Embung Politeknik PU

Latar Belakang

"Pembangunan Embung Politeknik PU selesai dibangun pada akhir tahun 2021, dan nantinya akan bermanfaat bukan hanya untuk retensi, namun sebagai lab pengujian dan sarana pendidikan. Selain itu juga akan dilakukan normalisasi sungai daerah saluran menuju embung agar tidak terjadi banjir di kawasan sekitar embung Politeknik PU.

Pembangunan SDM merupakan salah satu prioritas yang merupakan program pemerintah dalam rangka pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas.

Pembangunan

Sumber Daya Manusia

Meningkatnya investasi kapital dan asset dalam bidang infrastruktur mendorong kementerian PUPR memiliki tantangan untuk menyediakan tenaga terampil dan produktif.

Investasi

Infrastruktur

Seiring dengan pengembangan kampus politeknik, memerlukan pemenuhan kebutuhan air baku konsumsi dan sanitasi di lingkungan kampus.

Pemenuhan

Air Baku

Pembangunan Embung Politeknik PU

Embung Politeknik PU terletak di kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, luas genangan Muka Air Normal (MAN) + 0.600 dengan volume tampungan ± 15679.63 ㎥ .

Data Teknis Embung

  • Tipe Embung : Embung Kawasan
  • Bahan Penyusun : Pasangan Batu Kosong ( Rip - rap ) & Tiang Pancang Sheet pile.
  • Luas Area : ± 7823.175 m2
  • Volume Tampungan : ± 15679.63 m3
  • Elevasi Muka Tanggul : + 1.800
  • Elevasi Muka Air Normal : + 0.600
  • Elevasi Dasar Embung : - 1.900

Manfaat Embung Politeknik PU

Selain sebagai sarana pendidikan di Kampus Politeknik PU, Embung ini juga mempunyai manfaat sebagai :

Konservasi Sumber Daya Air

Pengendalian daya rusak air

Landscaping Penataan Kawasan Politeknik PU

Sarana Pendidikan di Politeknik PU

Gambaran Umum Proyek

Penjelasan Proyek

Pembangunan Embung Politeknik PU

Embung Politeknik PU terletak di kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah

Data Kontrak

  • Nomor Kontrak : PB.02.01/Ao.8.3/01/2021
  • Tanggal Kontrak : 19 Mei 2021

Jangka Waktu Pelaksanaan

227 Hari Kalender

Penyedia Jasa

  • PT. SEGA ANUGRAH PRIMA
  • Jl. Garuda RT 03 RW 07, Karangasem, Laweyan, Surakarta

Sumber Dana APBN

2021

Landskap Embung Politeknik PU

Landskap Embung Politeknik PU

  • Semua
  • Embung
  • Instrumentasi
  • Landscape

Jenis Konstruksi

Konstruksi yang di gunakan pada saat pembangunan Embung Politeknik PU

CCSP

CCSP (Corrugated Concrete Sheet Piles). CCSP adalah dinding vertikal relatif tipis yang berfungsi untuk menahan tanah dan masuknya air ke dalam lubang galian. Pelaksanaan pembuatan CCSP secara umum meliputi pembesian, pensettingan cetakan, stressing akhir, pengecoran, finishing badan dan finishing ujung pangkal.

RIP RAP

RIP-RAP adalah susunan bongkahan batu alam atau blok-blok beton buatan dengan ukuran dan volume tertentu yang digunakan antara lain sebagai tambahan peredam energi di hilir bendung dan berfungsi pula sebagai lapisan perisai untuk mengurangi kedalaman penggerusan setempat dan untuk melindungi tanah dasar di hilir peredam energi bendung.

PASANGAN BATU

Pasangan batu adalah susunan batu yang diantaranya diisi dengan bahan adukan semen atau mortar sebagai bahan pengikatnya.

BETON

Beton merupakan suatu bahan komposit (campuran) dan beberapa material yang bahan utamanya terdiri dari campuran antara agregat halus, agregat kasar, air dan atau tanpa bahan tambah lain dengan perbandingan tertentu.

Penjelasan Umum dan Teknis Bangunan Embung Politeknik PU

Segala jenis peralatan atau instrumen yang dipasang di dalam tubuh dan atau pondasi bendungan atau di tempat-tempat lain yang terutama dimaksudkan untuk melakukan pemantauan terhadap perilaku bendungan secara berkesinambungan.

Embung

Embung adalah bangunan penyimpan air yang dibangun didaerah depresi, biasanya diluar sungai.

Inlet

Suatu bangunan pada embung yang berfungsi sebagai penyadap aliran sungai, mengatur pemasukan air dan sedimen serta menghindarkan sedimen dasar sungai dan sampah masuk ke inlet.

Kantong Lumpur

Bangunan kantong lumpur merupakan bangunan pelengkap atau bagian dari bangunan utama yang berfungsi untuk mengelakkan angkutan sedimen dasar dan layang terutama fraksi pasir dan yang lebih besar agar tidak masuk ke jaringan pengairan. Bangunan kantong lumpur pada umumnya dibangun di hilir bangunan pengambil (intake) sebelum masuk ke saluran induk.

Pintu Air

Pintu sorong adalah sekat yang dapat diatur bukaanya. Pintu sorong atau biasa disebut pintu air merupakan suatu alat untuk mengontrol aliran pada saluran terbuka. Pintu menahan air dibagian hulu dan mengizinkan aliran kearah hilir melalui bawah pintu dengan kecepatan tinggi

Outlet

Bangunan yang berfungsi sebagai saluran pembuangan air berlebih pada embung dan terdapat pintu klep agar aliran sungai saat elv air tinggi. Air tidak dapat masuk ke Embung.

Spillway

Bangunan Pelimpah (Spillway) adalah bangunan pelengkap dari suatu embung yang berguna untuk mengalirkan kelebihan air ke arah hilir. Bangunan pelimpah pada suatu bendungan merupakan bangunan yang sangat penting, karena bangunan ini yang memungkinkan beroprasinya embung dengan baik. Ini berarti bahwa apabila bangunan ini tidak dibangun dengain baik, dapat membahayakan kontruksi bendungan.

Intake

Suatu bangunan pada bendung yang berfungsi sebagai penyadap aliran sungai, mengatur pemasukan air dan sedimen serta menghindarkan sedimen dasar sungai dan sampah masuk ke intake.

Rumah Pompa

Suatu tempat yang digunakan oleh pompa air untuk memindahkan atau menaikkan debit air serta mengatur besarnya air yang dapat dikeluarkan oleh pompa tersebut.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi untuk memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik. Caranya dengan memanfaatkan debit air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik. Selanjutnya, energi mekanik ini menggerakkan generator dan menghasilkan listrik.

Piezometer

Sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan yang dihasilkan oleh fluida. Bentuk alat ukur piezometer sangat sederhana. Bagian piezometer hanya meliputi sebuah tabung dengan salah satu sisi permukaannya terhubung ke bagian yang akan diukur tekanannya. Sementara itu, ujung lainnya terbuka.

AWLR

Prinsip kerja AWLR (Automatic Water Level Recorder) adalah dengan menghubungkan kabel antara pelampung dan beban yang akan ditempatkan pada pulley. Pelampung akan ditempatkan pada permukaan air, sehingga apabila terjaadi perubahan posisi pada pelampung akan menyebabkan perubahan dari sistem pulley, pulley tersebut akan memutar pontensiometer sehingga jumlah tegangan yang masuk juga akan berubah.

Alat Pengukur Arah dan Kecepatan Angin

Alat Pengukur Arah dan Kecepatan Angin ( anemometer ) adalah alat yang didalamnya terdapat dua sensor yaitu cup counter sensor untuk kecepatan angin dan wind vane sensor untuk arah angin. Alat instrument ini memiliki satuan meterologi Knotsknots, km/jam, mil/jam atau satuan kecepatan lainnya yang relevan

Alat Pengukur Penguapan Air

Alat Pengukur Penguapan air ( Evaporimeter ) adalah alat instrument untuk merekam penguapan yang terjadi dengan cara membaca angka yang ditunjukkan sesuai tinggi permukaan air dalam panci, suhu air dalam panci dan kecepatan angin pada ketinggian 50 cm. satuan dasar untuk alat Evaporimeter adalah milimeter (mm)

Alat Pengukur Hujan

Alat Pengukur Hujan / Penakar hujan Observatorium digunakan untuk mengukur jumlah curah hujan yang jatuh dan masuk kedalam corong penakar curah hujan tersebut dalam periode waktu 24 jam. Jumlah curah hujan yang terukur dinyatakan dalam satuan mm (milimeter)

Alat Pengukur Suhu dan Kelembapan Udara

Alat pengukur suhu dan kelembapan udara (Thermohygrometer) adalah alat yang mempunyai dua indikator pengukuran yaitu thermometer dan hygrometer. Thermometer berfungsi untuk mengukur suhu pada suatu ruangan,sedangkan hygrometer berfungsi untuk mengukur kelembaban pada suatu ruangan.

Observation Well (OW)

Sumur pengamatan untuk mengukur elevasi muka air tanah di sekitar bendungan; termasuk salah satu instrumen standar keselamatan bendungan.

Patok Geser

Patok geser (Surface Monument) : Instrumen yang biasa dipasang di bendungan/bendungan pelana/tanggul guna mengukur pergerakan eksternal horizontal dan vertikal; termasuk salah satu instrumen standar keselamatan bendungan

V-Notch

Alat ukur berbentuk segi tiga yang didesain dengan bentuk takik yang berbentuk seperti huruf V. Alat ukur ini menghasilkan pengukuran yang akurat untuk pengaliran debit kecil dibandingkan dengan alat ukur yang lain.

Stasiun Klimatologi

Stasiun Klimatologi adalah stasiun dimana observasinya digunakan untuk tujuan klimatologi, seperti kepentingan analisis variabilitas iklim dan perubahan iklim.

Bangunan Pengarah dengan Pintu Elektrik

Bangunan Pengarah adalah suatu bangunan air yang berfungsi untuk membendung dan mengarahkan air ke aliran atau tampungan lainnya. Bangunan Pengarah ini terdapat 2 alternatif bendung. Yaitu bendung tetap dan bendung gerak.

Sistem Pengolahan Badan Air

Perbaikan kualitas air ini dilakukan dengan menggunakan sistem SPABA (Sistem Pengolahan Badan Air) yang merupakan kombinasi antara plasma, bakteri, dan tumbuhan mengapung yang berfungsi mengolah air sesuai dengan kelasnya dan mengurangi sedimentasi.

Pintu Klep

Pintu klep adalah salah satu pintu air yang pengoperasiannya dilakukan secara otomatis dengan membuka dan menutupnya pintu pada setiap perubahan muka air baik diudik/hulu maupun dihilir.

Sumur pantau PWJ 443

Sumur pantau PWJ 443 terletak di Kelurahan Muktiharjo, Pedurungan Kidul, Kota Semarang (-6.973865o, 110.450580o) terletak di CAT Semarang Demak merupakan sumur pantau dengan AWLR yang dibangun BBWS Pemali Juana pada Tahun 2022.

Video Embung Politeknik PU

Hubungi Kami

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Embung Pendidikan Politeknik PU silahkan menghubungi :.

BBWS Pemali Juana:

Jl. Brigjen Sudiarto 375, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah

Telp:

(024) 6723212