Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PU
  • 02 April 2026
blog-img-10

Posted by : kpisda_cimancis

Kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson)

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Subkingdom : Tracheobionta 

Superdivisi : Spermatophyta

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Subkelas : Magnoliidae

Ordo : Magnoliales

Famili : Annonaceae Juss.

Genus : Cananga (DC.) Hook.f. & Thomson

Spesies : Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson

(USDA, t.t.)

Status Konservasi IUCN

LC – Least Concern

Deskripsi

Kenanga merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari Australia, Indonesia, Papua Nugini, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan India. Berhabitus pohon, kenanga memiliki sebaran yang sangat luas, populasi yang besar, dan saat ini tidak berpotensi mengalami ancaman kepunahan, sehingga dinilai sebagai spesies dengan status konservasi Berisiko Rendah (Least Concern) oleh IUCN. Kenanga dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 100–2.200 m dpl. 

Pohon kenanga dapat memiliki tinggi 6–18 m, bahkan dapat mencapai 33 m. Tumbuh dengan kulit batang berwarna abu-abu pucat, ranting muda memiliki bulu halus tetapi akan hilang seiring bertambahnya usia. Ranting tua berwarna gelap dan bergaris-garis. Daun kenanga berbentuk bulat telur–lonjong atau elips–lonjong dengan panjang 10–21 cm dan lebar 4–10 cm. Daunnya meruncing pada bagian ujung dan membulat pada bagian pangkal. Bunga kenanga memiliki mahkota berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi kuning pucat ketika tua dengan bintik ungu kecokelatan pada bagian pangkal dalam. Bunga berbentuk lanset linier dengan panjang 5–7,5 cm dan lebar 5–7 cm. Buah kenanga termasuk monokarp atau buah tunggal dengan bentuk bulat lonjong atau bulat telur terbalik. Buahnya berukuran 1,5–2,3 cm dengan permukaan halus (tidak berbulu). Biji kenanga berwarna cokelat pucat, berbentuk lonjong–elips dan pipih. Bijinya memiliki panjang 9 mm, lebar 6 mm, dan tebal 2,5 mm dengan permukaan yang berkerut atau berlubang-lubang kecil (Royal Botanic Gardens, Kew, t.t.).

Kayu pohon kenanga biasa dimanfaatkan sebagai bahan bakar, pembuatan korek api, dan konstruksi lokal. Kulitnya dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan tali. Bunga kenanga mengandung minyak atsiri dengan aroma harum dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan. Minyak yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan, ketegangan, dan ketakutan. Bijinya dapat dimanfaatkan untuk mengobati demam (Orwa et al., 2009 dalam Wulandari & Nurhayani, 2019). 

 

Pustaka

IUCN SSC Global Tree Specialist Group & Botanic Gardens Conservation International (BGCI). 2019. Cananga odorata. The IUCN Red List of Threatened Species 2019: e.T61984545A156221485. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T61984545A156221485.en. Diakses pada 31 Oktober 2025.

Royal Botanic Gardens, Kew. (t.t.). Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson. Plants of the World Online. Diambil dari https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:72580-1/general-information. Diakses pada 31 Oktober 2025.

United States Department of Agriculture (USDA), Natural Resources Conservation Service. (t.t.). Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson. In The PLANTS Database. Diambil dari https://plants.usda.gov/plant-profile/CAOD. Diakses pada 31 Oktober 2025.

Wulandari, A. S., & Nurhayani, F. O. (2019). Morfologi dan mutu fisik benih kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. f. & Thomson forma genuina). Journal of Tropical Silviculture, 10(2), 95–99.