Publikasi
Berita Balai
Inovasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik BBWS Cimanuk Cisanggarung disurvey oleh Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi
CIREBON - Dalam rangka mendorong dan membangun zona integritas serta pelaksanaan rencana kerja publikasi hasil capaian reformasi birokrasi kepada masyarakat, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc selaku Tunas Integritas Kementerian PUPR ber-inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di BBWS Cimanuk Cisanggarung. Selain reformasi pada tata kelola pelayanan terpadu dengan menyederhanakan prosedur pelayanan dan peningkatan kualitas SDM-nya, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga pro-aktif jemput bola mendengarkan aspirasi dari masyarakat melalui kegiatan Cimancis Mendengar dan Cimancis Open Mic. Program Inovasi tersebut berusaha mendekatkan layanan BBWS Cimanuk Cisanggarung sekaligus menyebarkan informasi publik secara langsung kepada masyarakat dan media. keberhasilan Inisiatif inovasi tersebut diapresiasi dengan terpilihnya BBWS Cimanuk Cisanggarung sebagai unit kerja yang mewakili Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dalam pelaksanaan survey eksternal Reformasi Birokrasi Tahun 2021 yang akan dilaksanakan dari tanggal 15 sd 29 Oktober 2021. Diharapkan dengan survey ini, implementasi Reformasi Birokrasi di BBWS Cimanuk Cisanggarung menjadi terukur dan akuntabel, dan pada akhirnya peningkatan layanan yang terukur ini akan diapresiasi dengan penyesuaian besaran tunjangan kinerja yang lebih baik lagi. (PPID - Cimancis)
Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Sidak Gegap Gempitanya Armada dari lokasi Quary Bukit Julang Ke Proyek Pembangunan Bendungan Cipanas Kabupaten Sumedang
SUMEDANG - Dalam rangka mempercepat penyelesian Proyek Strategis Nasional Pembangunnan Bendungan Cipanas, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc melakukan sidak di lokasi Quary Bukit Julang dan memerintahkan pelaksanaan pekerjaan eksploitasi dilakukand engan tiga shift selama tujuh hari kerja. Dengan memanfaatkan Quary milik BBWS sendiri, efisiensi dalam pengadaan material batu untuk timbunan tubuh bendungan bisa dilakukan secara maksimal. Untuk mewujudkannya BBWS mengerahkan ratusan armada dump truck yang hilir mudik sepanjang ruas Bukit Julang dan Bendungan Cipanas. Pada kesempatan sidak tersebut Kepala BBWS juga melakukan kontrol kelayakan, kapasitas muat, dan frekuensi dari armanda dump truck serta ketertiban dan kelayakan drivernya. Terakhir untuk melaksanakan tuags tersebut secara terus menerus selanjutnya Kepala BBWS memerintahkan memebentuk tim monitoring armada pemanfaatan Quary Bukit Julang. (PPID-Cimancis)
Dengar Langsung Aspirasi Warga, BBWS Cimanuk Cisanggarung Rutinkan Acara Cimancis Mendengar
CIREBON - BBWS Cimanuk Cisanggarung melakukan salah satu inovasi untuk mendengar langsung masukan dari warga dan para stakeholder di wilayah kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung melalui acara Cimancis Mendengar yang dilakukan rutin setiap Jumat. Cimancis mendengar edisi Jumat (15/10/2021) yang membahas tentang permasalahan sampah di sungai. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST. M.Sc beserta jajarannya. Topik permasalahan sampah dan kebiasaan warga yang sering menjadikan saluran sebagai tempat pembuangan selalu menjadi pembahasan yang menarik, sebab pengelolaan sungai Cimanuk Cisanggarung tidak bisa terlepas dari persoalan sampah. Baik sampah rumah tangga ataupun sampah industri. Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa permasalahan sampah ini harus segera ditanggulangi. Salah satu caranya adalah membuat tempat pembuangan sampah yang layak, dan membudayakan perilaku disiplin membuang sampah kepada masyarakat. Cara membudayakan perilaku tersebut bisa dengan memberikan sanksi ataupun teguran bagi warga yang masih membuang sampah sembarangan. Diakhir arahannya, beliau juga menyampaikan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung membutuhkan kerjasama dari para pejabat desa dan stakeholder untuk menertibkan dan menghimbau masyarakat agar tidak lagi mencemari sungai. (PPID-Cimancis)
Penuhi Kebutuhan Irigasi Di Kecamatan Sedong, BBWS Cimanuk Cisanggarung Tinjau Bendungan Sedong
CIREBON - Dalam rangka tugas monitoring, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya meninjau Bendungan Sedong di Bendungan Sedong terletak di Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon pada Minggu (17/10/2021). Bendungan Sedong merupakan salah satu bendungan tua di wilayah kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung. Tercatat bahwa bendungan Sedong sudah berusia lebih dari 100 tahun. Sebagai bendungan tua, Bendungan Sedong masih beroperasi dengan baik dan bahkan masih memberikan manfaat utamanya yaitu sebagai pengendali banjir di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Dalam arahannya, Kepala BBWS menyampaikan bahwa kini Bendungan Sedong sudah mengalami beberapa perubahan. Seperti perubahan daerah aliran air dan pemukiman sekitar. Dulu bendungan ini memang digunakan sebagai pengendali banjir. Namun seiring berkembangnya zaman, Bendungan Sedong juga digunakan sebagai penyedia irigasi untuk areal persawahan seluas 629 Ha. Diakhir, Kepala BBWS menyatakan bahwa Bendungan Sedong ini akan dinormalisasi dengan cara dilakukan pengerukan di beberapa titik bendungan. Hal ini dilakukan agar daya tampung Bendungan Sedong bisa maksimal saat musim kemarau, dan memenuhi kebutuhan irigasi bagi petani khususnya di Kecamatan Sedong. (PPID - Cimancis)
BBWS Cimanuk Cisanggarung Gandeng Ahli Sungai Universitas Gadjah Mada Untuk Menetapkan Garis Sempadan Sungai Cimanuk Bagian Hulu
SUMEDANG - Satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh para pengelola sungai adalah garis sempadan. Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya yang didampingi oleh ahli sungai dari Universitas Gadjah Mada Dr. Ir. Istiarto, M.Eng. melakukan inspeksi ke hulu Sungai Cimanuk untuk menetapkan garis sempadan sungai pada Sabtu (16/10/2021). Garis sempadan sungai merupakan garis maya (tak terlihat) di kiri dan kanan palung sungai yang ditetapkan sebagai batas perlindungan sungai yang berfungsi sebagai ruang penyangga antara kehidupan sungai dan daratan, agar fungsi sungai dan kegiatan manusia tidak saling terganggu. Dalam diskusinya ahli sungai menyampaikan bahwa ketika dilihat ke lapangan, garis sempadan Sungai Cimanuk dapat dibuat dengan palung tebing kanan yang digunakan sebagai titik nol garis sempadan. Hal ini juga bisa diidentifikasi melalui morfologi sungai. Diakhir, Kepala BBWS menyampaikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung dibuat semaksimal mungkin. Dengan perencanaan yang matang dan mendatangkan para ahli, dibangun menggunakan material yang berkualitas, dan tentunya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar agar bisa menjaga dan merawat hasil pembangunan yang berada di sekitar mereka. (PPID - Cimancis)
Mantapkan Perencanaan Pembangunan Drainase Bandara Kertajati, BBWS Cimanuk Cisanggarung Hadiri Diskusi Bersama Ahli SDA UGM Dan PT. BIJB
MAJALENGKA - Menindaklanjuti rapat koordinasi dengan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Angkasa Pura, Bandar Udara Internasional Kertajati Jawa Barat (BIJB), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Jawa Barat pada 22 September 2021 lalu, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya yang didampingi oleh Ahli Sumber Daya Air Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D. kembali menghadiri rapat koordinasi perencanaan pembangunan drainase Bandara Kertajati dengan pihak BIJB di Bandara Internasional Kertajati pada Sabtu (16/10/2021). Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan kepada seluruh sektor di Indonesia, tak terkecuali Bandara Internasional Kertajati. Beberapa persoalan yang dihadapi oleh pengelola Bandara Internasional Kertajati adalah terhentinya penerbangan dan terdapat genangan di Bandara Kertajati. Oleh sebab itu, perlu diadakannya diskusi untuk memfinalkan rencana pembangunan drainase di Bandara Kertajati guna meminimalisir banjir di daerah Bandara Internasional Kertajati terutama ketika musim penghujan. Pihak perencanaan pembangunan drainase PT. BIJB menyampaikan bahwa kelak jalur drainase ini akan dibuat menjadi dua jalur, yakni di sisi kanan dan sisi kiri. Untuk jalur drainase di sisi kanan akan mengarah ke Situ Cimaneuh dan Situ Jawura. Sementara untuk sisi kiri akan berakhir di Sungai Cipanas. Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa pembangunan drainase ini harus berjalan semaksimal mungkin agar bisa rampung sebelum musim penghujan sehingga dapat mereduksi banjir. Sementara itu ahli Sumber Daya Air menyatakan bahwa pembangunan saluran drainase ini merupakan salah satu pilihan yang yang relevan untuk memanage terjadinya banjir ataupun genangan air di Bandara Internasional Kertajati. (PPID - Cimancis)