Beberapa Fakta terkait Air
Berita Balai •
Dalam rangka World Water Day, peringatan 22 Maret, inilah beberapa fakta terkait si sumber kehidupan kita: air.
- Air ada di Bumi karena atmosfer yang dapat menjaganya tetap cair, tidak hancur oleh radiasi matahari.
- 97,5 persen air di Bumi air asin. Sedangkan 2,5 persennya adalah air tawar—yang terdiri atas lapisan es, gletser, salju (dua pertiga), dan sisanya barulah air permukaan dan air tanah.
- Tiap 1 dari 8 orang kekurangan akses ke air bersih. Menurut laporan UN Water Organization, di 2011, 768 juta orang tidak memiliki sumber air bersih untuk air minum dan 2,5 miliar orang tidak memiliki sumber air bersih untuk sanitasi.
- Dengan pertumbuhan masif populasi Bumi, permintaan terhadap air juga akan mengalami kenaikan serta berujung pada kelangkaan air di depan mata, kecuali cara konsumsi kita diubah.
- Perubahan iklim juga memberi ancaman bagi persediaan air. Dari paparan World Bank, imbas biaya kenaikan suhu global rata-rata 2oC ini untuk pemenuhan kebutuhan air berkisar 13 hingga 19,2 miliar dollar AS.
- World Water Day 2014 ini mengambil sasaran utama: meningkatkan kesadaran akan pertalian air dan energi. Hydroelectricity merupakan potensi terbesar sumber terbarukan untuk pembangkit listrik, dan porsinya sebagai "energi hijau" mendatang diperkirakan sekitar 16 persen pada 2035.
- Ilmuwan mengatakan, ada kemungkinan para penjelajah antariksa di masa depan bisa minum dari es (air beku) Bulan yang dicairkan, dan mengubahnya menjadi oksigen atau bahan bakar perjalanan ke Mars.
Sumber : National Geographic Indonesia
Berita
BWS Sumatera I Dampingi Menteri PU Tinjau Penanganan Longsoran dan Huntara di Aceh Tamiang
Memang Harus Ya Bendungan Dibuat di Hutan Belantara?
BWS Sumatera I Bahas Percepatan Penanganan Pascabencana DAS Tamiang Bersama Satgas GALAPANA DPR RI
BWS Sumatera I Dampingi Tim Satgas GALAPANA DPR RI Tinjau Penanganan Bencana di Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Perkuat Sinkronisasi Program Melalui Rapat Pokja I TKPSDA WS Alas Singkil
Batu Gajah atau Mangrove: Mana yang Lebih Efektif untuk Pengaman Pantai?