Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PU
  • 03 April 2026
blog-img-10

Posted by : kpisda_cimancis

Kalpataru (Ficus religiosa L.)

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Subkingkom : Tracheobionta

Superdivisi : Spermatophyta

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Subkelas : Hamamelididae

Ordo : Urticales

Famili : Moraceae Gaudich.

Genus : Ficus L.

Spesies : Ficus religiosa L.

(USDA, t.t.)

Status Konservasi IUCN

LC – Least Concern

Deskripsi

Kalpataru merupakan salah satu jenis tanaman berhabitus pohon yang berasal dari Bangladesh, India, Pakistan, Nepal, Myanmar, Thailand, dan Malaysia. Pohon kalpataru memiliki arti pohon kehidupan, biasanya juga disebut sebagai pohon bodhi atau pohon hayat. Pohon ini dapat tumbuh tinggi mencapai 30 m (Lukhey et al., 2022). Pohon kalpataru memiliki percabangan batang model holtum atau monopodial dengan batang tidak bercabang (Lindasari et al., 2015).

Pohon kalpataru memiliki potensi medis dalam perawatan infeksi respirasi dan gangguan gastrointestinal. Kalpataru mengandung oroxin yang dapat mengurangi perkembangan prediabetes menjadi diabetes 66,7% tanpa merusak hati (hepatotoksisitas) dan kenaikan berat badan (Pandit et al., 2010). Selain itu, pohon kalpataru diketahui memiliki manfaat untuk mengobati sakit kulit, luka bakar, penyakit syaraf, jantung, diabetes, gangguan pencernaan, dan gigitan ular. Pohon kalpataru juga mengandung flavonoid, tanin, terpenoid, sterol, vitamin K, oktakosanol dan kandungan lain. Beberapa senyawa yang dikandung ini bersifat antifungi, antiplasmodial, antiulcerogenic, dan antioksidan (Nurjaya, 2015 dalam Susanti et al., 2020).

 

Pustaka  

Lakhey, P., Pathak, J., IUCN SSC Global Tree Specialist Group & Botanic Gardens Conservation International (BGCI). (2022). Ficus religiosa. The IUCN Red List of Threatened Species 2022: e.T150222331A152201512. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2022-1.RLTS.T150222331A152201512.en. Diakses pada 30 Oktober 2025.

Lindasari, A. M., Sari, L. E., Indriyani, E., Sulistiono, S., & Rahmawati, I. (2025, September). Model Arsitektur Percabangan Famili Moraceae Di Sumber Jembangan Wates Kediri. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 5(1), 713–720.

Pandit, R., Phadke, A., & Jagtap, A. (2010). Antidiabetic effect of Ficus religiosa extract in streptozotocin-induced diabetic rats. Journal of Ethnopharmacology, 128(2), 462–466. doi: 10.1016/j.jep.2010.01.025.

Royal Botanic Gardens, Kew. (t.t.). Ficus religiosa L. Plants of the World Online. Diambil dari https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:853563-1. Diakses pada 30 Oktober 2025.

Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:853563-1 

Susanti, T., Musyaddad, K., Oryza, D., Utami, W., & Ash, M. A. (2020). Tumbuhan khas di kawasan Candi Muaro Jambi dalam kajian etnobotani dan potensi ekonomi. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi13(2), 192–208.

United States Department of Agriculture (USDA), Natural Resources Conservation Service. (t.t.). Santalum album L. In The PLANTS Database. Diambil dari https://plants.usda.gov/plant-profile/FIRE3 . Diakses pada 30 Oktober 2025.