Gelar Apel Pagi, BBWS Sumatera II Medan Ajak Pegawai Bangun Budaya Hemat melalui Optimalisasi BMN

Jun 29, 2026 - 11:36
Jul 1, 2026 - 11:37
 0
Gelar Apel Pagi, BBWS Sumatera II Medan Ajak Pegawai Bangun Budaya Hemat melalui Optimalisasi BMN

BBWS SUMATERA II MEDAN - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan terus mendorong penguatan tata kelola Barang Milik Negara (BMN) sebagai bagian dari upaya mewujudkan efisiensi anggaran pemerintah. Pesan tersebut disampaikan Ketua Tim Pelaksanaan Urusan Keuangan, Fasilitasi Pengelolaan Barang Persediaan Bencana dan BMN, Ginda Mulia Nasution, saat memimpin apel pagi di lingkungan BBWS Sumatera II Medan.

Dalam amanatnya, Katim Ginda menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya dimaknai sebagai upaya menekan belanja negara, tetapi juga melalui optimalisasi pemanfaatan aset negara yang telah dimiliki. Menurutnya, pengelolaan BMN yang baik merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan penggunaan aset negara sekaligus mendukung efektivitas penyelenggaraan tugas pemerintahan.

"Selama ini perhatian sering kali hanya tertuju pada efisiensi belanja. Padahal, optimalisasi pemanfaatan BMN juga merupakan bagian penting dari efisiensi. Aset negara harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan nilai manfaat yang optimal bagi pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, kendaraan dinas harus digunakan sesuai kebutuhan operasional serta dirawat dengan baik agar memiliki umur manfaat yang panjang. Gedung dan bangunan perlu dimanfaatkan secara optimal sehingga tidak terdapat aset yang menganggur. Demikian pula dengan peralatan kerja yang harus dipelihara secara rutin agar tetap layak digunakan dan menghindari pengadaan baru yang sebenarnya masih dapat dicegah. Sementara itu, pengelolaan persediaan juga harus dilakukan secara tepat guna menghindari penumpukan maupun pemborosan.

Lebih lanjut, Katim Ginda menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan BMN bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus barang atau pengelola BMN, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh pegawai sebagai pengguna aset negara.

Menurutnya, setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menjaga aset negara yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Budaya hemat dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti mematikan lampu dan pendingin ruangan ketika tidak digunakan, menggunakan kendaraan dinas secara bertanggung jawab, menghemat penggunaan bahan bakar, listrik, dan air, merawat peralatan kerja, serta mengutamakan pemanfaatan aset yang telah tersedia sebelum mengusulkan pengadaan baru.

"Langkah-langkah sederhana tersebut apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak yang besar terhadap efisiensi anggaran pemerintah," tambahnya.

Melalui penguatan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya pengelolaan BMN, BBWS Sumatera II Medan berharap budaya hemat dan pemanfaatan aset secara optimal dapat terus diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, setiap aset negara dapat memberikan manfaat maksimal sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.