Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (3/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan kegiatan-kegiatan pada Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo agar tetap berlangsung secara efektif dan optimal, sekaligus memastikan kondisi tanggul waduk lumpur tetap aman.
Dalam arahannya, Dirjen SDA menekankan pentingnya penyusunan kajian teknis komprehensif mengenai umur keamanan tanggul sebagai dasar pengambilan langkah strategis yang berkelanjutan dalam pengelolaan lumpur ke masa yang akan datang. Ia juga meminta agar upaya menjaga keamanan tanggul terus dievaluasi dan diperkuat berdasarkan hasil kajian teknis, dan juga mengingatkan seluruh jajaran PPLS untuk menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan mengedepankan semangat bekerja cerdas, bekerja cepat, dan bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo, Darwis Daraba menyampaikan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang di laksanakan oleh PPLS sebagai upaya mengendalikan lumpur sidoarjo yang telah dan sedang dilaksanakan. Terkait rembesan-rembesan yang terjadi pada tanggul waduk lumpur, PPLS masih melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebab rembesan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat dan sesuai dengan standar teknis. Selama proses investigasi berlangsung, pemantauan kondisi tanggul terus dilakukan secara intensif guna memastikan stabilitas tanggul tetap terjaga.
Lebih lanjut, Kepala PPLS juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur Jenderal SDA atas kunjungan dan arahan. Menurutnya, berbagai masukan yang diberikan menjadi motivasi bagi jajaran PPLS untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga serta memastikan seluruh program penanganan lumpur berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
PPLS terus melakukan upaya mitigasi risiko guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan terdampak.