Bendung Air Alas

Bendung Air Alas, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1996 - 1998.

Bendung Air Nipis Seginim

Bendung Air Nipis Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Dibangun tahun 1984 - 1986.

Bendung Air Manjuto

Bendung Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko. Dibangun tahun 1983 - 1986.

Bendung Air Lais Kuro Tidur

Bendung Air Lais Kuro Tidur, Kabupaten Bengkulu Utara. Dibangun tahun 1980 - 1983.

Bendung Air Seluma

Bendung Air Seluma, Kabupaten Seluma. Dibangun tahun 1975 - 1980.

Bendung Air Ketahun

Bendung Air Ketahun, Kabupaten Lebong. Dibangun oleh Belanda. Rehabilitasi tahun 1980.

Tonton video-video terbaru kami di laman YouTube BWS Sumatera VII dan jangan lupa like dan subscribe

Sinergi Lintas Sektor dalam Antisipasi Kekeringan Provinsi Bengkulu

blog-thumb

Dalam rangka mengantisipasi potensi kekeringan pada musim kemarau serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya mitigasi dan penanganan dampak kekeringan di wilayah Provinsi Bengkulu, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Antisipasi Kekeringan Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Aula Teramang Muar pada hari Rabu (24/6).

Dalam sambutannya, Kepala BWS Sumatera VII Bengkulu menekankan pentingnya upaya mitigasi kekeringan yang dilakukan secara dini dan terencana dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Selain menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan jaringan irigasi, upaya tersebut juga diarahkan untuk memastikan ketersediaan air baku bagi masyarakat. BWS Sumatera VII Bengkulu juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi melalui penyediaan peralatan pendukung, kesiapsiagaan sumber daya, serta penguatan koordinasi dengan instansi terkait.

Rapat ini diisi dengan pemaparan dan diskusi terkait upaya mitigasi kekeringan oleh sejumlah narasumber, di antaranya Kasubdit OP Sungai Pantai Direktorat Bina OP, Kepala BMKG Provinsi Bengkulu, Penanggung jawab Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu, Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, serta perwakilan Danrem 041/Garuda Emas.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam menghadapi potensi kekeringan, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan dan kebutuhan masyarakat terhadap air tetap terpenuhi.

Dokumentasi foto lebih banyak bisa dilihat di sini

  • Jun, 24, 2026
  • Dilihat 126 kali
  • Cetak
  • Bagikan :





Arsip