Tegal - Pasca bencana banjir di Kabupaten Tegal yang disebabkan oleh luapan Sungai Rambut, Bendung Cipero mengalami kerusakan sehingga air tidak dapat dinaikkan ke saluran irigasi. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus melakukan penanganan guna memulihkan fungsi layanan irigasi di wilayah tersebut.
Pada Selasa, 12 Mei 2026, Kepala BBWS Pemali Juana bersama Kepala Bidang KPI, Satker OPSDA, Satker PJPA, PPK OP 5, serta PPK Irigasi dan Rawa 1 melakukan peninjauan langsung di Bendung Cipero, Kabupaten Tegal. Berdasarkan hasil penanganan sementara yang telah dilakukan, aliran air kini sudah bisa naik kembali dan masuk ke intake serta mulai mengalir ke saluran irigasi yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengairan di wilayah DI Rambut.
Sementara itu, penanganan permanen Bendung Cipero masih dalam tahap kajian teknis bersama bidang terkait guna menentukan desain penanganan yang paling tepat, baik dengan mempertahankan bendung eksisting maupun pembangunan bendung baru. Penanganan permanen tersebut direncanakan dapat diusulkan untuk dilaksanakan pada tahun mendatang. BBWS Pemali Juana juga turut menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan memelihara saluran irigasi agar distribusi air dapat mengalir optimal hingga ke area persawahan.
13 Mei 2026 Selengkapnya



.jpeg)
.jpeg)














.jpeg)
.jpeg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



















































.jpg)