konsultasi publik, BBWS Serayu Opak telah melaksanakan pula kegiatan sosialisasi, untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai tujuan dan manfaat pembangunan pengaman pantai maupun pengendali banjir di kawasan YIA.  Di sisi lain, tanggapan masyarakat sangat positif terhadap pelaksanaan konsultasi publik, hal ini dapat dilihat dari kesediaan masyarakat untuk hadir dan memenuhi undangan, serta menandatangani surat kesanggupan pembebasan tanah.

Dalam kesempatan terpisah, Panewu (Camat) Temon Agus Hidayat mengatakan pembangunan pengaman pantai dan pengendali banjir sangat penting, baik bagi kawasan bandara maupun masyarakat di sekitarnya. Sebab, di daerah Temon bagian selatan seringkali ada genangan air, terutama di musim penghujan. Diharapkan, dengan dibangunnya pengendali banjir, maka genangan air ataupun banjir yang melanda daerah pertanian dapat dikurangi, bahkan dihilangkan Sehingga, pembangunan yang dilakukan BBWS Serayu Opak akan sangat bermanfaat bagi warga (terutama petani), masyarakat umum, maupun bagi bandara YIA. Oleh karena itu, lanjut Agus, warga masyarakat di daerahnya pun sangat mendukung pembangunan pengendali banjir. (ifn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.