Rehabilitasi Jaringan Irigasi B.Pi 3 Kn1 di Desa Biyawak untuk Meningkatkan Layanan Air Pertanian
16 November 2025
56 views
BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi B.Pi 3 Kn1 di Daerah Irigasi Kamun, Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan layanan air bagi lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Majalengka.
Secara teknis, rehabilitasi meliputi perbaikan saluran tersier sepanjang 603 meter, termasuk perkuatan dinding saluran, pengaturan kemiringan aliran, serta pembersihan endapan sedimen yang menghambat distribusi air. Perbaikan ini dirancang agar air dapat mengalir merata ke seluruh petak sawah, meminimalkan kehilangan debit, dan menjaga kontinuitas irigasi selama musim tanam.
Manfaat langsung dari rehabilitasi ini dirasakan oleh kelompok tani Sesela, yang mengelola lahan seluas 85 hektare. Dengan aliran air yang lebih lancar, petani dapat mengatur pola tanam lebih efektif, mengurangi risiko kekeringan, serta meningkatkan produktivitas dan hasil panen di lahan mereka.
Selain manfaat teknis, proyek ini juga memberikan dampak sosial-ekonomi. Pekerjaan dilakukan secara padat karya, melibatkan tenaga kerja lokal sehingga turut menciptakan kesempatan kerja sementara dan menambah pendapatan warga sekitar. Pendekatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memelihara saluran irigasi yang telah diperbaiki.
Pelaksanaan rehabilitasi saluran ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 02 Tahun 2025 serta pedoman teknis Kementerian Pekerjaan Umum mengenai tata guna air irigasi. Kepatuhan terhadap regulasi ini menjamin kualitas pekerjaan, keberlanjutan infrastruktur, dan keselamatan pengguna saluran.
Dengan selesainya rehabilitasi jaringan irigasi B.Pi 3 Kn1, BBWS Cimanuk Cisanggarung berharap produktivitas pertanian di Desa Biyawak meningkat, kesejahteraan petani bertambah, dan keberlanjutan pengelolaan irigasi tersier dapat terjaga. Upaya ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mengelola air untuk negeri demi mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.