Peningkatan Irigasi di Kali Anyar Dukung Implementasi Inpres 02/2025 dan Produktivitas Petani Indramayu
26 October 2025
102 views
Masroni, perwakilan Kelompok Tani Kali Anyar, Desa Kali Anyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, menyampaikan rasa syukur atas terbangunnya saluran irigasi di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa pembangunan tersebut membawa perubahan besar bagi para petani, terutama dalam hal ketersediaan air yang kini dapat dialirkan secara teratur hingga ke lahan pertanian.
Sebelum adanya pembangunan irigasi, petani di wilayah Kali Anyar hanya mampu menanam padi satu kali dalam setahun karena bergantung pada curah hujan. Namun kini, setelah saluran irigasi berfungsi optimal, pasokan air menjadi lebih stabil sehingga memungkinkan peningkatan pola tanam menjadi dua kali dalam setahun. “Dulu kami hanya bisa panen sekali. Sekarang air sudah lancar sampai ke sawah, alhamdulillah bisa dua kali panen setahun. Ini berkah besar bagi kami,” ungkap Masroni.
Pelaksanaan pembangunan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas Nasional, yang menekankan peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan. Peningkatan saluran irigasi di berbagai wilayah kerja BBWS Cimancis menjadi langkah strategis untuk memastikan air irigasi tersedia sesuai kebutuhan lahan sawah produktif di Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu tahun 2024, wilayah ini memiliki luas baku sawah mencapai 115.007 hektar dengan produksi padi sekitar 1,37 juta ton gabah kering giling per tahun, menjadikannya lumbung padi terbesar di Jawa Barat. Berdasarkan estimasi teknis dari kegiatan peningkatan jaringan irigasi serupa di lingkungan BBWS Cimancis dan balai sejenis, pembangunan saluran irigasi berpotensi meningkatkan pendapatan petani sebesar 18–22 persen per musim tanam, tergantung pada luas layanan dan pola tanam yang diterapkan.
Masroni berharap keberlanjutan pembangunan infrastruktur pertanian terus dijalankan agar petani semakin sejahtera dan mampu mendukung swasembada pangan nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan nyata terhadap kesejahteraan petani. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo dan Kementerian PU yang telah memperhatikan kami. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut demi kemajuan pertanian Indonesia,” pungkasnya.