Sawo (Manilkara zapota (L.) P.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Superdivisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Dilleniidae
Ordo : Ebenales
Famili : Sapotaceae Juss.
Genus : Manilkara Adans
Spesies : Manilkara zapota (L.) P.
(USDA)
Status Konservasi IUCN
LC- Least Concern
Deskripsi
Spesies pohon ini secara alami terdapat di Belize, Guatemala dan Meksiko. Tanaman ini dibudidayakan dalam wilayah alaminya dan di negara-negara tropis Asia, Amerika Tengah dan Selatan serta Karibia untuk buah dan chicle yang dapat dimakan. Diperkirakan pertama kali dibudidayakan di Meksiko dan telah dibudidayakan pada waktu yang berbeda-beda di berbagai wilayah habitat alaminya.
Pohon sawo berumur panjang dan pertumbuhannya lambat. Tingginya bisa mencapai 1m di tanah gipsum, namun bisa tumbuh hingga 25m. Bunganya diserbuki oleh serangga terutama lebah dan kelelawar. Buahnya dikonsumsi oleh burung dan juga mamalia seperti monyet howler, tapir, peccaries dan kelelawar yang membantu penyebaran.
Spesies ini penting karena buahnya dapat dimakan dan untuk produksi lateks, yang dikenal sebagai chicle, yang digunakan sebagai permen karet. Ekstraksi lateks melemahkan pohon dan berpotensi menyebabkan kematian. Kayu berkualitas tinggi juga dimanfaatkan dan digunakan secara lokal untuk konstruksi dan kayu bakar. Kayu ini merupakan salah satu kayu paling tangguh di tingkat global, dan mampu menahan getaran. Kayu pohon ini pun dapat digunakan untuk bantalan rel kereta api. Produsen buah sawo terbesar adalah India, Thailand, Filipina dan Malaysia (IUCN).
Pustaka
Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:152641-2
The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/61964429/61964470
United States Department of Agriculture (USDA) https://plants.usda.gov/home/plantProfile?symbol=MAZA
















PU
