Publikasi

Berita Balai

Eukaliptus (Eucalyptus pellita (F.) Muell.)
Balai Berita
20 Aug 2025

Eukaliptus (Eucalyptus pellita (F.) Muell.)

  Klasifikasi Kingdom : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Rosidae Ordo : Myrtales Famili : Myrtaceae Juss. Genus : Eucalyptus L’Her. Spesies : Eucalyptus pellita F. Muell.  (USDA) Status Konservasi IUCN LC- Least Concern Deskripsi Eukaliptus berasal dari Australia (Queensland dan New South Wales). Jenis ini kemudian menyebar hingga ke China, Kenya, dan Tanzania. Pohon eukaliptus dapat tumbuh tinggi hingga 40 m dengan kulit batang beralur dan berwarna merah kecokelatan. Pohon eukaliptus memiliki daun berbentuk lanset dengan panjang 10 – 15 cm dan lebar 2 – 4 cm serta panjang tangkai daun 1,5 – 2,5 cm. Dalam satu rangkaian perbungaan eukaliptus, terdapat kurang lebih 7 bunga. Tangkai perbungaan (Peduncle) berbentuk pipih lebar dengan panjang 1,0 – 2,5 cm, sedangkan tangkai bunga (pedicels) tebal dan bersudut dengan panjang 1 – 9 mm. Buah eukaliptus berbentuk setengah bola atau kerucut dengan panjang 0,7 – 1,6 cm dan lebar 0,7 – 1,5 cm (Kew). Eukaliptus dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat seperti minyak eukaliptus (Proenza et al., 2013). Selain itu, kayu pohon eukaliptus dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pulp dan kertas (Amorim et al., 2021). Pustaka  Amorim, E. P., Menucelli, J. R., Santos, C. H., Freitas, M. L. M., Pissarra, T. C. T., da Silva, M. E. C. M., ... & Longui, E. L. (2021). Wood evaluation of Eucalyptus pellita F. Muell. and Eucalyptus tereticornis Smith as potential for pulp and paper production. Revista do Instituto Florestal, 33(2), 139-149. https://rif.emnuvens.com.br/revista/article/view/22/20  Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:593227-1 Proenza, Y. G., Álvarez, R. Q., Tamayo, Y. V., Saavedra, M. A., Garcia, Y. S., & Espinosa, R. H. (2013). Chemical composition and antibacterial activity of the essential oil from Eucalyptus pellita F. Muell. Journal of Medicinal Plant Research, 7(27), 1979-1983. https://citeseerx.ist.psu.edu/document?repid=rep1&type=pdf&doi=eb0bc3a15ffa2c5c52bff6b8dfb1f99c78043e23  The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/133373502/133373504  United States Department of Agriculture (USDA) https://plants.usda.gov/home/plantProfile?symbol=EUPE18 

Ficus microcarpa (L.)
Balai Berita
20 Aug 2025

Ficus microcarpa (L.)

  Klasifikasi Kingdom : Plantae  Subkingdom : Tracheobionta  Superdivisi : Spermatophyta  Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Hamamelididae Ordo : Urticales Famili : Moraceae Gaudich Genus : Ficus L Spesies : Ficus microcarpa L.  (USDA) Status Konservasi IUCN LC- Least Concern Deskripsi Ficus microcarpa atau Chinese Banyan merupakan spesies yang berasal dari Bangladesh, Indonesia (Kalimantan, Jawa, Maluku, Sumatera, dan Sulawesi), Malaysia, Kamboja, China (Hainan), India, Jepang, Myanmar, Nepal, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam. Tanaman ini kemudian menyebar luas ke berbagai wilayah seperti Hawaii, Republik Dominika, Italia, Peru, Spanyol, Tunisia, dan Venezuela. Ficus microcarpa dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 100 – 1.000 mdpl (Kew). Tanaman ini tumbuhan evergreen atau tumbuhan yang selalu hijau dan dapat tumbuh tinggi mencapai 30 m. Termasuk dalam jenis tanaman yang memiliki akar gantung, akar Ficus microcarpa dapat menjuntai dan berkembang menjadi batang pohon. Ficus microcarpa memiliki daun berwarna hijau mengkilap, berbentuk lonjong – elips, ujung daun agak runcing, dan duduk daun berseling. Memiliki bunga kecil, berkelamin tunggal, dasar bunga bersatu (syconium). Buah Ficus microcarpa berukuran kecil dengan warna merah muda dan berubah menjadi ungu ketika masak. Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, makanan, dan obat-obatan. Pada kulit kayu dan akar gantung tanaman Ficus microcarpa mengandung senyawa fenolik, sedangkan pada kulit kayu dan daunnya mengahsilkan sterol. Metanol yang terkandung dalam kulit batang, buah, dan daun dapat berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri (Chan et al., 2017). Pustaka  Chan, E. W. C., Tangah, J., Inoue, T., Kainuma, M., Baba, K., Oshiro, N., Kezuka, M., & Kimura, N. (2017). Botany, uses, chemistry and pharmacology of Ficus microcarpa: a short review. Systematic Reviews in Pharmacy, 8(1), 103.  https://www.researchgate.net/profile/Eric-Chan-20/publication/316247769_Botany_Uses_Chemistry_and_Pharmacology_of_Ficus_microcarpa_A_Short_Review/links/595b1af9aca272f3c08401d0/Botany-Uses-Chemistry-and-Pharmacology-of-Ficus-microcarpa-A-Short-Review.pdf  Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:600841-1  The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/49485755/49485759  United States Department of Agriculture (USDA) https://plants.usda.gov/home/plantProfile?symbol=PSGU   

Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus (Roxb) Havil)
Balai Berita
20 Aug 2025

Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus (Roxb) Havil)

  Klasifikasi Kingdom : Plantae Filum : Streptophyta Kelas : Equisetopsida Subkelas ; Magnoliidae Ordo : Gentianales Famili : Rubiaceae Genus : Neolamarckia Spesies : - Neolamarckia macrophylla (Roxb.) Bosser  - Anthocephalus macrophyllus (Roxb) Havil  (KEW) Status Konservasi IUCN LC – Least Concern Deskripsi Jabon Merah merupakan tanaman yang berasal dari Indonesia bagian timur dan tumbuh alami di pulau Sulawesi dan Maluku. Jabon merah memiliki beberapa nama lokal seperti Karumama (Sulawesi Utara), Samama (Maluku Utara). Spesies ini dikategorikan sebagai tumbuhan fast growing dengan potensi ekonomi yang tinggi pada hutan alam dan hutan tanaman. Selain itu, jabon merah dapat digunakan sebagai tanaman konservasi di daerah aliran sungai karena memiliki  daya serap  air yang baik. Jabon Merah dapat tumbuh setinggi 45 m dengan panjang cabang mencapai 30 m dan diameter 160 cm. Lokasi tumbuhnya berkisar pada daerah dengan ketinggian 10 – 1000 mdpl. Pohon jabon merah juga mampu menggugurkan ranting dan daun bagian bawah atau pruning secara alami sehingga dapat tumbuh lurus meninggi tanpa cabang (Arif dkk.). Keunggulan jabon merah adalah memiliki terksur kayu yang halus dan arah serat kayu yang lurus, serta memiliki batang yang cendurung lurus sehingga banyak digunakan pada industry kayu. Keunikan dari kayu jabon merah adalah warna kayunya yang berwarna merah. Kayu jabon merah termasuk dalam kayu kelas kuat II-III dan tergolong kayu kelas awet IV serta termasuk kelas sedang dalam hal menyerap bahan pengawet (UPT PTH).  Pemanfaatan kayu jabon merah meliputi industri bubur kertas, kertas, venir, kayu lapis, meubel, peti buah, mainan anak-anak, korek api, alas sepatu, dan papan (Setyaji dkk.). Pustaka   Arif, A., Larekeng, S. H., Restu, M., Cahyaningsih, Y. F., & Mukti, J. 2019. A genetic diversity on Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus Roxb.) from three different provenances in South Sulawesi. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 270, No. 1, p. 012003). IOP Publishing. Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:914297-1 Setiaji, et al. 2014. Budidaya Intensif Jabon Merah (Athocephalus macrophyllus): Si Jati Kebon dari Timur. Bogor: IPB Press. ISBN 978-602-7672-52-9. The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/61958464/155288194 UPT PERBENIHAN TANAMAN HUTAN https://uptpth.dishut.jatimprov.go.id/jabon-merah-ngancar/

Araucaria (Araucaria cunninghamii Aiton ex D.Don.) 
Balai Berita
13 Aug 2025

Araucaria (Araucaria cunninghamii Aiton ex D.Don.) 

  Klasifikasi Kingdom : Plantae  Subkingdom : Tracheobionta  Superdivisi : Spermatophyta  Divisi : Coniferophyta Kelas : Pinopsida Ordo : Pinales Famili : Araucariaceae Henkel & W. Hochst. Genus : Araucaria Juss. Spesies : Araucaria cunninghamii Aiton ex D.Don. (USDA) Status Konservasi IUCN LC – Least Concern Deskripsi Araucaria atau hoop pine merupakan tanaman yang berasal dari Papua Nugini, New South Wales, dan Queensland. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai negara seperti Mauritius dan Jepang (Kew). Pohon ini dapat tumbuh tinggi mencapai 60 m dan diameter hingga 4 m dengan kulit batang kasar dan mengelupas dengan pola pita melingkar. Pohon araucaria memiliki cabang-cabang yang panjang dan berumbai di bagian ujung dengan diameter cabang sekitar 2 cm daun muda tersusun spiral, berwarna hijau, mengkilap, dan pipih. Daun dewasa bersisik dengan panjang 0,8n – 2,0 cm, melengkung, dan lancip (The Gymnosperm Database).  Araucaria memiliki dua varian yaitu Australia dan Nugini. Araucaria varian Australia dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 0 – 1.000 mdpl. Araucaria varian Nugini dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 100 – 2.700 mdpl (Wikipedia).  Araucaria merupakan tumbuhan conifer yang memiliki kayu dengan kualitas tinggi. Kayu ini biasanya digunakan sebagai bahan kayu lapis, pulp, kertas, dan pertukangan. Selain itu, batang araucaria mengandung getah yang dapat memperlambat terjadinya pembusukan (Stefenon et al., 2005 dalam Sankaranarayanan et al., 2020). Pustaka   Plants of the World Online Royal Botanic Gardens Kew (Kew) https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:60455476-2  Sankaranarayanan, K., Gentner, N. E., Prasetyawati, C. A., & A’ida, N. (2020, November). Genetic variation of seven years old Araucaria cunninghamii progeny test in Bondowoso East Java. In International Conférence on Sustainable Utilization of Natural Resources (Vol. 2020, p. 28).  The Gymnosperm Database  https://www.conifers.org/ar/Araucaria_cunninghamii.php  The International Union for Conservation of Nature (IUCN) https://www.iucnredlist.org/species/32835/9734286  United States Department of Agriculture (USDA) https://plants.usda.gov/home/plantProfile?symbol=ARCU7  WIKIPEDIA https://en.wikipedia.org/wiki/Araucaria_cunninghamii 

wawancara staf pengamat non asn jaringan irigasi rentang bbws cimanuk cisanggarung
Balai Berita
01 Aug 2025

wawancara staf pengamat non asn jaringan irigasi rentang bbws cimanuk cisanggarung

Seleksi Wawancara Calon Staf Pengamat Non-ASN Jaringan D.I. Rentang BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Pada hari ini, Kamis, 9 Januari 2025, BBWS Cimanuk-Cisanggarung melaksanakan seleksi wawancara calon staf pengamat non-ASN jaringan D.I. (Daerah Irigasi) Rentang. Dalam kegiatan ini, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung memberikan arahan kepada seluruh peserta dan panitia untuk bekerja dengan sungguh-sungguh serta mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan demi memastikan proses seleksi berjalan secara transparan, adil, dan menghasilkan calon staf yang kompeten, berdedikasi, serta memiliki integritas tinggi untuk mendukung pengelolaan jaringan irigasi. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan komitmen terbaiknya. Semoga proses seleksi ini berjalan lancar dan mampu menghasilkan talenta-talenta terbaik untuk mendukung misi BBWS Cimanuk-Cisanggarung dalam pengelolaan sumber daya air yang optimal dan berkelanjutan!

Apel pagi bbws cimanuk cisanggarung
Balai Berita
01 Aug 2025

Apel pagi bbws cimanuk cisanggarung

Apel Pagi BBWS Cimanuk Cisanggarung & Penghargaan RBO-PB 2024 Hari ini, kami memulai dengan semangat tinggi dalam Apel Pagi BBWS Cimanuk Cisanggarung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan sinergi dalam setiap program serta kegiatan. Tidak hanya sebagai ajang untuk memperkuat disiplin, apel pagi ini juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan penghargaan yang luar biasa. Penghargaan RBO-PB Tahun 2024 dengan nilai Indeks berstatus Sangat Baik. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung meraih Status Sangat Baik dalam RBO-PB 2024. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berkontribusi, serta para pihak terkait yang terus mendukung upaya kita. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap langkah dan inovasi.