Klungkung, 9 Juli 2026 – Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida memulai pekerjaan Rehabilitasi Embung Tukad Unda di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung. Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pekerjaan, BWS Bali Penida menggelar sosialisasi kepada para pemangku kepentingan pada Kamis (9/7) guna membangun komunikasi dan sinergi serta memastikan pekerjaan berjalan secara transparan, aman, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sosialisasi dihadiri oleh pemerintah desa, instansi terkait, unsur masyarakat, kontraktor pelaksana, serta jajaran Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penjelasan mengenai latar belakang pekerjaan, ruang lingkup kegiatan, metode pelaksanaan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta peran masyarakat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
Embung Tukad Unda merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran penting dalam mendukung penyediaan air baku, konservasi sumber daya air, serta menjaga keseimbangan lingkungan di Kabupaten Klungkung.
Urgensi rehabilitasi semakin diperkuat oleh kejadian hujan ekstrem pada 10 September 2025 dengan intensitas mencapai sekitar 250 mm per hari yang menyebabkan peningkatan debit Sungai Tukad Unda. Kondisi tersebut mengakibatkan longsor di sekitar kawasan intake, gerusan pada jalan akses sepanjang kurang lebih 100 meter, serta sedimentasi yang masuk ke area genangan embung. Peristiwa tersebut menjadi dasar dilaksanakannya rehabilitasi sebagai upaya memulihkan fungsi embung sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap potensi kejadian hidrometeorologi di masa mendatang.
Pekerjaan rehabilitasi dilaksanakan oleh PT Trengginas Tirta Jaya Abadi dengan pendanaan APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Melalui pekerjaan rehabilitasi ini, BWS Bali Penida menargetkan agar Embung Tukad Unda kembali berfungsi secara optimal dalam mendukung penyediaan air baku bagi masyarakat. Selain itu, rehabilitasi juga bertujuan meningkatkan kapasitas tampungan air, menjamin keamanan dan keandalan bangunan embung, memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap risiko banjir dan kekeringan, serta mendukung pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Lingkup pekerjaan meliputi pembersihan area, pengerukan tanah dan cadas, pemasangan pasangan beton dan batu kali, perbaikan jalan rigid pavement, serta pemasangan saluran beton pracetak (U-Ditch). Sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir, pekerjaan juga mencakup penanganan kawasan sekitar intake embung melalui pembangunan tanggul sungai untuk mengendalikan limpasan banjir dari Tukad Unda sehingga dapat mengurangi potensi kerusakan infrastruktur pada masa mendatang.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) melalui penggunaan alat pelindung diri, pelaksanaan safety induction, penyediaan papan informasi keselamatan, rambu-rambu kerja, safety line, analisis keselamatan pekerjaan, serta fasilitas pertolongan pertama. Seluruh tahapan pekerjaan juga didukung oleh pengendalian mutu, pengawasan teknis, dan pengelolaan lingkungan agar pelaksanaan pekerjaan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai standar yang berlaku.
BWS Bali Penida juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan dengan menjaga keamanan material dan peralatan, mematuhi rambu-rambu keselamatan di sekitar lokasi pekerjaan, serta bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui rehabilitasi Embung Tukad Unda, BWS Bali Penida berharap infrastruktur ini semakin andal dalam mendukung pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Klungkung. Pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan air, mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan sumber daya air yang berkelanjutan di Provinsi Bali.
Penulis: Ni Made Yunantari Dewi.
BeritaTerkini
03-08-2026
31-07-2026
30-07-2026
29-07-2026