Visi dan Misi
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak

Visi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat adalah:

“Terwujudnya infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang handal dalam
mendukung Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan
gotong-royong.”

Misi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat adalah:

1. Mempercepat pembangunan infrastruktur sumberdaya air termasuk sumber daya maritim untuk mendukung ketahanan air, kedaulatan pangan, dan kedaulatan energi, guna menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi;
2. Mempercepat pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung konektivitas guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pelayanan sistem logistik nasional bagi penguatan daya saing bangsa di lingkup global yang berfokus pada keterpaduan konektivitas daratan dan maritim;
3. Mempercepat pembangunan infrastruktur permukiman dan perumahan rakyat untuk mendukung layanan infrastruktur dasar yang layak dalam rangka mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia sejalan dengan prinsip ‘infrastruktur untuk semua’;
4. Mempercepat pembangunan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat secara terpadu dari pinggiran didukung industri konstruksi yang berkualitas untuk keseimbangan pembangunan antardaerah, terutama di kawasan tertinggal, kawasan perbatasan, dan kawasan perdesaan, dalam kerangka NKRI;
5. Meningkatkan tata kelola sumber daya organisasi bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang meliputi sumber daya manusia, pengendalian dan pengawasan, kesekertariatan serta penelitian dan pengembangan untuk mendukung fungsi manajemen meliputi perencanaan yang terpadu, pengorganisasian yang efisien, pelaksanaan yang tepat, dan pengawasan yang ketat.

PENJABARAN VISI, MISI DAN TUJUAN KEMENTERIAN PUPR KE DALAM TUJUAN DIREKTORAT JENDERAL SDA


Tujuan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air merupakan rumusan kondisi yang hendak dituju di akhir periode perencanaan. Tujuan ini merupakan penjabaran dari visi dan misi Kementerian PUPR untuk pencapaian mencapai sasaran dan tujuan Kementerian PUPR serta sasaran-sasaran Nasional yang tertuang dalam RPJMN tahun 2015-2019. Tujuan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air 2015-2019 meliputi:

Tujuan 1

Menyelenggarakan pembangunan Infrastruktur PUPR bidang sumber daya air untuk mendukung ketahanan air, kedaulatan pangan, dan kedaulatan energi guna menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi.

Tujuan 2

Menyelenggarakan keterpaduan tatakelola pengelolaan SDA yang terpadu dan berkelanjutan untuk mengurangi disparitas pembangunan wilayah guna menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dalam rangka kemandirian ekonomi.

Tujuan 3

Menyelenggarakan tata kelola sumber daya organisasi Direktorat Jenderal SDA yang meliputi sumber daya manusia, sarana prasarana pendukung, pengendalian dan pengawasan, serta sumber daya yang lainnya untuk meningkatkan kehandalan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat bidang sumber daya air yang efektif, efiesien, transparan dan akuntabel.

SASARAN STRATEGIS DAN SASARAN PROGRAM

Kementerian PUPR memiliki 4 (empat) sasaran strategis, yaitu:

1. Meningkatnya keterpaduan pembangunan infrastruktur PUPR antardaerah, antar sektor, dan antar tingkat pemerintahan.

2. Meningkatnya dukungan kedaulatan pangan dan ketahanan energi.

3. Meningkatnya dukungan konektivitas bagi penguatan daya saing.

4. Meningkatnya dukungan layanan infrastruktur dasar permukiman dan perumahan. Berdasarkan hal tersebut, sasaran strategis Direktorat Jenderal SDA adalah mewujudkan .

Berdasarkan hal tersebut, sasaran strategis Direktorat Jenderal SDA adalah mewujudkan kehandalan infrastruktur sumber daya air dalam mewujudkan kedaulatan pangan, ketahanan RENCANA STRATEGIS BBWS SO air, dan kedaulatan energi. Untuk mewujudkan sasaran strategis tersebut, Direktorat Jenderal SDA menetapkan sasaran program yang menggambarkan kinerja Direktorat Jenderal SDA yang akan dicapai dalam rangka pencapaian sasaran strategis, meliputi:

1. Meningkatnya kinerja layanan irigasi.

2. Meningkatnya layanan sarana dan prasarana penyediaan air baku.

3. Meningkatnya kapasitas tampung sumber-sumber air.

4. Meningkatnya potensi energi dari sumber-sumber air.

5. Meningkatnya kapasitas pengendalian daya rusak.

6. Meningkatnya upaya konservasi sumber daya air.

7. Meningkatnya keterpaduan tata kelola sumber daya air.

Dalam rangka pencapaian sasaran-sasaran program tersebut dibutuhkan dukungan upaya-upaya internal, seperti:

1. Meningkatkan SDM yang berkompeten dan berintegritas.

2. Meningkatkan budaya kerja berkinerja tinggi dan berintegritas.

3. Meningkatkan pengelolaan regulasi.

4. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi (IT).

5. Meningkatkan layanan dukungan manajemen

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print