Sumur Bor di Desa Longok, Solusi Air Bersih bagi Masyarakat dan Santri
16 November 2025
55 views
BBWS Cimanuk Cisanggarung bekerja sama dengan Kodim 0616/Indramayu membangun sumur bor di Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, sebagai upaya penyediaan akses air bersih yang andal bagi masyarakat setempat. Proyek ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Secara teknis, sumur bor dibangun dengan kedalaman 30 meter dan dilengkapi dengan kapasitas tampungan air mencapai 5.100 liter. Infrastruktur ini dirancang agar mampu mendistribusikan air secara efisien ke fasilitas publik maupun rumah tangga warga, dengan instalasi pompa dan pipa distribusi yang memadai untuk menjaga kontinuitas pasokan.
Manfaat langsung dari sumur ini sangat signifikan. Sekitar 150 santri di madrasah dan 20 kepala keluarga kini dapat mengakses air bersih secara rutin. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan pasokan PDAM yang sering mengalami gangguan, sehingga distribusi air tidak merata dan kerap menimbulkan kekurangan di musim kemarau.
Dampak sosial-ekonomi dari keberadaan sumur bor juga terlihat jelas. Kemudahan akses air bersih mengurangi waktu dan tenaga yang sebelumnya digunakan untuk mengambil air dari sumber jauh, sehingga warga dapat fokus pada aktivitas produktif dan pendidikan anak-anak. Infrastruktur ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam merawat sumur agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan pembangunan sumur bor ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan pedoman teknis Kementerian Pekerjaan Umum terkait pembangunan sumur dan penyediaan air baku bagi masyarakat. Kepatuhan pada regulasi ini memastikan kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan proyek.
Dengan hadirnya sumur bor, BBWS Cimanuk Cisanggarung dan Kodim 0616/Indramayu menegaskan komitmen mereka dalam menyediakan air bersih yang aman dan andal. Infrastruktur ini tidak hanya mendukung kebutuhan rumah tangga dan pendidikan, tetapi juga memperkuat ketahanan air lokal, meningkatkan kesejahteraan warga, dan menjadi model kolaborasi pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan.