Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.

Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.

28 November 2025 178 views

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Subkingdom : Tracheobionta

Superdivisi : Spermatophyta

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Subkelas : Rosidae

Ordo : Sapindales

Famili : Meliaceae Juss.

Genus : Swietenia Jacq.

Spesies : Swietenia mahagoni (L.) Jacq.

(USDA)

Status Konservasi IUCN

NT- Near Threatened

Deskripsi

Mahoni merupakan jenis tanaman yang paling sering ditemukan pada dataran rendah, ketinggian pantai hingga 100 m tetapi di Jamaika tumbuh hingga 1.500 mdpl. Pohon ini dapat tumbuh tinggi sampai 10 hingga 20 meter, berakar tunggang, berbatang bulat, percabangan banyak, dan berkayu serta memiliki getah. Daunnya majemuk menyirip genap, jelaian daun berbentuk bulat telur, ujung dan pangkalnya runcing dan tulang daunnya menyirip. Daun muda berwarna merah kemudian setelah tua akan berwarna hijau. Bunga tanaman ini majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. Buahnya berbentuk bulat, berkeluk lima, berwarna coklat, didalam buah terdapat biji yang berbentuk pipih dengan ujung agak tebak dan berwarna kehitaman (Ahmad, A.R., dkk, 2019). Spesies ini mampu tumbuh di hutan kering hingga lembap. Hal ini pun tercatat pada daerah dataran rendah, di balik hutan bakau yang lebih berawa dan menunjukkan toleransi spesies terhadap penggenangan berkala. Mahoni termasuk jenis yang tidak toleran terhadap naungan dan tidak dapat tumbuh dengan baik pada kanopi tertutup. Hal ini merupakan salah satu penyebab buruknya regenerasi alami karena diperlukan gangguan dalam skala besar untuk mendorong pertumbuhan yang kuat. (IUCN). 

Spesies ini berasal dari Karibia dan Florida. Ia telah diperkenalkan ke semua pulau di Karibia tetapi hanya asli di beberapa negara. Spesies ini dimanfaatkan karena kayunya yang sangat diminati, namun karena banyaknya permintaan akan produk ini, spesies ini telah mengalami eksploitasi berlebihan selama berabad-abad yang menyebabkan kepunahan spesies tersebut secara komersial. Spesies ini pun terdaftar di Appendix II CITES sebagai pengakuan atas ancaman perdagangan terhadap spesies ini. (IUCN). Adapun pemanfaatan lainnya dari tanaman mahoni yaitu kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan tidak mudah luntur. Sedangkan getah mahoni yang disebut dengan “blendok” dapat digunakan sebagai bahan baku lem, dan daun mahoni untuk pakan ternak. Ekstrak biji pohon mahoni dapat digunakan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama pada tanaman kubis, yaitu Plutella xylostella dan Crocidolomia binonalis khususnya saat hama pada stadia larva.

Pustaka

Ahmad, A. R., Handayani, V., Syarif, R. A., Najib, A., & Hamidu, L. (2019). Mahoni (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) herbal untuk penyakit diabetes. CV Nas Media Pustaka: Makassar.

The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/32519/68104916 

United States Department of Agriculture (USDA) https://plants.usda.gov/home/plantProfile?symbol=SWMA2