Kecapi (Sandorium koetjapi (Burm. f.) Merr.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Superdivisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Meliaceae Juss.
Genus : Sandorium Cav.
Spesies : Sandorium koetjapi (Burm. f.) Merr.
(USDA, t.t.)
Status Konservasi IUCN
LC – Least Concern
Deskripsi
Kecapi merupakan jenis tanaman yang berasal dari Asia Tenggara, tepatnya di Brunei Darussalam, Indonesia (Sumatera, Maluku, Papua, Sulawesi, dan Kalimantan), Malaysia, Papua Nugini, dan Filipina. Pohon kecapi dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian hingga 1.200 m dpl (Barstow, 2018).
Berhabitus pohon, kecapi dapat tumbuh tinggi hingga 50 m dengan akar tunjang yang kuat. Batang pohon kecapi berbentuk silindris lurus dengan cabang yang rendah. Pohon kecapi yang sudah tua dapat membentuk akar banir dengan tinggi hingga 3 m. Kulit batang berwarna abu-abu dengan permukaan yang halus, namun pada beberapa pohon juga ditemukan kulit yang mengelupas seperti serpihan atau memiliki retakan atau celah. Cabang yang masih muda biasanya memiliki banyak rambut halus berwarna cokelat.
Daun kecapi termasuk dalam golong daun majemuk. Daunnya bertangkai panjang yang tersusun berseling dan spiral. Setiap daun memiliki 3 daun kecil (anak daun) yang berbentuk elips hingga lonjong dengan ujung runcing, pangkal membulat, dan tepi yang rata atau sedikit bergelombang. Helaian anak daun kecapi yang terletak di ujung daun memiliki panjang 6–26 cm dan lebar 3–16 cm, sedangkan anak daun kecapi yang terletak di samping memiliki ukuran lebih kecil, yaitu panjang 4–20 cm dan lebar 2–15 cm. Permukaan daun bagian atas berwarna hijau mengkilap, sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau pucat dan tertutup oleh rambut halus berwarna cokelat. Daun kecapi yang telah tua berubah warna menjadi merah cerah sebelum mati atau gugur.
Bunga kecapi termasuk bunga majemuk dengan tipe perbungaan malai. Panjang malai dapat mencapai 15–30 cm. Bunga kecapi berwarna kuning kemerahan, hijau kekuningan. atau putih kuning dengan bau harum. Bunganya berukuran 1–1,3 cm dengan lima buah mahkota bunga yang terpisah atau bebas. Buah kecapi berwarna kuning atau kecokelatan, berbentuk bulat atau bola pipih dengan diameter 5–8 cm. Kulit buah kecapi memiliki permukaan yang keriput, berbulu halus, dan mengandung getah berwarna putih susu. Daging buahnya mengandung banyak air dengan rasa yang asam hingga manis. Dalam satu buah, terdapat 3–5 biji berwarna cokelat, berbentuk oval hingga elips, dan berukuran 2–3,5 cm.
Keben memiliki buah yang dapat langsung dikonsumsi manusia. Buahnya juga dapat diolah menjadi permen, selai, manisan, atau dijadikan perasa dalam masakan. Pohon kecapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pohon peneduh. Kayunya juga dapat dimanfaatkan untuk konstruksi, pertukangan, dan pembuatan perkakas rumah tangga. Daun segar yang ditempelkan ke kulit dipercaya bersifat sudorifik (pemicu keringat) untuk membantu menurunkan demam. Daunnya yang direbus juga dapat diminum sebagai obat demam. Kulit batang yang dihaluskan dapat digunakan sebagai obat kurap. Akar pohon kecapi juga dapat dimanfaatkan sebagai obat diare, meredakan kejang, mengatasi kembung, mengobati sakit perut, dan berfungsi sebagai tonik kesehatan bagi ibu setelah melahirkan (Sotto, 1991).
Pustaka
Barstow, M. (2018). Sandoricum koetjape. The IUCN Red List of Threatened Species 2018: e.T61803664A61803682. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2018-1.RLTS.T61803664A61803682.en. Diakses pada 5 November 2025.
National Parks Board. (2025). Sandorium koetjapi (Burm.f.) Merr. National Parks Board. Diambil dari https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/1/3109. Diakses pada 6 November 2025.
Sotto, R.C. (1991). Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr. Dalam E. W. M. Verheij & R. E. Coronel (Eds.), Plant Resources of South-East Asia No 2: Edible fruits and nuts. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea.
United States Department of Agriculture (USDA), Natural Resources Conservation Service. (t.t.). Sandoricum koejtape (Burm. f.) Merr. In The PLANTS Database. Diambil dari https://plants.usda.gov/plant-profile/SAKO4. Diakses pada 5 November 2025.
















PU
