BBWS Cimanuk Cisanggarung dan TNI Angkatan Udara Laksanakan Survei Geolistrik untuk Identifikasi Potensi Air Tanah di Kabupaten Majalengka

BBWS Cimanuk Cisanggarung dan TNI Angkatan Udara Laksanakan Survei Geolistrik untuk Identifikasi Potensi Air Tanah di Kabupaten Majalengka

28 July 2026 6 views

BBWS Cimanuk Cisanggarung bersama TNI Angkatan Udara melaksanakan kegiatan pemetaan potensi air tanah menggunakan metode geolistrik di empat desa yang berada di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya identifikasi sumber air alternatif sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi dampak kekeringan yang berpotensi memengaruhi ketersediaan air baku bagi masyarakat.

Survei geolistrik dilakukan untuk memperoleh informasi kondisi bawah permukaan tanah melalui pengukuran sifat kelistrikan batuan. Hasil pengukuran tersebut digunakan untuk mengidentifikasi lapisan yang berpotensi mengandung akuifer sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang memiliki prospek pengembangan sumber air tanah.

Pelaksanaan kegiatan mencakup pengambilan data pada sejumlah titik pengukuran di empat desa sasaran. Data lapangan yang diperoleh selanjutnya dianalisis guna menghasilkan interpretasi kondisi geologi bawah permukaan serta memperkirakan sebaran lapisan pembawa air. Informasi tersebut menjadi bahan teknis dalam mendukung perencanaan penyediaan air baku sesuai karakteristik lokasi.

Kolaborasi antara BBWS Cimanuk Cisanggarung dan TNI Angkatan Udara memperkuat pelaksanaan survei lapangan melalui pemanfaatan sumber daya, dukungan personel, serta koordinasi dalam kegiatan identifikasi potensi air tanah. Sinergi antarinstansi tersebut mendukung pelaksanaan survei secara efektif sehingga data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penanganan kekeringan.

Melalui pemetaan potensi air tanah menggunakan metode geolistrik, diharapkan diperoleh informasi teknis yang akurat mengenai lokasi-lokasi yang memiliki potensi sumber air tanah. Hasil survei ini akan menjadi salah satu acuan dalam penyusunan langkah penanganan kekeringan, pengembangan penyediaan air baku, serta pengelolaan sumber daya air yang disesuaikan dengan kondisi hidrogeologi di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.