Manggis (Garcinia mangostana L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Superdivisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Dilleniidae
Ordo : Theales
Famili : Clusiaceae Lindl.
Genus : Garcinia L.
Spesies : Garcinia mangostana L.
(USDA, t.t.)
Status Konservasi IUCN
DD – Data Deficient
Deskripsi
Manggis merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah dan banyak dibudidayakan di Asia Tenggara dan daerah tropis lainnya, sehingga lokasi dan sebaran spesiesnya tidak diketahui. Masih diperlukan identifikasi asal usul pohon manggis, sehingga IUCN menilai bahwa spesies ini memiliki status konservasi Data Kurang atau Data Deficient (Chong, 2024). Spesies ini diduga berasal dari Indonesia (Sumatera, Kalimantan) dan Malaysia (Sabah, Peninsular Malaysia).
Manggis merupakan tanaman berhabitus pohon yang dapat tumbuh tinggi mencapai 25 m dan diameter hingga 37 cm (Plant For A Future, t.t.). Manggis memiliki batang yang lurus, cabang-cabang tersusun secara simetris hingga membentuk tajuk seperti piramida. Daun manggis tersusun secara berhadapan. Daunnya memiliki tangkai pendek seolah-olah memeluk batangnya. Bentuk helai daun lonjong atau elips dengan panjang 15–25 cm dan lebar 7–13 cm. Daunnya tebal seperti kulit, tepi daun rata, dan ujung daun meruncing tajam. Permukaan daun bagian atas tidak berbulu dan berwarna hijau, sedangkan bagian bawah berwarna hijau kekuningan. Bunga manggis muncul secara soliter atau berpasangan pada ujung ranting. Tangkai bunga pendek dan tebal dengan diameter bunga sekitar 5,5 cm. Bunga manggis memiliki 4 kelopak, bertekstur tebal dan berdaging, berwarna hijau kekuningan dengan bagian pinggir kemerahan. Bakal buah manggis menempel langsung (tidak memiliki tangkai), berbentuk hampir bulat, dan memiliki 4–8 ruang. Bagian kepala putik juga menempel tanpa tangkai dan memiliki 4–8 lobus (lekukan) yang menonjol. Buah manggis termasuk jenis buah buni yang berbentuk bulat, permukaan halus, dan memiliki diameter 4–7 cm. Buah manggis berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi ungu tua saat sudah matang. Kelopak bunga masih tetap menempel pada buah bagian pangkal. Pada bagian ujung buah pun masih terdapat bekas kepala putik yang berlekuk. Dinding buah memiliki ketebalan sekitar 0,9 cm dengan warna ungu. Dalam satu buah manggis, hanya terdapat maksimal 3 biji yang berkembang sempurna. Biji buah manggis diselimuti oleh selaput biji (arillode) berwarna putih (Verheij, 1991).
Buah manggis dapat langsung dikonsumsi oleh manusia. Buahnya memiliki rasa asam manis yang segar. Kulit batang dan kulit buah manggis dapat dimanfaatkan sebagai obat diare dan disentri karena mengandung tanin yang bersifat antibakteri dan antioksidan. Akar manggis dipercaya masyarakat Melayu dapat mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur. Di Indonesia, kulit kayu dan daun manggis dipercaya memiliki sifat astringen dan dapat membantu menurunkan demam. Getah dari manggis juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna hitam pada kain sutra (National Parks Board, 2025).
Pustaka
Chong, K.Y. 2024. Garcinia mangostana. The IUCN Red List of Threatened Species 2024: e.T163459655A163459663. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2024-1.RLTS.T163459655A163459663.en. Diakses pada 8 November 2025.
National Parks Board. (2021). Garcinia mangostana L. var mangostana. National Parks Board. Diambil dari https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/9/2927. Diakses pada 8 November 2025.
Plant For A Future. (t.t.). Garcinia mangostana - L. Plant For A Future. Diambil dari https://pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Garcinia+mangostana. Diakses pada 8 November 2025.
United States Department of Agriculture (USDA), Natural Resources Conservation Service. (t.t.). Garcinia mangostana L. Dalam The PLANTS Database. Diambil dari https://plants.usda.gov/plant-profile/GAMA10. Diakses pada 8 November 2025.
Verheij, E.W.M., (1991). Garcinia mangostana L. Dalam E. W. M. Verheij & R. E. Coronel (Eds.), Plant Resources of South-East Asia No 2: Edible fruits and nuts. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea.
















PU
