Bangunan Irigasi Rentang: Penopang Utama Ketahanan Pangan di Jawa Barat
28 October 2025
199 views
Sobat Cimancis, tahu nggak sih? Di Daerah Irigasi (DI) Rentang, terdapat berbagai bangunan penting yang berperan besar dalam mengalirkan air ke ribuan hektar lahan pertanian. Berada di wilayah Kabupaten Indramayu dan Majalengka, sistem irigasi ini menjadi salah satu yang terbesar di bawah pengelolaan BBWS Cimanuk Cisanggarung, dengan cakupan layanan mencapai 87.840 hektar lahan sawah produktif.
Bangunan utama seperti Bendung Rentang, saluran primer, sekunder, hingga tersier, bekerja secara terpadu untuk memastikan pasokan air dari Sungai Cimanuk dapat terdistribusi secara merata ke seluruh areal persawahan. Setiap pintu air diatur dengan cermat oleh petugas lapangan agar kebutuhan air di hulu dan hilir tetap seimbang, terutama saat musim tanam padi tiba.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat tahun 2024, wilayah yang mendapat suplai air dari DI Rentang berkontribusi lebih dari 12 persen terhadap total produksi padi Jawa Barat, yang menjadikan daerah ini salah satu lumbung pangan utama nasional. Efisiensi distribusi air di Rentang juga turut meningkatkan indeks pertanaman (IP) hingga mencapai 250–300 persen, atau setara dengan dua hingga tiga kali masa tanam dalam setahun.
Peningkatan kinerja bangunan irigasi di Rentang sejalan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air. Program ini mendorong penguatan infrastruktur irigasi nasional demi mendukung ketahanan pangan, keberlanjutan sumber daya air, dan kesejahteraan petani.
Melalui pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung, DI Rentang tidak hanya menjadi jaringan irigasi, tetapi juga simbol komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan air, memperkuat produksi pangan, serta memastikan setiap tetes air memberi manfaat bagi rakyat dan negeri.