Tegal - Memasuki musim kemarau, BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Tegal untuk menjaga keandalan layanan irigasi. Salah satunya melalui pengoperasian Bendungan Cacaban dengan kapasitas tampungan 56,34 juta m³ yang berperan dalam menampung air saat musim hujan dan mengatur pelepasannya secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan irigasi sekitar 7.439 hektare lahan pertanian.
Selain pengelolaan tampungan, pengaturan distribusi air terus dilakukan melalui pola operasi bendungan yang disesuaikan dengan kondisi debit dan kebutuhan di lapangan. Keandalan infrastruktur juga diperkuat melalui pemeliharaan dan penanganan teknis pada bangunan pengairan, salah satunya Bendung Cipero sebagai bagian dari Daerah Irigasi Rambut seluas 7.634 hektare yang terus dijaga fungsinya dalam mengatur dan membagi aliran air ke jaringan irigasi.
Melalui pengelolaan air dari hulu hingga hilir, penguatan infrastruktur, serta koordinasi bersama para pemangku kepentingan, BBWS Pemali Juana terus berupaya menjaga keberlangsungan layanan irigasi, meminimalkan risiko dampak kekeringan, dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat Kabupaten Tegal selama musim kemarau. Diharapkan upaya mitigasi yang dilakukan dapat menjaga ketersediaan air irigasi, mempertahankan produktivitas lahan pertanian, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
27 Juli 2026 Selengkapnya

















.jpeg)
.jpeg)














.jpeg)
.jpeg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



















































.jpg)