Pembangunan Saluran Tersier Desa Tugu Kidul: Upaya Penguatan Layanan Irigasi untuk Ketahanan Pangan Indramayu

Pembangunan Saluran Tersier Desa Tugu Kidul: Upaya Penguatan Layanan Irigasi untuk Ketahanan Pangan Indramayu

16 November 2025 62 views
Penyelesaian pekerjaan saluran tersier di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur irigasi yang mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan distribusi air ke sawah berjalan lebih efisien sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Secara teknis, saluran tersier yang dibangun memiliki panjang 284 meter dan dirancang untuk meningkatkan kapasitas layanan jaringan irigasi eksisting. Infrastruktur ini melayani area persawahan seluas sekitar 50 hektar, sehingga aliran air menuju lahan milik petani dapat terdistribusi lebih merata dan terukur. Pekerjaan lapangan juga dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis jaringan tersier agar sesuai dengan karakteristik tanah dan kebutuhan hidrolis setempat. Dari sisi manfaat langsung, keberadaan saluran tersier ini diharapkan mampu meningkatkan pola tanam, menjaga kelembapan tanah, serta meminimalkan risiko kekeringan pada musim kemarau. Dengan pasokan air yang lebih stabil, petani dapat melakukan pengelolaan lahan secara lebih optimal, sehingga produktivitas tanaman pangan di Desa Tugu Kidul dapat meningkat. Selain itu, dampak ekonomi juga dirasakan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja sebesar 652 Hari Orang Kerja (HOK) selama proses pembangunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indramayu merupakan salah satu lumbung padi nasional dengan produksi lebih dari 1 juta ton gabah kering giling per tahun. Dengan peningkatan infrastruktur irigasi seperti pembangunan saluran tersier ini, diharapkan kapasitas produksi dapat terjaga bahkan meningkat. Angka cakupan layanan irigasi di wilayah Sliyeg juga diproyeksikan bertambah seiring tersedianya jaringan tersier yang lebih andal, meskipun angka peningkatan tersebut masih bersifat estimasi berdasarkan proyek sejenis. Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada ketentuan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2015 tentang kriteria jaringan irigasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional. Dengan selesainya pembangunan saluran tersier di Desa Tugu Kidul, harapannya sistem irigasi setempat dapat berfungsi lebih optimal. Upaya peningkatan jaringan irigasi ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu secara berkelanjutan.