Lagi, Banda Aceh Raih Penghargaan

Aceh

WALI Kota Banda Aceh kembali menerima penghargaan tingkat Nasional. Kali ini anugerah diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) berupa 'APDESI AWARD II' diterima oleh Plh Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE.

APDESI AWARD II diserahkan langsung oleh Ketua DPP APDESI, H Suhardi MY S.Sos, MM di hadapan Presiden Republik Indonesia, H Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Hj Ani Yudhoyono disaksikan Mendagri, Menkopolkam, Menpora, dan Dirjen PMD, Dukcapil Kemendagri dan Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan pada rangkaian acara Rakernas DPP APDESI II/2014 di Gedung JEC Yogyakarta, 24 Maret 2014. Sebanyak 3.200 peserta Rakernas APDESI ikut menyaksikan prosesi tersebut.

APDESI AWARD II diperoleh Banda Aceh setelah melalui proses seleksi ketat dan sangat panjang, di mana Wali Kota Banda Aceh akhirnya ditetapkan sebagai salah satu dari delapan bupati/wali kota di Indonesia yang sangat care terhadap pembangunan desa/gampong. Berbagai pihak berharap penghargaan ini bisa menambah motivasi dan kreativitas Pengurus APDESI dan Pemerintah Gampong di Kota Banda Aceh tercinta.

Sumber: http://aceh.tribunnews.com/

Berita

berita/83b09fe7-6b4f-45ed-ab0b-22b9791e2004/1769402628.jpg

Update Progres Pembangunan Sumur Bor di Aceh, Sejumlah Titik Telah Rampung

berita/bfdccac3-e87b-40db-bf98-902afb9f1097/1769141230.jpg

Kota Rentan Banjir, Ini Faktor Penyebab yang Perlu Diwaspadai

berita/1842d9db-b38e-446f-b56a-a265ed26fd52/1769131245.png

BWS Sumatera I Bersama Adhi Karya Pulihkan Fungsi Irigasi Bendung Pante Lhong Pascabencana

berita/a64571ae-a43c-4610-a5c2-ef78f68fea84/1769068254.png

Kementerian PU Terapkan Padat Karya untuk Pulihkan Infrastruktur dan Ekonomi Pascabencana di Sumatera

berita/ed9514d3-7f28-44ec-81d1-80c804d5a2a7/1769067721.png

Warga Merasakan Dampak Nyata Pembangunan Sumur Bor Kementerian Pekerjaan Umum

berita/0a4dd830-ae78-4cba-97a6-337ae3feb28c/1768896158.jpg

BWS Sumatera I Identifikasi Pendangkalan Sungai Krueng Meureudu Melalui Pengukuran Tampang Sungai