Aksi Cepat Pascabencana, BWS Sulawesi III Palu Tinjau Kerusakan Infrastruktur Air di Kamarora
Pasca terjadinya longsoran akibat gempa tektonik, Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu bergerak cepat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap infrastruktur air baku yang terdampak di Desa Kamarora A dan Kamarora B.
Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa longsoran di bagian hulu sungai menutup aliran air menuju bangunan pengambilan air atau intake. Akibatnya, debit air yang mengalir mengalami penurunan signifikan dan menyebabkan bangunan intake mengalami kerusakan berat. Selain itu, jaringan pipa transmisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) juga terputus di beberapa titik.
Untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, BWS Sulawesi III Palu akan melakukan penanganan darurat dengan memindahkan sementara titik pengambilan air ke anak sungai terdekat yang masih memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan. Perbaikan jaringan pipa yang rusak juga akan segera dilakukan agar layanan air dapat kembali berjalan.
Penanganan darurat menjadi langkah prioritas agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih, di tengah kondisi pascabencana. BWS Sulawesi III Palu juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai pemilik aset untuk mendukung proses perbaikan permanen ke depan.
Melalui langkah cepat ini, diharapkan layanan air bagi masyarakat Desa Kamarora A dan Kamarora B dapat segera pulih. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan juga akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah penanganan lanjutan guna memastikan infrastruktur air baku kembali berfungsi secara optimal.
Foto Kegiatan