Pengurus HATHI Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kolaborasi para ahli teknik hidraulik untuk mendorong kemajuan pengelolaan sumber daya air di Kalimantan Barat
Pengurus Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (4/7). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi profesi di bidang teknik hidraulik sekaligus meningkatkan sinergi para pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pemerintah kabupaten/kota, instansi pengelola sumber daya air, unsur perguruan tinggi, asosiasi profesi dan badan usaha jasa konstruksi, Ikatan Alumni Fakultas Teknik se-Kalimantan Barat, civitas akademika, serta mahasiswa. Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan dan serah terima kepengurusan dari pengurus sebelumnya kepada pengurus yang baru, yang disaksikan oleh Sekretaris Umum HATHI, Muhammad Adek Rizaldi, mewakili Ketua Umum HATHI.
Dalam kepengurusan yang baru, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, M. Tahid, resmi mengemban amanah sebagai Ketua HATHI Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 bersama jajaran pengurus dari berbagai instansi, perguruan tinggi, dan kalangan profesional. Sejumlah pegawai Balai Wilayah Sungai Kalimantan I juga turut dilantik sebagai bagian dari kepengurusan HATHI Cabang Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, M. Tahid menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kemajuan pengelolaan sumber daya air di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.
Melalui kepengurusan yang baru, HATHI Cabang Kalimantan Barat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, meningkatkan kompetensi para anggotanya, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.