Publikasi
Berita Balai
Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR-RI, BBWS Cimanuk Cisanggarung Laporkan Hasil Survey Persiapan Pemanfaatan Bendungan Kuningan
KUNINGAN - Bertempat di Bendungan Kuningan yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (31/08/2021), BBWS Cimanuk Cisanggarung menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR-RI Rabu (08/09/2021), dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V H. Muhamad Arwani Thomafi, sepuluh orang anggota dewan tersebut diterima oleh jajaran BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan didampingi oleh Direktur Kepatuhan Intern Dirjen SDA Mochamad Mazid dan perwakilan dari Direktoran Bendungan Danau Ditjen SDA. Dalam sambutan pengarahannya Wakil Ketua Komisi V DPR-RI menyampaikan terkesan dengan selesainya pembangunan Bendungan Kuningan, namun yang perlu dilakukan segera adalah bagaimana Bendungan Kuningan ini segera bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat baik masyarakat di Kabupaten Kuningan maupun masyarakat di Kabupaten Brebes. Menjawab pertanyaan anggota dewan tersebut, BBWS Cimanuk Cisanggarung yang diwakili oleh Direktur Kepatuhan Intern melaporkan hasil survey persiapan pemanfaatan Bendungan Kuningan yang pelaksanaannya menjadi prioritas di Tahun 2021. (PPID-Cimancis)
Amankan Lokasi Bencana Geologi Longsoran/Pergerakan Tanah di Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Rengrang, BBWS Cimanuk Cisanggarung Lakukan Pembersihan dan Pemasangan Informasi Peringatan
SUMEDANG - Paska dikunjungi oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc. beserta jajarannya pada (04/09/2021) lalu, penanganan bencana longsor/gerakan tanah di aliran irigasi Bendung Rengrang yang menyebabkan kerusakan konstruksi jaringan irigasi D.I. Rengrang dilakukan langkah tindak lanjut dilapangan. Sejumlah titik lokasi pada jaringan irigasi yang tertutup longsoran dilkukan mobilisasi alat berat untuk pembersihan, sedangkan pada lereng-lereng yang kritis dilakukan pengamanan dengan memasang dolken dan jumbo bag diisi tanah setempat. Sedangkan pada lokasi jaringan irigasi yang mengalami kerusakan, BBWS Cimanuk Cisanggarung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumedang melakukan pemasangan spanduk-spanduk informasi bencana geologis longsoran dan pergerakan tanah untuk menjadi peringatan bagi masyarakt yang beraktifitas disekitar lokasi kejadian. (PPID-Cimancis)
PERESMIAN HASIL KONTRAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN KUNINGAN OLEH MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT BASUKI HADIMULJONO
KUNINGAN - BBWS Cimanuk Cisanggarung berhasil menuntaskan kontrak pembangunan Bendungan Kuningan yang berlokasi di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat, hasil kontrak terseebut hari Selasa (31/08/2021) diresmikan secara langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang didampingi oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahil Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan & Danau Airlangga Marjono, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Ismail Widadi, dan jajaran Direksi Kontraktor dan Konsultan pelaksana. Pembangunan Bendungan Kuningan memiliki nilai kontrak konstruksi Rp. 491.418.202.000 dengan PT. Wijaya Karya - PT. Brantas Abipraya (KSO) dan kontrak supervisi Rp. 18.449.819.000 dengan PT. Ika Adya Perkasa, JO. Lingkup pembangunan Bendungan Kuningan meliputi pembangunan Bangunan Pengelak, Spillway, Saddle Dam, Main dam, Tower Intake, Rumah Turbin, Waduk (Area Genangan), Jalan Akses, Kantor Pengelola dan Fasilitas Pendukung, serta Ruang Publik. (PPID-Cimancis)
KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG TINJAU LOKASI BENCANA GEOLOGI LONGSORAN/PERGERAKAN TANAH DI PROYEK PEMBANGUNANN JARINGAN IRIGASI D.I. RENGRANG KABUPATEN SUMEDANG
Sumedang - Penanganan bencana longsor/gerakan tanah di aliran irigasi Bendung Rengrang yang menyebabkan kerusakan konstruksi jaringan irigasi D.I. Rengrang, hari Sabtu (04/09/2021) dikunjungi Kepala BBWS Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc. beserta jajarannya. Dalam pernyataan dilokasi kejadian Kepala BBWS menyampaikan perencanaan pembangunan jaringan irigasi D.I. Rengrang sudah dilakukan dengan baik, demikian pula dengan pelaksanaan kostruksinya, namun dalam masa pemeliharaan tanah disertai curah hujan yang sangat tinggi diawal tahun 2021 menyebabkan rusaknya konstruksii jaringan irigasi. Selanjutnya disampaikan untuk mengamankan lokasi kejadian Kepala BBWS mengistruksikan pemasangan papan informasi secara massive untuk menghindari korban jiwa. Kontrak pekerjaan harus dihentikan karena keadaan kahar dan untuk penanganan secara permanen diperlukan kajian geologis secara komperhensif, demikian sambung Kepala BBWS. (PPID-Cimancis)
KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SURVEY JARINGAN IRIGASI D.I. JANGKELOK, ANTISIPASI TAMBAHAN PASOKAN AIR IRIGASI DARI BENDUNGAN KUNINGAN
Brebes - Pasca peresmian Bendungan Kuningan tanggal (31/08/2021) oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo, hari Minggu (05/09/2021) Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc. beserta jajarannya melakukan survey sepanjang ruas jaringan irigasi D.I. Jengkelok Desa Cibendung Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes untuk memastikan kondisi dan penanganan yang diperlukan apabila nanti pasokan air irigasi dari Bendungan Kuningan sudah bisa dimanfaatkan. Luasan D.I. Jengkelok sendiri ada 6279 Ha, 4279 Ha diantaranya selama ini mengandalkan aliran irigasi dari Bendungan Malahayu, sedangkan 2000 Ha mengalami rawan kekeringan, tambahan alikasi 1,8 m3/detik dari Bendungan Kuningan diharapkan mampu mengatasinya. Setelah melakukan survey Kepala BBWS menyampaikan dengan hasil studi perencanaan yang sudah dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Jengkelok segera dikerjakan mengingat kondisi jaringan eksisting banyak yang mengalami kerusakan. (PPID-Cimancis)
BBWS Cimanuk Cisanggarung Sambut Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Kuningan
KUNINGAN - Bendungan Kuningan yang sudah dibangun sejak tahun 2013 silam, hari ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di dampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen SDA Jarot Widyoko, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Ismail Widadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Kuningan Acep Purnama Selasa (31/8/21). Dalam sambutannya Presiden Jokowi berharap keberadaan Bendungan Kuningan ini bisa meningkatkan produktifitas pertanian dan sebagai nilai tambah bagi desa. Disamping itu, Kepala BBWS menyampaikan rasa syukur atas berlangsunya peresmian Bendungan Kuningan yang berjalan lancar. Dan berharap agar masyarakat sekitar juga turut menjaga dan merawat keberadaan Bendungan Kuningan. Kini Bendungan Kuningan dapat menyuplai air untuk 3.000 hektar sawah masyarakat di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Brebes, mengendalikan banjir menyediakan air baku 0,30 meter kubik per detik, dan menghasilkan listrik 0,5 megawatt. (Kompu-Cimancis)