Air Mencapai Hilir Rentang, Petani Karangmulya Kembali Mengolah Sawah
Air yang mengalir sampai ke Desa Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, disambut baik oleh para petani. Di wilayah hilir Daerah Irigasi (D.I.) Rentang tersebut, ketersediaan air menjadi hal penting bagi petani untuk menentukan kapan lahan dapat kembali diolah dan ditanami, terutama saat pasokan air terbatas pada musim kemarau.
Sejumlah petani Karangmulya menyampaikan apresiasi setelah merasakan aliran air mencapai lahan mereka. Pasokan yang lebih teratur membuat petani dapat kembali mengatur kegiatan di sawah, mulai dari pengolahan lahan hingga pemeliharaan tanaman.
D.I. Rentang memiliki daerah layanan yang luas dan membentang hingga wilayah hilir. Karena itu, air yang tersedia perlu diatur dan dipantau sepanjang jaringan agar distribusinya tetap berjalan sampai ke bagian akhir daerah layanan. Kondisi jaringan, ketersediaan air, serta kebutuhan di masing-masing wilayah menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pengaturan distribusi.
Bagi petani di Karangmulya, hasil pengaturan tersebut baru terasa ketika air benar-benar masuk ke petak sawah. Lahan yang sebelumnya terkendala pasokan kembali dapat dikerjakan dan tanaman dapat memperoleh air sesuai kebutuhan.
Apresiasi yang disampaikan petani juga menunjukkan satu hal sederhana dalam pelayanan irigasi: air harus sampai kepada pengguna. Bukan hanya tersedia di bendung atau mengalir di saluran utama, tetapi benar-benar mencapai lahan yang berada jauh di bagian hilir.
Di Karangmulya, air yang tiba di sawah memberi kesempatan bagi petani untuk kembali bekerja. Musim tanam pun dapat dilanjutkan sambil berharap kondisi pasokan tetap terjaga hingga tanaman memasuki masa panen.