Kabupaten Bintan, (19/06/2026). Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA menindaklanjuti laporan kondisi kekeringan dan keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat Desa Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, musim kemarau yang berlangsung telah menyebabkan penurunan ketersediaan sumber air bersih yang dimanfaatkan masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada sekitar 1.200 jiwa atau 350 Kepala Keluarga yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai langkah penanganan darurat, BWS Sumatera IV Batam telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak bersama Kogabwilhan I, Pemerintah Desa Pulau Dendun, BPBPK Kepulauan Riau, dan Dinas PU Kabupaten Bintan, guna melaksanakan identifikasi kondisi sumber air dan jumlah masyarakat terdampak, serta melakukan perbaikan dan pengoperasian kembali sarana sumur air tanah guna memastikan distribusi air bersih tetap berjalan.
Selain upaya penanganan jangka pendek, BWS Sumatera IV Batam juga mendorong langkah-langkah strategis dan berkelanjutan melalui kajian potensi sumber air, optimalisasi sarana SPAM yang tersedia, serta penguatan peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur air bersih.
Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Desa Dendun dapat terpenuhi secara optimal serta mampu meningkatkan ketahanan air di wilayah kepulauan pada masa mendatang.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#MengelolaAirUntukNegeri
#bwssumateraivbatam
https://www.instagram.com/p/DZ2HD3Dzov9/
