Dari Air yang Kerap Terhenti, Petani Kandanghaur Kini Kembali Mendapat Aliran

Dari Air yang Kerap Terhenti, Petani Kandanghaur Kini Kembali Mendapat Aliran

11 August 2026 25 views

Bagi petani di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Musim Tanam (MT) II selama bertahun-tahun menjadi periode yang tidak mudah. Air dari jaringan irigasi kerap berhenti sebelum mencapai wilayah hilir. Salah satu titik yang merasakan kondisi tersebut berada di sekitar pintu air B.Tp.3, tempat petani harus menghadapi ketidakpastian pasokan untuk sawah mereka.

Perubahan mulai dilakukan pada awal 2025. Pengaturan tata gilir air dibenahi, pengelolaan Daerah Irigasi (D.I.) Rentang diperkuat, dan distribusi air disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pola tersebut kemudian diterapkan dalam pengaturan layanan irigasi menuju wilayah hilir.

Perbedaannya mulai dirasakan petani. Sejak MT II 2025 hingga MT II 2026, aliran irigasi ke wilayah Kandanghaur berlangsung lebih stabil dibandingkan kondisi sebelumnya. Air yang selama ini kerap terhenti sebelum mencapai sawah mulai dapat diteruskan hingga wilayah hilir, termasuk lahan di sekitar B.Tp.3.

Bagi petani, perubahan tersebut terlihat langsung dari kondisi sawah. Ketika pasokan air lebih teratur, pengolahan lahan dan kegiatan budidaya dapat dilakukan dengan kepastian yang lebih baik. Petani tidak lagi hanya menunggu apakah air akan sampai, tetapi dapat menyesuaikan kegiatan di sawah dengan ketersediaan air yang diterima.

Perbaikan pengelolaan tersebut mendapat apresiasi dari petani Kandanghaur pada 4 Agustus 2026. Bagi mereka, keberhasilan layanan irigasi tidak cukup dilihat dari air yang tersedia di bagian hulu. Ukurannya adalah ketika air benar-benar mencapai petak sawah di wilayah hilir dan dapat digunakan untuk menjalankan musim tanam.

Pengalaman di Kandanghaur menunjukkan bahwa distribusi air di jaringan irigasi membutuhkan pengaturan yang mengikuti kondisi lapangan. Ketika tata gilir dan pengelolaan jaringan dapat berjalan lebih teratur, aliran yang sebelumnya terhenti di tengah perjalanan dapat kembali mencapai lahan yang berada di ujung layanan.