Publikasi
Berita Balai
Jelang Musim Penghujan, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Ajak Pegawai Sigab dan Stakeholder Laksanakan Apel Siaga Antisipasi Bencana Di Bendungan Kuningan
Kuningan - Memasuki kuartal keempat tahun 2021, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) mengeluarkan informasi bahwa sekitar 3% wilayah di Indonesia sudah mulai memasuki musim penghujan. Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung termasuk wilayah dengan intensitas hujan yang tinggi dan memiliki dataran rendah di bagian hilir, artinya banyak titik rawan di wilayah ini, dan Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung perintahkan agar seluruh Tim SIGAB selalu siap siaga dalam segala kondisi. Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc mengajak seluruh pegawai dan stakeholder yang terlibat dalam Tim Siaga Antisipasi Bencana BBWS Cimanuk Cisanggarung di Bendungan Kuningan pada Jum’at (17/9/2021). Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh Tim SIGAB untuk kesiagaannya menjelang musim penghujan. Satu hal yang harus ditekankan adalah kita harus memaksimalkan kemampuan kita untuk membantu masyarakat yang berada di titik rawan bencana. Diakhir beliau menyampaikan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung tentunya tidak bisa bekerja sendirian, maka diperlukan kerjasama serta koordinasi yang baik dengan BNPB, tokoh masyarakat, dan stakeholder di sepanjang wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung.
Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Perintahkan Petugas Embung Teluk Agung Untuk Menertibkan Area Sekitar Embung Dengan Membentuk Gugus Tugas Khusus
INDRAMAYU - Embung Teluk Agung merupakan salah satu Embung yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman masyarakat. Oleh sebab itu, penting diadakan sosialisasi bahwa wilayah sekitar Embung adalah wilayah kerja, bukan wilayah bebas guna. Dalam rangka tugas monitoring Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya meninjau Embung Teluk Agung di Kabupaten Indramayu pada Rabu (15/9/2021). Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa untuk menjaga keberadaan dan fungsi embung ini maka diperlukan pembentukan Gugus Tugas Khusus Embung Teluk Agung, yang beranggotakan penanggung jawab embung, perwakilan masyarakat, dan stakeholder di sekitar Embung Teluk Agung. Dengan daya tampung sebesar 100.000 meter kubik, Embung Teluk Agung mampu memenuhi kebutuhan air sebanyak 100 KK/hari. Dengan manfaat sebesar itu, maka penting untuk menjaga keberadaan Embung Teluk Agung agar tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya. (PPID - Cimancis)
Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Lakukan Inspeksi Ke Saluran Irigasi Tersier Program P3-TGAI BBWS Cimanuk Cisanggarung Yang Sudah Rampung 100%
INDRAMAYU - Demi mendukung program ketahanan pangan nasional, BBWS Cimanuk Cisanggarung melakukan banyak pekerjaan pembangunan saluran irigasi salah satunya melalui Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi atau yang biasa dikenal dengan nama P3-TGAI. Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya dan didampingi oleh Sekretaris Desa Leuwigede melakukan inspeksi ke lokasi P3-TGAI yang bertempatan di Desa Leuwigede Kabupaten Indramayu pada Rabu (15/9/2021). Sampai saat ini progres fisik sudah mencapai 100% dan akan dirasakan manfaatnya oleh para petani dengan segera. Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa saluran irigasi ini bukan hanya milik BBWS Cimanuk Cisanggarung. Saluran ini milik semua masyarakat, baik itu petani, warga sekitar dan para stakeholder di Desa Leuwigede. Oleh sebab itu, menjaga dan merawat saluran irigasi ini menjadi kewajiban bersama. Saluran irigasi yang dibangun sepanjang 400 meter ini kelak bisa digunakan untuk mengairi areal persawahan seluas 35 Ha. Dengan terealisasinya saluran irigasi ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas padi di Desa Leuwigede. (PPID - Cimancis)
Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Pastikan Paket Pekerjaan Rehabilitasi D.I Cipanas Sudah Memenuhi Standar Kualitas
INDRAMAYU - Dalam rangka tugas monitoring Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajaranya mengunjungi paket pekerjaan Rehabilitasi D.I Cipanas di Saluran Induk Rengas di Kabupaten Indramayu pada Rabu (15/9/2021). Sampai saat ini pekerjaan yang sudah dilakukan mencapai 75% dan akan rampung pada bulan November mendatang. Beberapa item pekerjaan sudah dilakukan diantaranya adalah pengerukan tanah, pekerjaan pemasangan batu, pekerjaan beton, dan pekerjaan pintu air. Rehabilitasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi pendistribusian (penyediaan, pengambilan, pembagian dan pemberian) air irigasi sesuai kebutuhannya pada petak sawah dan menjamin ketersediaan air untuk mengairi areal sawah. Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa paket pekerjaan Rehabilitasi D.I Cipanas Sudah Memenuhi Standar Kualitas. Diantaranya adalah dengan beberapa pekerjaan yang sudah dilakukan dan progres yang sudah sesuai dengan rencana.Diakhir arahannya, Kepala BBWS menyampaikan agar paket pekerjaan di wilayah kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung bukan hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga tertib administrasi. Seperti dengan pencatatan berkala jumlah pekerja padat karya. (PPID - Cimancis)
Saluran Irigasi Tersier Hasil Program P3-TGAI Di Desa Kebulen Kabupaten Indramayu Siap Suplai Air Untuk Areal Persawahan Seluas 35 Ha
INDRAMAYU - Dalam kurun waktu dua bulan, BBWS Cimanuk Cisanggarung bersama dengan Kelompok P3 Mitra Cai Sari Mukti 3 dalam Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi atau yang biasa dikenal dengan nama P3-TGAI berhasil membangun saluran irigasi tersier sepanjang 278 meter di Desa Kebulen Kabupaten Indramayu. Dalam rangka tugas monitoring Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya dan didampingi oleh Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dan Ketua Kelompok P3 meninjau hasil pekerjaan saluran irigasi tersier di Desa Kebulen Kabupaten Indramayu pada Rabu (15/9/2021). Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa setelah dibangun, saluran irigasi tersier ini wajib dijaga dan dirawat keberadaannya. Agar manfaatnya bisa terus dirasakan oleh petani di Desa Kebulen dan sekitarnya. Saluran irigasi ini kelak bisa mengairi areal persawahan seluas 35 Ha. Sebagai penutup, Kepala BBWS mengajak para stakeholder yang turut hadir untuk berkomitmen akan menjaga keberadaan saluran irigasi tersier ini. Dengan cara tidak mengaspal jalan di sekitar saluran irigasi, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mengalihfungsikan sawah menjadi bangunan tempat tinggal. (PPID - Cimancis)
Melebihi Target Pembangunan, Pekerjaan Pengaman Pantai Limbangan Ditinjau Oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung
INDRAMAYU - Pantai Limbangan merupakan salah satu pantai dengan gelombang pasang yang cukup tinggi. Hal ini membuat daerah pesisir rawan banjir rob, terjadi sedimentasi pada muara sungai atau garis pantai, serta berbahaya bagi warga yang bermukim di pesisir pantai. Oleh sebab itu, BBWS Cimanuk Cisanggarung melalui SNVT PJSA membangun pengaman pantai dengan breakwater. Dalam rangka tugas monitoring, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc beserta jajarannya meninjau progres pembangunan pengaman Pantai Limbangan di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu pada Rabu (15/9/2021). Dalam arahannya Kepala BBWS menyampaikan bahwa pengaman pantai yang direncanakan hanya 500 meter, namun hari ini BBWS Cimanuk Cisanggarung dapat membuat panjang pengaman Pantai Limbangan mencapai 700 meter. Meskipun belum rampung 100%, manfaat dari pengaman pantai sudah dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Seperti saat beberapa pekan lalu terjadi gelombang pasang maksimal, dan breakwater dapat menahan abrasi dan rob. Sebagai penutup beliau menegaskan agar segera membentuk komunitas peduli pantai. Tujuannya agar bisa membuat kondisi pantai menjadi lebih rapi, bersih, dan indah. Agar kelak Pantai Limbangan bisa dijadikan salah satu objek pariwisata di Kabupaten Indramayu. (PPID - Cimancis)